Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Iblis 6 Tanduk


__ADS_3

Wajah Duan Du, Tu Long dan Fu Jian langsung serius saat melihat Den Mhu seperti kehilangan akal.


Den Mhu terlihat tidak bisa mengendalikan energi yang ia serap selama ini.


Duan Du, Tu Long dan Fu Jian tahu jika dantian Den Mhu saat ini bergelombang karena kacaunya energi yang ia serap.


Bahkan ia sampai kehilangan akal, hal tersebut membuat Duan Du dan yang lainnya waspada.


Wuss..!!


Den Mhu langsung muncul di depan Tu Long, tangan Den Mhu yang telah di selimuti petir bewarna hitam akan mencengkram kepala Tu Long.


Wuss..!!


Bom..!!


Tubuh Den Mhu terseret 4 langkah akibat bola energi yang di lempar oleh Duan Du.


Den Mhu yang terseret kini melirik ke arah orang yang menyerangnya, Den Mhu terlihat tidak memiliki luka akibat serangan Duan Du.


Wuss..!!


Den Mhu yang hanya mengandalkan insting dan menyerang orang yang menyerangnya kini muncul di depan Duan Du.


“Mati,” teriak Den Mhu dengan ganas ia mengayunkan tinjunya yang telah di selimuti petir.


Duan Du langsung menyeringai, dengan cepat ia menghilang menjadi bayangan lalu muncul tepat di depan Den Mhu.


Tepatnya Duan Du muncul di bayangan pedang yang berada di pinggang Den Mhu .


Duan Du langsung membuat pedang energi dan dengan cepat menusuk dada Den Mhu.


Jlep..!!


Jder..!!


Bertepatan dengan Duan Du menusuk jantung Den Mhu, petir langsung menyambar Duan Du hingga membuatnya terlempar sepanjang 10 meter.


Urgh..!!


Duan Du langsung meringis sambil memuntahkan seteguk darah.


Sementara Den Mhu kini terdiam beberapa saat, setelah itu ia mencabut pedang energi yang menancap di dadanya lalu menggenggamnya hingga hancur.


Crak..!!


Pedang energi langsung hancur di sertai wajah Den Mhu menyeringai kejam, luka di tubuhnya langsung sembuh seketika.


Tu Long yang melihat kejadian cepat itu langsung terpana, setelah ia kembali sadar lalu ikut menyeringai layaknya orang gila.


“Hahaha,, kau kuat, aku suka orang kuat dan kau layak merasa sombong,” tawa di sertai pujian Tu Long berikan kepada Den Mhu.


Namun Den Mhu hanya menyeringai saja karena pikirannya kini telah kosong.


Tu Long yang melihat musuhnya hanya diam langsung cemberut, terlihat jika otak dongolnya Tu Long kembali lagi sehingga ia dengan cepat melesat di sertai dirinya telah berubah menjadi setengah Monster.

__ADS_1


“Kurang ajar, berani sekali kau tidak menjawab pujian ku,” dengus Tu Long langsung mengayunkan tangan kirinya.


Den Mhu yang melihat itu ikut mengayunkan tinjunya.


Bom..!!


Den Mhu mundur 2 langkah dan Tu Long mundur 10 langkah, dapat di pastikan jika Den Mhu dalam keadaan normal maka ia bisa membunuh Tu Long, tapi saat ini ia dalam keadaan di luar kendali.


Duan Du yang baru saja sembuh langsung muncul di depan Den Mhu, dengan cepat ia mengayunkan tinjunya di sertai elemen api yang kini telah ia kembangkan dan Hukum Apinya juga telah sampai tingkat menengah.


Wuss..!!


Crash..!!


Jder..!!


Duan Du dan Den Mhu sama-sama mundur dengan jubah compang camping akibat serangan yang mereka berdua kerahkan.


Baru saja Den Mhu ingin berdiri, sebuah petir datang dengan gelombang yang cukup mengerikan.


Jder..!!


Tubuh Den Mhu terlempar sejauh 100, kini ia telanjang, hanya menyisakan celana saja.


Namun anehnya, luka yang di terima Den Mhu langsung sembuh dengan cepat.


Duan Du, Tu Long dan Fu Jian yang melihat itu mengerutkan keningnya.


Duan Du langsung mencoba melihat apa yang membuat Den Mhu dengan cepat sembuh.


Setelah tahu apa itu?


“Gunakan Hukum Angin dan Petir dan serang secara bersamaan, aku akan menyelesaikan sisanya,” ucap Duan Du dengan nada serius.


Tu Long cemberut, padahal ia ingin melawan Den Mhu lebih lama, tapi Duan Du ingin menyelesaikannya dengan cepat.


Tapi apa boleh buat, ia hanya mengikuti intruksi Duan Du, karena melihat wajah serius Duan Du.


Blush..!!


Tubuh Tu Long langsung di selimuti Hukum Angin tingkat tinggi, dan Fu Jian kini telah mempelajari Hukum Petir tingkat awal.


Dengan cepat Tu Long mengayunkan serangan terkuatnya.


“Hukum Angin.”


“Pusaran Angin Pelahap.”


“Tebasan Naga Langit.” Teriak Tu Long dengan ganas.


“Hukum Petir.”


“Badai Bola Petir.”


“Tombak Petir Pemusnah.” Teriak Fu Jian.

__ADS_1


Seketika dua serang dari dua arah berbeda melesat ke tempat Den Mhu.


Den Mhu yang merasakan bahaya langsung mencoba menyerang kedua serangan yang mengarah ke dirinya.


Namun Den Mhu tiba-tiba terdiam kaku kaku energinya di tidak keluar. Terlebih ia merasa energinya secara bertahap berkurang perlahan-lahan.


Crash..!!


Jder..!!


Duar..!!


Tubuh Den Mhu langsung tercabik-cabik di sertai hangus oleh serangan Tu Long dan Fu Jian, bahkan terlihat jelas jika tubuh Den Mhu kini hanya menyisakan beberapa gumpalan daging.


Duan Du langsung muncul dengan aura yang lebih kuat. Terlintas sebuah senyum Duan Du singgungkan.


“Hehe,, aku tak menyangka jika energinya bisa meningkatkan kekuatanku sepesat ini,” kekeh Duan Du.


Tu Long dan Fu Jian yang melihat kekuatan Duan Du kini meningkat pesat langsung iri.


Tu Long kini memiliki wajah jelek karena kekuatannya kini telah di salip.


“Heng,, hina saja terus,” dengus Tu Long saat melihat senyum mengejek Duan Du. “Awas saja nanti jika aku telah melebihimu, akan ku hajar kau,” sambung Tu Long langsung pergi dengan perasaan dongkol.


Duan Du hanya cekikikan melihat Tu Long pergi, setelah itu ia melirik ke arah kakaknya yang kini menahan seseorang yang memiliki kekuatan Dewa Raja Semesta ⭐ 3 Menengah.


Bai An hanya menahan menggunakan formasi dinding yang telah ia pasang agar orang tersebut tidak keluar membantu kawannya.


Duan Du melesat ke arah kakaknya.


Tap tap..!!


“Hehe,, biarkan aku mencoba melawannya kak, aku ingin mencoba kekuatan baruku,” kekeh Duan Du dengan nada bersemangat.


“Hmm tidak boleh,, kau akan kalah, karena energi yang kau serap masih belum stabil,” ucap Bai An dengan nada tegas.


Duan Du langsung cemberut, sementara Tu Long yang melihat itu di kejauhan langsung tertawa terbahak-bahak.


“Hahaha,, beritahu dia Tuan muda, jika ia masihlah lemah,” ejek Tu Long kini berguling-guling di tanah.


Duan Du semakin cemberut bercampur kesal saat mendengar ejekan Tu Long.


Tapi ia juga sadar jika energinya memang belum stabil dan kini energi aslinya sedang menekan energi yang ia serap tadi.


“Heng,, awas aja aku akan mengerjaimu habis-habisan nanti,” dengus Duan Du menatap kesal Tu Long.


Tu Long langsung mengacungkan jarinya. “Ayo jika kau bisa, buktikan sekarang,” tantang Tu Long di sertai senyum mengejek.


Bai An yang melihat kelakuan keduanya hanya bisa menghela nafas.


Bisa-bisanya saat terjadi pertarungan, kedua masih sempat berdebat.


Bom Bom Bom..!!


Mendengar suara ledakan di dalam istana kecil, semua orang menatap ke arah dalam.

__ADS_1


Yu Long, Ji Pixiu, Gi Pixiu dan Ling Diu baru datang langsung ikut melihat ke dalam formasi.


Mata mereka membelalak saat melihat iblis setinggi 6 meter dengan tanduk 6 di atas kepalanya.


__ADS_2