Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Pencarian Pemimpin ke 3 Fraksi Menara Perang dan Informasi


__ADS_3

Mata Xiu Hou pun terlihat berubah menjadi dingin dan penuh tekad untuk menjadi semakin kuat lagi, agar kejadian seperti ini tak terulang lagi.


Tak lama setelah itu, Xiu Hou pun mencoba memulihkan lukanya yang masih terbuka lebar di dada dan pinggangnya.


Sementara Bai Han yang masih mencoba menekan energi asap hitam terlihat sudah mulai tenang, tidak seperti sebelumnya yang selalu berteriak menahan rasa sakit.


Dret..!!


Bai Han pun langsung membuka matanya setelah 1 bulan Xiu Hou tersadar.


“Aku akan menerobos, tapi mengingat di sini ada paman Hou, aku harus menahan diri dulu,” gumam Bai Han sambil memandang ke arah Xiu Hou yang sedang memulihkan luka serta energinya.


Dret..!!


Merasakan Bai Han tersadar, Xiu Hou pun langsung membuka matanya.


“Kau sadar juga Han'er,” sapa Xiu Hou sambil bangkit dari ranjangnya.


Bruk..!!


“Terimakasih karena telah menyelamatkanku,” ucap Xiu Hou langsung bersujud di depan Bai Han.


Bai Han tentu saja sedikit terkejut dan langsung mencoba membangunkan Xiu Hou.


“Apa yang kau lakukan paman? Ayo bangun, kita ini adalah keluarga, kau telah ku anggap pamanku sendiri, jadi selagi aku mampu menyelamatkan keluargaku, maka aku akan melakukannya. Jadi kau tidak perlu berterimakasih dengan cara seperti ini.” Ucap Bai Han.


“Aku juga tidak ingin melakukan kesalahan seperti di masa lalu, ketidak mampuanku dalam menyelamatkan anggota keluargaku, membuat diriku selalu di penuhi rasa bersalah hingga saat ini, namun aku selalu mencoba mencoba untuk menutupinya.” Sambung Bai Han kini merenung saat mengingat, ayah dan para pamannya.


“Aku tak ingin itu terjadi lagi untuk saat ini, jadi hatiku berkata harus mampu menyelamatkan kalian semua tanpa adanya yang kehilangan nyawa lagi.” Ucap Bai Han kini menepuk pundak Xiu Hou.


Xiu Hou yang mendengar itu, langsung tersenyum hangat.


“Terimakasih Han'er, aku berjanji, kali ini, akulah yang akan melindungimu, selain menjadi yang terkuat di kelompok kita, aku pada awalnya berpikir menjadi orang tak berguna, karena di selamatkan oleh kau yang jauh lebih lemah dariku.”


“Tapi saat mendengar ceritamu, aku kini merasa tercerahkan. Tidak perlu bersedih karena kegagalan, selagi kita berusaha, maka berusahalah sekuat tenaga, walau di setiap usaha tidak akan ada yang berjalan mulus sesuai keinginan kita. Tetaplah untuk terus berjuang, karena usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. Itulah makna yang aku ambil dari ucapanmu,” ucap Xiu Hou.


“Hemm..!! Semua jalan pastinya ada lika likunya, jika kita menyerah di tengah jalan, maka alam akan menertawakan kita, karena kita sebenarnya tidak berjuang sesungguhnya. Perjuangan yang sesungguhnya adalah dimana kita akan menemukan kebahagiaan pada ahirnya, barulah itu di sebut perjuangan.” Sambung Bai Han.


Bai Han dan Xiu Hou pun terdengar berbincang-bincang sesaat, tak lama setelah itu, Bai Han dan Xiu Hou pergi menuju Aula Hukum waktu dimana kini semuanya berada di dalam sana.

__ADS_1


Tap tap..!!


“Jika tidak salah, kita sudah di dunia jiwa selama 1 tahun lebih, itu artinya paman Du Ling, Meng Yusan, Chen Long, Da'er dan Lan Yuheng sudah 1000 tahun berada di dalam aula Hukum Waktu.” Ucap Bai Han mencoba menebak-nebak.


“Jika begitu, peningkatan mereka mungkin tidak signifikan, karena butuh setidaknya 10.000 tahun untuk meningkatkan satu tahap saja dan 100.000 tahun untuk meningkatkan 1 ⭐ penuh.” Ucap Xiu Hou.


“Hemm..!! Aku berharap musuh membutuhkan waktu setidaknya 10 atau paling cepat 5 tahun untuk menemukan tempat persembunyian kita, jadi untuk memanfaatkan waktu yang ada di dalam Aula Hukum Waktu, kita harus berusaha meningkatkan kekuatan kita secara gila-gilaan.” Ucap Bai Han.


Mendengar saran Bai Han, Xiu Hou pun langsung mengangguk sambil melangkahkan kakinya ke dalam Aula Hukum Waktu.


Bai Han pun langsung mengikuti dari belakang.


Tap tap..!!


“Semoga aku bisa mencapai tingkat Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Puncak,” gumam Bai Han mengepalkan erat tangannya saat melangkah.


“Semoga saja aku bisa ke tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal, dan paling rendah Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 1 Puncak,” gumam Xiu Hou penuh tekad.


Cklek..!!


Bai Han dan Xiu Hou pun langsung lenyap setelah masuk ke dalam pintu dan menutupnya kembali.


***


“Sial, kemana mereka semua pergi?” Teriak pemimpin ke 3 terlihat kini semakin meledak-ledak, lantaran merasa di permainkan.


“Aku yakin jika mereka tidak akan kabur terlalu jauh karena mereka semua sedang terluka,” sambung pemimpin ke 3.


Tap tap..!!


“Aku masih belum menemukan jejak mereka, dan hanya Pemimpin pertama Fraksi Menara Informasi saja yang bisa menemukan dimana mereka bersembunyi.” Ucap Jin Yuanhu yang di undang untuk ikut mencari jejak Bai Han dalam 6 bulan terahir ini.


“Sial,, pemimpin pertama Fraksi Menara Infirmasi kan sedang pergi bersama pemimpin pertama Fraksi Menara Perang dan Strategi.” Umpat pemimpin ke 3.


“Menunggu mereka kembali, itu pasti membutuhkan waktu bertahun-tahun lagi, karena mereka sedang menjalankan tugas dari Pemimpin Utama,” sambung pemimpin ke 3.


“Lalu bagaimana dengan pemimpin ke 2 Fraksi Menara Informasi?” Tanya Pemimpin ke 3 yang terlihat tak mau menyerah.


Ia sudah bertekad untuk membunuh Xiu Hou, Bai Han dan semua anggotanya. Dendam dirinya yang merasa di permainkan semakin memuncak saat ia mengingat tulisan yang Bai Han buat untuk dirinya.

__ADS_1


“Hemm..!! Saat ini Senior ke 2 sedang berkultivasi tertutup untuk menerobos ke tingkat Kaisar Dewa Surgawi ⭐ 5 Awal atau mungkin ke atasnya,” ucap Jin Yuanhu.


“Tapi tak lama lagi ia akan selesai, jika tidak salah, 2 atau 3 tahun ia akan menyelesaikan terobosannya,” sambung Jin Yuanhu.


Mendengar itu, wajah pemimpin ke 3 seketika menjadi cerah.


“2 atau 3 tahun, itu waktu yang cepat, tapi selagi menunggu, aku harus menemukan dimana jejak-jejak terahir mereka,” ucap Pemimpin ke 3 sambil melirik ke arah Jin Yuanhu dan berharap Jin Yuanhu ikut membantu.


“Aku tidak bisa, karena saat ini aku sedang dalam masa hukuman, kau pun sadar akan hal itu, jika aku terlalu lama meninggalkan Menara Informasi, maka tubuhku yang asli akan merasakan kesakitan,” ucap Jin Yuanhu.


Dret..!!


Wuss wuss..!!


Tanpa menunggu respon atau melihat raut wajah pemimpin ke 3, Jin Yuanhu langsung menghilang dari tempatnya.


“Sial, kalian ber 10, cepat bantu aku menemulan jejak Xiu Hou dan semua anggota kelompoknya,” teriak pemimpin ke 3 melirik ke arah 10 panglima yang berasal dari Fraksi Menara Informasi.


Mereka ber 10 adalah bawahan langsung pemimpin pertama Fraksi Menara Informasi yang sengaja tidak di bawa ikut.


Dret..!!


Ke 10 Panglima Fraksi Menara Informasi pun langsung menghilang tanpa membantah.


Walau orang yang memerintahkan mereka berbeda Fraksi, karena mereka di bayar, dan adanya kesepakatan sebelumnya, mereka mau tak mau harus patuh sampai tugas mereka selesai.


***


Bam bam bam..!!


4000 tahun telah berlalu di dalam Aula Hukum Waktu.


Kini terdengar suara ledakan dari dalam tubuh Bai Da Xing dan Lan Yuheng secara serempak, walau lokasi mereka di ruangan berbeda.


“Kaisar Dewa Abadi ⭐ 7 Awal,” gumam Bai Da Xing dan Lan Yuheng serempak.


“Masih kurang, aku setidaknya harus mencapai Kaisar Dewa Abadi ⭐ 9 Awal atau Kaisar Dewa Abadi ⭐ 8 Puncak, agar bisa melawan para topeng ungu,” sambung Bai Da Xing dan Lan Yuheng serempak.


Tak lama, keduanya pun kembali menyerap energi yang tercipta dari Formasi yang telah di buat untuk tidak akan kehabisan energi dalam waktu tertentu.

__ADS_1


__ADS_2