
“Ma..Maafkan ayah nak, karena tidak bisa menjagamu di masa lalu, kau jadinya melakukan hal yang seperti ini,” ucap Chen Long seketika menangis saat melihat tubuh anaknya yang telah tidak bernyawa.
Chen Long seketika teringat masa lalunya yang sangat menyakitkan bagi putranya.
Flashback...!!
Chen Long yang saat itu masih muda dan di puja-puja jenius oleh semua orang tiba-tiba di datangi oleh seorang wanita.
Dan wanita tersebut pernah ia tiduri, singkat cerita setelah beberapa tahun wanita tiba-tiba muncul di saat ia sedang naik daun.
“Siapa dia?” Tanya Chen Long kini berdiri di depan seorang wanita yang berlutut di depannya.
Di dalam pelukan sang wanita, ada anak berusia 5 tahun yang terlihat masih polos.
“Hiks hiks,, dia putramu Tuan muda,” ucap sang wanita.
Amarah Chen Long seketika meledak saat mendengar itu.
“Tidak, itu tidak mungkin putraku, cepat bawa dia pergi sebelum aku menuduhku merusak nama baik ku ******,” teriak Chen Long langsung meledak-ledak.
“Ta..Tapi dia memang benar-benar putramu Tuan muda, aku mohon rawatlah dia, walau kau membunuh-”
Wuss..!!
Plak..!!
Tanpa rasa iba, Chen Long langsung menampar wanita di depannya.
“Penjaga, seret wanita tidak tahu diri ini pergi ke desa terbuang, jangan biarkan ia hidup dengan baik,” teriak Chen Long yang terlihat masih tidak terima jika ia memiliki putra.
Singkat cerita, setelah wanita tersebut di seret bersama putranya yang tidak tahu apa-apa.
Chen Long yang menikmati kesuksesan karena Jenius muda tidak menyadari jika wanita yang ia hamili mati dan sebelum kematian ibunya, ibunya memberitahu putranya untuk membalas dendam dengan berbagai cara.
Hingga saat anak sang wanita berusia 17 tahun barulah ia sadar jika ia menyadari anak yang dulu di bawa sang wanita memang benar-benar putranya, karena kemiripannya yang hampir 95% mirip dengan Chen Long dan darahnya memang benar-benar keturunan dari Chen Long saat di buktikan.
__ADS_1
Namun sebelum Chen Long mengatakan sesuatu atau meminta maaf.
Karena saking bencinya sang putra, lantaran ibunya di siksa hingga mati dan dirinya mengalami banyak siksaan di desa terbuang. Sang putra pun hanya berpura-pura mengakui Chen Long ayahnya saat di jemput dan pada saat ada kesempatan, ia pun melarikan diri dengan tekad membalas dendam.
Flasback End..!!
Chen Long tentu tidak mengetahui bertapa tersiksanya istri dan putranya di masa-masa itu, dan itu ia sadar jika yang salah adalah dirinya karena gagal menjadi sosok ayah di saat putranya dan istrinya membutuhkan dirinya.
Maka dari itu Chen Long mencoba merubah dirinya dengan mendekati putranya yang sudah salah jalan.
Namun bukannya berhenti, putranya malah semakin jadi membunuh mahkluk hidup layaknya seekor lalat.
...
“I..Ini,” Bai Ha yang melihat Chen Long menangis tersendu-sendu di depan pemimpin Menara hanya diam saja.
Tentu saja selama ia bergabung dengan Menara, ia juga tidak pernah melihat wajah asli pemimpin menara, lantaran tubuhnya selalu di tutupi api.
Dan saat melihat wajahnya mirip dengan Chen Long, Bai Ha langsung tersadar jika pemimpin menara adalah putranya Chen Long.
“Huuff,, Hu'er, walau kita sangat membencinya, mulai sekarang belajarlah melupakan dendam, karena di setiap kehidupan seseorang, pasti mempunyai cobaan mereka masing-masing.” Ucap Bai Ha langsung memberitahu adiknya melalui telepati.
Tentu saja Bai Hu merasa sedih dan iba saat ia melihat Chen Long kini menangisi putranya. Ia juga sangat mengenal Chen Long, karena Chen Long selalu mengejar mereka kemanapun mereka pergi di masa lalu hingga saat ini. Dan ternyata, tujuan asli Chen Long adalah ingin bertemu dan mencoba menyadarkan putranya.
“Huuff,, kau benar kak, rupanya kita harus melupakan dendam kita dengan mengubah tujuan hidup kita ke masa depan yang jauh lebih cerah dengan bersama keluarga baru kita,” ucap Bai Hu dengan seutas senyum kecil.
Mendengar apa yang adiknya ucapkan. Bai Ha sempat termenung sesaat karena tidak percaya jika adiknya kini terlihat jauh lebih dewasa.
Tap tap..!!
Bai Da Xing, Lan Yuheng, Bo Wuhan yang membawa Bai Han kini muncul di dekat Chen Long yang sedang memeluk putranya.
“I..Ini,” ucap Bai Da Xing dan Lan Yuheng membuka mulut mereka lebar-lebar.
Chen Long yang tersadar akan kedatangan mereka, kini mengusap air matanya. Ia pun langsung tersenyum hangat.
__ADS_1
“Maafkan aku karena telah menyembunyikan ini semua dari kalian, jika kalian ingin menyalahkan-”
“Hei hei,, apa yang ingin kau katakan paman sialan, kau ini adalah paman kami, jadi berhentilah menyalahkan dirimu sendiri,” dengus Lan Yuheng langsung memotong ucapan Chen Long.
“Hemm..!! Dia ada benarnya Tuan Chen, terlebih saat aku mendekat dan memperhatikan dengan teliti, apa kau tidak sadar jika saat ini jiwa putramu sudah tidak ada di dalam tubuhnya. Yang artinya, mungkin putramu masih hidup dengan memisahkan tubuhnya sendiri dengan jiwanya sebelum serangan kita mengenainya.” Ucap Bo Wuhan dengan nada santai.
Seketika semua orang pun tersadar dan mereka pun langsung mengecek apakah yang di ucapkan Bo Wuhan benar atau tidak.
Dan ternyata apa yang Bo Wuhan ucapkan benar adanya.
“I..Ini, apa artinya putraku masih berkeliaran? Jika itu benar, maka akan jauh berbahaya jika ia menempati tubuh manusia lain dan langsung membuat kekacauan lagi.” Ucap Chen Long seketika menjadi panik.
“Hemm..!! Apa artinya kini kau sudah siap membunuh putramu sendiri kakak?” Tanya Bai Da Xing sambil memiringkan kepalanya saat mendengar ucapan panik Chen Long.
Pandangan semua orang pun langsung mengarah ke Chen Long dan ingin melihat apa jawaban darinya.
“Huuf,, seperti apa yang di ucapkan oleh Han'er, jika aku tidak punya pilihan lain, maka aku harus membunuhnya, dari pada banyak korban jiwa yang berjatuhan lagi akibat ulahnya.” Ucap Chen Long dengan nada tegas.
Semua orang yang mendengarnya pun langsung mengangguk di sertai senyum.
“Kau tenang saja paman, jika kita bertemu dengannya, maka aku akan mencoba menyadarkannya. Tapi jika ia tidak sadar-sadar, maka akan ku hajar dia sampai sadar.” Ucap Lan Yuheng.
“Hemm..!! Jangan terlihat frustasi begitu, ada kami yang akan membantumu menyadarkannya, bahkan saudara Bai Han pun mungkin akan setuju saat ia mengetahui jika pemimpin Menara adalah putramu dan kau juga mungkin harus menceritakan kebenarannya, agar ia dapat menerimanya,” sambung Bai Ha.
Satu persatu dari mereka pun mulai mencoba menyemangati Chen Long.
Chen Long yang mendengar itu pun langsung tersenyum bahagia, karena baru kali ini ia merasakan kehangatan.
Sementara tidak ada yang menyadari jika Jiwa Pemimpin Menara sebenarnya telah di kurung oleh Spirit Surgawi Tanpa Batas.
Hanya Bai Han dan Spiritnya lah yang mengetahui kebenaran ini. Tapi karena Bai Han kini tengah pingsan.
Jadi mereka semua belum mengetahui kebenarannya.
Wuss..!!
__ADS_1
Wuss..!!
Tak lama setelah bercanda gurau, Chen Long, Bo Wuhan, Bai Da Xing, Bai Ha, Bai Hu dan Bai Da Xing pun langsung pergi ke Dimensi Alam Kegelapan sambil membawa Bai Han dan mayat Pemimpin Menara.