
Setelah itu mereka keluar dari kedai dengan langkah santai seolah tidak tahu kejadian tentang kekacauan yang terjadi.
Bai Chu Ye dan Antoni juga terlihat ikut bangkit dari tempat duduk mereka.
“Dia datang, aku dapat merasakannya jika dalam hitungan detik akan muncul di sana,” ucap Bai Chu Ye dengan nada serius.
Antoni langsung mengangguk, ia kini percaya akan ucapan Bai Chu Ye dan kagum akan taktik Bai Chu Ye.
“Ayo saudara Antoni, ingat jangan keluar sebelum aku beri kode, apapun yang terjadi walau aku di ambang kematian sekalipun,” ucap Bai Chu Ye memberi peringatan.
Setelah mendapat anggukan dari Antoni, mereka berdua pun langsung berangkat.
Wungg..!!
Dengan cepat keduanya merobek ruang yang ada di depan mereka masing-masing.
Sret..!!
Bai Chu Ye muncul di langit seorang diri.
Kini pandangan Bai Chu Ye mengarah tepat ke sebuah celah yang tiba-tiba muncul.
Sret..!!
Wuss..!!
Saat sosok Elf tua keluar, pandangannya langsung mengarah ke lembah yang di tutupi oleh lahar serta asap.
Tadinya lembah itu merupakan tempat para Bangsawan Elf tinggal, kini hanya tinggal sejarah saja.
Wung..!!
Elf tua tersebut langsung memiringkan kepalanya dengan cepat saat sebuah pedang yang terbuat dari Mana yang telah di padatkan melesat ke arahnya.
Pandangan Elf tersebut mengarah ke sosok berjubah.
“Hem..!! Kau dan kelompokmu telah membuat kesalahan dengan membunuh Ras kami, akan aku perlihatkan kekuatan sesungguhnya Ras Elf yang paling agung ini,” ucap Elf tua tersebut menghilang dari tempatnya.
Wuss..!!
Sebuah tangan tiba-tiba muncul di depan wajah Bai Chu Ye.
Bai Chu Ye yang masih terlihat tenang langsung berubah menjadi kabut darah.
“Heh,, hanya kekuatan spesial rendahan ingin melarikan diri yang Agung ini,” dengus Elf tua kini langsung mengejar Bai Chu Ye.
Elf tua atau biasa di panggil Leluhur Elf tidak sadar jika ia sedang di pancing oleh Bai Chu Ye menjauh dari Kota Putih.
Sret..!!
Bai Chu Ye muncul tepat di tengah laut lepas. Tak lama Elf tua langsung muncul dalam jarak 200 meter.
“Hoo permainan anak-anak, kau ingin mati di tempat sepi rupanya,” ucap Elf tua dengan nada jijik.
Bai Chu Ye hanya diam saja sambil menatap musuhnya yang memiliki rangking SSS+
Baru kali ini ia melawan musuh sekuat ini seumur hidupnya, baik di masa lalu maupun masa sekarang.
Sementara Elf tua yang selalu di abaikan seketika menggeram. “Ras rendahan sepertimu mengabaikan yang agung ini, bagus-bagus,” sebuah tombak langsung muncul di tangan Elf tua.
Dengan cepat ia mengayunkan tombaknya yang telah di selimuti Mana.
__ADS_1
Wuss..!!
Bilah tombak kini melesat ke arah Bai Chu Ye, Bai Chu Ye pun langsung mengambil sikap kuda-kuda, tatapannya kini sangat tajam saat merasa bilah ini di selimuti oleh Hukum tertentu.
Benar saja, saat bilah tombak akan mencapai Bai Chu Ye, tubuhnya seketika menjadi berat dan ia tidak bisa mengeluarkan kekuatan spesialnya.
Bukannya panik, Bai Chu Ye memejamkan matanya sesaat lalu mengeluarkan pedangnya.
Trank..!!
Trank..!!
Bai Chu Ye mengayunkan mengayunkan pedangnya sebanyak dua kali.
...
Elf tua yang melihat musuhnya mampu menahan kekuatan Spesial dan melihat serangan tersembunyi seketika menyunggingkan senyum tipis.
“Kau lumayan juga manusia rendahan,” ucap Elf tua mulai bergerak cepat ke arah Bai Chu Ye.
Saat Elf tua bergerak, ia juga terlihat beberapa kali mengayunkan tombaknya.
Dan puluhan bilah tombak kini melesat ke arah Bai Chu Ye.
Bai Chu Ye yang telah menanti serangan selanjutnya langsung memicingkan matanya.
“Hemm..!! Jadi begitu, setiap satu kali ayunannya memang yang keluar satu bilah Mana tombak, namun saat sudah akan mencapai target, bilah Mana tombak terbelah menjadi dua, pantas aku merasa kristis tadi.” Gumam Bai Chu Ye kini paham.
Bai Chu Ye juga tahu bagaimana cara Elf tua ini membelah bilah Mana tombaknya menjadi dua.
Dengan cepat Bai Chu Ye mengalirkan Mana_nya ke pedang yang kini ia genggam. “Mari kita coba apakah dugaanku benar,” gumam Bai Chu Ye dal hati.
Saat Bai Chu Ye akan mengayunkan pedangnya ke arah depan, ia langsung membalik ujung pedangnya dengan cepat.
Wuss..!!
Trank trank..!!
Benar saja, seketika akan bentrok, bilah pedang Bai Chu Ye seketika terbelah menjadi dua.
Hal itu membuat Elf tua langsung terhenti. “Manusia rendahan ini memiliki mata yang tajam dan memiliki potensi bagus.” Gumam Elf tua dengan mata berkilau serta niat membunuh yang kuat.
“Aku harus membunuhnya sebelum menjadi penghalang bagi Ras kami,” sambung Elf tua.
Kini Elf Tua langsung memasang wajah serius.
Blush..!!
Auranya langsung keluar membuat gelombang udara menjadi dingin, tekanan di laut pun berubah.
Laut yang awalnya tenang terlihat membentuk tsunami kecil.
Bai Chu Ye terlihat tak mau kalah, ia dengan cepat mengeluarkan seluruh kemampuannya.
“Mari kita lihat berapa lama aku mampu bertahan, atau mungkin kecil kemungkinan aku bisa menang,” gumam Bai Chu Ye.
Langsung bergerak ke arah Elf tua. Elf tua juga mulai bergerak.
Wuss..!!
Wuss..!!
__ADS_1
Trank trank..!!
Bom bom..!!
Saat mencoba melakukan bentrok secara langsung dengan musuhnya Bai Chu Ye sadar jika ia kalah dalam hal kecepatan maupun daya serang.
Drett..!!
Bai Chu Ye mundur dengan darah mengalir di bibirnya.
“Kau lumayan juga manusia rendahan,” ucap Elf tua tersenyum mengejek.
Dengan cepat Elf tua melesat ke arah Bai Chu Ye.
Wuss..!!
Bai Chu Ye langsung sudah memikirkan konsekuensi saat bentrok jarak dekat langsung memutar badan secara insting sambil menundukkan kepala.
Sebuah tombak seketika melewati wajahnya, tak mau kalah, walau di tekan oleh kekuatan spesial milik musuh, Bai Chu Ye langsung mengayunkan pedangnya dengan seluruh kekuatannya.
Wuss..!!
Elf tua yang melihat musuh masih mampu mengayunkan pedangnya walau sudah di tekan langsung mundur dengan cepat.
Tidak berhenti sampai di sana, Bai Chu Ye langsung bergerak sekuat tenaga saat melihat adanya kesempatan.
Dret..!!
Bai Chu Ye muncul di samping musuh.
“Death Blood Slash,” gumam Bai Chu Ye dalam hati.
Seketika kekuatan spesial Bai Chu Ye yang tidak bisa ia gunakan langsung tiba-tiba muncul.
Bilah pedang berbentuk darah langsung melesat ke leher Elf tua.
Elf tua yang melihat kekuatan Spesial musuh bisa muncul seketika terkejut, padahal kekuatan spesialnya jauh lebih kuat sehingga membuat semua kekuatan spesial yang di bawahnya tidak bisa di gunakan, termasuk menekan penggunanya.
Tapi ia baru kali ini menemukan musuh yang jauh lebih lemah darinya mampu menggunakan kekuatan spesialnya.
Wung..!!
Sebuah cahaya langsung muncul di depan tubuh Elf tua.
Duar..!!
Seketika serangan Bai Chu Ye hancur berkeping-keping.
Tatapan Elf tua kini mengarah ke Bai Chu Ye. “Kau harus mati manusia rendahan,” ucap Elf tua kini tak bisa menahan diri lagi.
Dret..!!
Dret..!!
Elf tua muncul di depan Bai Chu Ye.
“Sial ia jauh lebih cepat dari yang tadi,” gumam Bai Chu Ye sedikit terlambat merespon.
Crash..!!
Duar..!!
__ADS_1
Tubuh Bai Chu Ye seketika terlempar saat sebuah tombak mengarah ke perutnya.