
Bai An dan yang lainnya langsung mundur saat secara tiba-tiba energi yang sangat liar serta kuat muncul dari Piramid setelah itu melesat ke tubuh Tu Long.
Wuss wuss..!!
Tap tap..!!
Pandangan Bai An, Duan Du, Gu Sheng dan Bai Han langsung serius saat melihat fenomena yang tak biasa di depan mereka.
“I..Ini, apakah ini nyata.” Ucap Duan Du membuka mulutnya lebar-lebar.
“Apakah aku bermimpi?” Ucap Bai Han langsung mencoba mencubit pipi kanannya.
“Urgh,, ini sakit sekali, artinya aku tidak bermimpi,” sambung Bai Han masih tak dapat percaya dengan apa yang ia lihat.
Sementara Bai An dan Gu Sheng kini tidak dapat berkata-kata saat melihat Energi yang bewrna kuning kehitaman dengan mata telanjang.
Bukan hanya itu saja, yang paling mereka tak percayai adalah Piramid yang sangat besar tersebut secara tiba-tiba masuk ke tubuh Tu Long lalu tubuh Tu Long membentuk Naga dan secara instan membesar hingga menyamai Dimensi Alam Sihir.
Dret..!!
Saat Tu Long membuka matanya, pandangannya langsung mengarah ke atas.
Goar..!!
Brum brum..!!
Guncangan hebat seketika tercipta di Dimensi Alam Sihir saat Tu Long meraung.
Bai An dan lainnya tentu langsung menutupi seluruh tubuh mereka menggunakan energi mereka.
Sret..!!
Tak lama pandangan sosok Naga Raksasa yang di penuhi oleh Armor kini mengarah ke belakang.
Mata Tu Long seketika menyipit saat ia melihat Bai An dan yang lainnya sangatlah mungil. Ia juga melihat Dimensi Alam Sihir secara menyeluruh.
“Eeh,, kenapa Tuan muda dan yang lainnya tiba-tiba mengecil? Dan apa-apaan juga ini, kenapa Dimensi ini bisa ikut mengecil hingga besarnya sama dengan tubuhku.” Teriak Tu Long tak percaya.
Wajah Duan Du, Bai Han dan Gu Sheng seketika berkedut-kedut saat mendengar teriakan Tu Long.
“Sialan, semakin tubuhmu besar, kau semakin dongol, dasar idiot.” Teriak Duan Du dengan nada kesal.
Mendengar ejekan Duan Du, Tu Long sama sekali tidak marah, ia langsung berubah ke bentuk manusia sambil tertawa terbahak-bahak.
“Hahaha ternyata begitu ya, aku baru tahu jika tubuhku semakin besar saat mencoba memahami makna dari tulisan kuno yang kalian berikan.” Kekeh Tu Long tanpa rasa malu sama sekali. Bahkan ia terlihat tidak merasa bersalah saat melihat Dimensi Alam Sihir yang kini setengahnya hampir hancur akibat raungannya.
Wuss..!!
Tap tap..!!
__ADS_1
Tu Long langsung muncul di Bai An dan yang lainnya.
Bertepatan dengan Tu Long muncul, Duan Du juga langsung muncul di depan Tu Long sambil mengayunkan tinjunya.
Bom..!!
Ledakan kecil terdengar saat Duan Du memukul tepat ke arah dada Tu Long.
Tapi apa yang terjadi membuat Duan Du hanya memasang wajah jelek.
“Hehe kekuatan tubuhku kini telah mencapai yang tidak bisa kau lukai walau tingkat kultivasimu mencapai Dewa Surgawi ⭐ 3 sekalipun,” ejek Tu Long.
“Dan saat kau meningkat sampai ke tahap itu, kekuatan tubuhku pun akan terus ikut meningkat,” sambung Tu Long kini menyeringai jahat.
Duan Du seketika panik saat mendengar dan melihat wajah pamannya. Saat ia akan mundur.
Sret..!!
Pergelangan tangannya lebih dulu di genggam erat oleh Tu Long.
“Hehe,, mari paman ajarkan cara menguatkan tubuhmu bocah, aku tahu kekuatan tubuhmu sangat rapuh.” Ucap Tu Long secara sepihak tanpa memberikan Duan Du kesempatan untuk mengeluh atau mencari alasan.
Tangan Tu Long langsung melesat ke wajah Dua Du.
Bam..!!
Bam..!!
“Pamanmu ini sangat tidak suka melihat wajahmu yang cemberut saat aku latih.”
Bam.!!
“Berhentilah mengeluh.”
Bam..!!
“Jangan suka mengalihkan pandangan atau meminta bantuan dengan cara memelas.”
...
Bai An dan yang lainnya terlihat santai sambil duduk bersama dengan beberapa kendi arak.
Mereka sangat menikmati apa yang mereka lihat, seolah mereka melihat pertunjukkan menarik.
Hal tersebut membuat Duan Du memasang wajah tertindas setiap detiknya. Tapi apakah Tu Long mengasihaninya? Tentu saja tidak. Karena ia sangat tahu sifat Duan Du yang sangat licik.
Waktu terus berlalu, tanpa terasa tiga bulan kini telah terlewati.
Terlihat kini Bai An melesat bersama Gu Sheng ke arah tertentu.
__ADS_1
***
2 Minggu sebelum kepergian Bai An.
Bai An telah memberitahu Cen Tian untuk menjadi Penguasa Dimensi Inti dan tentu keluarganya akan membantunya untuk mengatur ulang Dimensi Inti.
Sementara untuk Dimensi Alam Sihir di berikan kepada wakil Guild Master yaitu Antoni, sekaligus tangan kanan Ariel.
Setelah itu, Bai An sendiri telah memberitahu keluarganya untuk langsung pergi menjelajah seluruh Dimensi Tanpa nama bersama Gu Sheng.
Bai Han tidak ikut karena fokus ingin meningkatkan kekuatannya, ia tidak ingin tertinggal jauh dari adiknya Bai Chu Ye.
Untuk Tu Long, ia juga fokus meningkatkan pemahamannya di kedua Teknik yang kini menjadi teknik terkuatnya.
Tu Long baru saja mencapai tahap pertama Teknik Jiwa Naga dan Tubuh Naga Sejati, ia pun sadar jika untuk mencapai tahap kedua sangatlah sulit, mungkin butuh puluhan, ratusan bahkan ribuan tahun baginya untuk bisa mencapai tahap keduanya. Tapi itu tidak mengendurkan semangatnya sama sekali.
Terlebih lagi Tu Long telah mencapai Dewa Surgawi ⭐ 2 Awal bersamaan setelah tubuhnya membentuk Naga Raksasa yang menyamai Dimensi.
Sementara Duan Du, ia tidak ikut lantaran tidak ingin di tindas oleh pamannya lagi seperti beberapa waktu lalu, walau tahu kecil kemungkinan ia bisa mengejar pamannya, Duan Du sama sekali tidak mengeluh, bahkan ia semakin bersemangat karena kini ia memiliki tujuan, yaitu bersaing dengan pamannya Tu Long.
***
Wuss wuss..!!
Tap tap...!!
“Sangat banyak rahasia yang belum terungkat di Dimensi Tanpa nama ini, jadi sambil menunggu Ye'er dan yang lainnya selesai berkultivasi, lebih baik kita bongkar semua rahasia yang belum terpecahkan. Salah satunya adalah tempatku merangkak meningkatkan kekuatanku dulu,” ucap Bai An sambil terus melesat.
Gu Sheng yang mendengar itu mengangguk patuh, ia pun sadar jika Dimensi Tanpa nama ini memiliki banyak dimensi-dimensi kecil yang terpisah dari Dimensi Inti.
Gu Sheng kini berpikir jika Dimensi Tanpa Nama ini dulunya adalah Dimensi Besar, namun karena suatu kejadian, Dimensi Tanpa nama hancur hingga terpisah menjadi ribuan Dimensi kecil dan Intinya adalah Dimensi Inti.
Bai An pun berpikir hal yang sama, namun bedanya ia berpikir mungkin ini karena suatu pertarungan, sementara untuk Intinya ia merasa Bumi lah Inti sebenarnya Dimensi ini sebelum terpecah. Maka dari itu Bai An mengurung ibu, istri, putri dan keluarga yang lainnya di sana, Bai An merasa Bumi adalah tempat teraman bagi keluarganya.
Dret..!!
Dret..!!
Bai An berhenti tepat di ruang hampa, pandangannya kini mengarah ke Dunia Heavenly Chaos.
Gu Sheng yang melihat dunia kecil di depannya langsung mengedarkan kesadarannya.
Bom..!!
Namun sebelum itu terjadi, sebuah energi tiba-tiba menolak kesadaran Gu Sheng sehingga menyerang dirinya.
“Urgh,, bagaimana bisa ada penghalang dan energi yang bisa melukaiku di Dimensi Tanpa Nama ini? Terlebih lagi ini hanyalah dunia kecil,” ucap Gu Sheng tak percaya.
Karena sama sekali tidak percaya, Gu Sheng kembali ingin mengedarkan kesadarannya, ia juga mengalirkan energinya dalam jumlah yang besar.
__ADS_1