Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Tubuh Immortal Blood Vs Teknik Light of Life


__ADS_3

Tubuh Bai Chu Ye seketika terlempar saat sebuah tombak mengarah ke perutnya.


Wuss..!!


Duar..!!


Air laut seketika terbelah saat tubuh Bai Chu Ye berbenturan dengan air.


Tak berhenti sampai di sana, terlihat tubuh Bai Chu Ye masih melesat ke bawah.


Bom bom bom..!!


puluhan batu karang langsung hancur saat tubuh Bai Chu Ye berbenturan.


Duar..!!


Uhuk..!!


Tak lama tubuh Bai Chu Ye berhenti setelah mencapai dasar laut.


Bai Chu Ye langsung bangkit, kini ia melihat ke arah perutnya.


“Huuf,, beruntung aku sudah lebih dulu melindungi seluruh tubuhku tadi,” gumam Bai Chu Ye.


Dengan cepat Bai Chu Ye bergerak ke atas.


...


Di atas langit, Elf tua yang baru saja selesai menyerang musuhnya meyakini jika musuhnya akan langsung mati.


Tapi ia langsung mengerutkan keningnya saat merasakan pergerakan bawah.


“Hemm..!! Aku tak menduga jika Manusia rendahan ini akan sangat kuat, jika ia tumbuh lebih jauh lagi, aku yakin Ras Elf akan langsung binasa di tangannya,” gumam Elf tau langsung memejamkan matanya.


Dret..!!


Seketika muncul kilatan petir dari mata Elf tua saat ia membuka matanya.


Tak sampai di situ saja, tubuh Elf tua tersebut langsung terselimuti oleh aura bewarna kuning emas.


Wuss..!!


Bai Chu Ye yang baru saja muncul seketika merasakan kristis.


Bahkan Antoni yang bersembunyi kini terlihat sedikit khawatir, ia saat ini ingin keluar untuk menolong Bai Chu Ye, namun saat mengingat pesan Bai Chu Ye ia menjadi bimbang.


“Sial jika saudara Ye terluka parah atau mati, bagaimana aku menjelaskannya nanti kepada Ariel dan ayahnya,” gumam Antoni seketika menjadi dilema.


Buk..!!


“Kau tenang saja, putraku tidak selemah yang kau bayangkan, jika ia tidak mampu dan kau tidak berada di sini pun, ia bisa melarikan diri,” ucap Bai An menepuk pundak Antoni.


Antoni seketika terkejut, karena sama sekali tidak merasakan keberadaan Bai An.


“Se..Sejak kapan anda berada di sini kakak?” Tanya Antoni sedikit gugup.


“Dari pertama mereka bertarung,” jawab Bai An dengan nada santai, setelah itu pandangannya mengarah ke putranya.


“Ayo keluarkan garis darah tertinggi milikmu Ye'er, ayah ingin melihat wujud aslinya,” gumam Bai An dalam hati.

__ADS_1


***


Dret..!!


Duar..!!


Tubuh Bai Chu Ye seketika terlempar tanpa bisa merespon, kini ia sadar jika musuhnya kali ini sangat ingin membunuhnya.


Hoek..!!


Darah kental seketika keluar dari mulut Bai Chu Ye, saat Bai Chu Ye ingin melirik ke arah musuhnya.


Musuhnya sudah berada di atasnya.


Karena insting bertahan hidupnya, Bai Chu Ye memaksakan dirinya membakar sedikit esensi darahnya.


Blush..!!


Dengan cepat Bai Chu Ye bergerak ke arah samping untuk menghindari bilah tombak musuhnya.


Wungg..!!


Tombak Elf tau hanya berdengung saat mengenai udara. Namun dengan cepat Elf tua mengubah arah tombaknya ke kanan lalu mengayunkannya lagi.


Bai Chu Ye langsung melompat ke atas, di saat bersamaan pedang Bai Chu Ye terayun dengan sedikit melambat lantaran Kekuatan Spesial musuh yang masih menekan pergerakannya.


Trank..!!


Elf tua kini menyunggingkan senyum tipis. “Kau adalah manusia pertama yang membuat aku sampai pada tahap ini, aku akui kau memang kuat,” ucapan Elf tua terdengar kini memuji tanpa merasa jijik lagi.


Tapi Bai Chu Ye hanya diam saja sambil bergerak mundur sejauh mungkin.


Tak lama Bai Chu Ye membuka tudungnya.


Dret..!!


Kekuatan Spesial Bai Chu Ye yang awalnya di tekan kini menekan balik kekuatan Spesial musuh.


Mata Bai Chu Ye berubah merah polos. Pandangan Bai Chu Ye langsung mengarah ke Elf tua yang kini membeku dengan tubuh berkeringat dingin.


“Aku juga baru kali bertarung hingga ke tahap dan memaksaku menggunakan Kekuatan Immortal Blood yang selama ini aku simpan,” nada suara Bai Chu Ye langsung berubah menjadi berat.


Kini Bai Chu Ye menggunakan Tubuh Immortal Blood atau Darah Keabadian, yaitu Ras Manusia Darah murni tertinggi dari darah makhluk hidup lainnya.


Tingkat kekuatan Bai Chu Ye juga melonjak ke Rangking SSS, satu tahap di bawah musuhnya.


Walau begitu Bai Chu Ye yakin dapat membunuh musuhnya saat ini.


Langit yang awalnya bewarna biru muda berubah menjadi merah saat Bai Chu Ye perlahan melangkah ke Elf tua.


Elf tua yang tersadar langsung memasang wajah serius. “Aku tak menduga jika kau masih sangat muda, dan kau juga menyembunyikan kekuatanmu hingga ke tahap ini,” ucap Elf Tua menggerakkan tangannya.


Krak krak..!!


Jari-jari Elf tua langsung berbunyi.


Tak lama Elf tua mengeluarkan sebuah pisau unik dengan garis-garis melengkung layaknya ular.


Jlep..!!

__ADS_1


Elf tua langsung menusuk dirinya tepat ke arah jantungnya.


Duar..!!


Ledakan langsung terdengar saat Elf tua menusuk jantungnya, tubuh Elf tua seketika hancur.


Namun tak lama aura kehidupan langsung berdatangan mengelilingi tubuh Elf tua.


“Aku tak menduga akan menggunakan teknik Leluhur Ras Elf, yaitu Teknik Light of Life (Butiran Cahaya Kehidupan.)” Gumam Elf tua dalam hati.


Bai Chu Ye yang melihat kejadian yang baru pertama kali ia lihat sedikit terkejut.


“Apa itu? Bagaimana ia bisa melakukan hal yang seperti-” Sebelum Bai Chu Ye menyelesaikan ucapannya.


Butiran cahaya yang Bai Chu Yw yakini Mana kehidupan beterbaran di sekelilingnya.


Dret..!!


Elf tua langsung muncul di depan Bai Chu Ye sambil mengayunkan tombaknya.


Crash..!!


Tubuh Bai Chu Ye langsung terbelah dua, namun tak lama tubuhnya menyatu kembali.


“Sial kenapa ini sakit sekali,” gumam Bai Chu Ye merasakan rasa sakit yang luar biasa setelah tubuhnya kembali menyatu.


Dret..!!


Trank..!!


Karena tahu akan merasakan rasa sakit jika terpotong, Bai Chu Ye langsung menahan tombak Elf tua.


Dan saat Bai Chu Ye ingin menyerang balik, Elf tua menghilang lebih dulu.


Tak lama ia kembali muncul di samping kanan Bai Chu Ye.


Bai Chu Ye secara reflek mengayunkan pedangnya ke arah kanan. Namun pedang Bai Chu Ye hanya menebas udara.


Dret..!!


“Sial apa-apaan ini,” gumam Bai Chu Ye melihat kecepatan musuhnya berada di luar nalar.


...


Bahkan Bai An sedikit terkejut melihat kecepatan musuhnya. “Luar biasa, ia memanfaatkan butiran Mana sebagai alat transpotasinya,” ucap Bai An langsung mengetahui dalam sekali lihat.


Antoni pun mengangguk karena ia juga punya teknik seperti ini, namun sedikit berbeda.


...


Kembali ke Bai Chu Ye, saat ini ia terus menerus di tekan oleh musuh, bahkan sesekali tubuhnya terbelah dua.


Walau begitu, Bai Chu Ye saat ini mendapat banyak manfaat dari pertarungannya ini, pemahamannya kini meningkat lebih jauh lagi.


“Aku tak menduga jika kau menggunakan butiran ini untuk bergerak layaknya berteleportasi dan butiran Mana kehidupan ini juga yang membuat tubuhku merasakan sakit luar biasa, sungguh teknik mengerikan,” ucap Bai Chu Ye mengeluarkan sebuah token.


Dengan cepat Bai Chu Ye mengalirkan energinya.


Blush..!!

__ADS_1


Bai Chu Ye langsung menghilang, tak lama ia muncul jauh dari Domain milik Elf tua tersebut.


Mata Elf tua tersebut langsung melotot tak percaya, padahal ia baru saja menemukan cara untuk membunuh Bai Chu Ye, namun di saat akan melancarkan serangan, musuh berhasil pergi dari jangkauannya.


__ADS_2