
“Hemm..!! Jika itu aku mungkin aku sudah lama mati, karena terlihat mereka bertarung tidak hanya sebulan atau dua bulan saja,” sambung Rubah Kematian sedikit bergidik.
Dan yang paling membuat Rubah Kematian dan Lou Sha kagum adalah, sampai detik ini Bo Wuhan tidak pernah melepaskan senyum bahagiannya, terlihat jelas walau Bo Wuhan telah pingsan, ia tetap tersenyum lebar.
“Huuf,, orang gila bertarung memang berbeda dengan kita yang masih sedikit memiliki kewarasan akan rasa takut, jadi aku sudah tidak heran,” ucap Rubah Kematian kini melangkah pergi untuk melihat apakah ada musuh di sekitar sini, karena jika ada musuh, ia masih ingin melampiaskan amarah terdalamnya lantaran telah membuat Bo Wuhan terluka parah.
Bukan hanya Rubah Kematian, Lou Sha juga melangkah pergi dengan kilat membunuh bersinar di matanya.
Tap tap..!!
...
Bo Wuhan yang di tinggal seorang diri kini tubuhnya terlihat mulai beregenerasi secara perlahan.
Jika ada yang melihat cara Bo Wuhan beregenerasi, mungkin mereka akan terkejut. Karena regenerasi Bo Wuhan terlihat tidak menumbuhkan tulang dan darah, melainkan sebuah material yang ada di bawah pusat tanah.
Material-material tersebut berkumpul tepat di kaki dan tangan Bo Wuhan yang tumbuh. Sementara untuk darah, terlihat sebuah lahar yang tidak jauh ada gunung tiba-tiba muncul di kaki dan tangan Bo Wuhan.
Tidak butuh waktu lama tubuh Bo Wuhan kembali utuh, bahkan luka-lukanya kembali tertutup.
Wung..!!
Mata Bo Wuhan seketika terbuka lebar dan mengeluarkan cahaya.
Bam bam bam bam..!!
Duar..!!
Seketika terdengar suara ledakan dari dalam tubuh Bo Wuhan beberapa kali lalu ledakan aura yang menggetarkan seluruh Dimensi Alam Kegelapan dapat di rasakan oleh seluruh makhluk hidup.
***
Jauh di utara, Chen Long yang bersama keempat kakek dan nenek Bai Han langsung bangkit.
“I..Ini Spirit Berseker,” ucap Chen Long sedikit melebarkan matanya tak percaya bisa merasakan aura ganas yang gila akan bertarung.
“Aura ini, aku merasa dia sangat berbahaya,” sambung Ling Shen dan Bai Zhu kini melirik senior mereka.
“Semoga orang ini bukan orang-orang dari Menara, jika orang-orang Menara, kita akan jauh lebih di rugikan,” ucap Bai Yu dan Ling Yin serempak.
__ADS_1
Bukan hanya mereka saja, di Barat, salah satu petinggi yang di tugaskan di sana langsung bangkit.
“Aura ganas ini mirip seperti aura ganas dari Pemimpin, akan bahaya jika aku tidak memberitahu pemimpin berita ini, terlebih aku merasa ia masih lemah,” gumam petinggi tersebut berniat kesana untuk membunuhnya.
...
Sedangkan di timur, ada dua petinggi Menara tidak jauh dari lokasi Bo Wuhan membangkitkan Spirit Bersekernya. Terlihat kedua Petinggi tersebut memikirkan hal yang sama dengan Petinggi yang ada di wilayah Barat. Di belakang para petinggi, ada 4 Sosok topeng putih dan ratusan topeng hitam mengikutinya.
Gaaahhh..!!
Bo Wuhan yang di kendalikan oleh Bersekernya langsung meraung saat merasakan bahaya mendekat. Instingnya dalam bertahan hidup langsung bangkit di saat bersamaan.
Tap tap..!!
“Apa yang terjadi saudara Wuhan?” Tanya Rubah Kematian tidak menyadari getaran yang ia rasakan berasal dari Bo Wuhan. Bahkan aura tekanan dari Bo Wuhan pun tidak mereka berdua rasakan.
Yang bisa merasakannya hanya orang-orang yang cukup jauh dari tempat itu.
Wung..!!
Tubuh Bo Wuhan yang melayang langsung turun, kesadarannya juga langsung kembali.
Walau keduanya sangat ingin bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana bisa tingkat kultivasi Bo Wuhan meningkat sepesat itu dan setara dengan Bai Zhan serta Ling Shen. Mereka hanya bisa menahan diri sambil mengangguk patuh.
Dret..!!
Dengan cepat Bo Wuhan membuat celah lalu masuk bersama Rubah Kematian dan Lou Sha.
...
Wung..!!
Bom..!!
Duar Duar Duar..!!
Bersamaan dengan itu, kedua petinggi Menara dan keempat Topeng Putih muncul sambil melancarkan serangan penuh saat melihat sebuah celah yang akan menutup.
“Sialan,” teriak salah satu petinggi Menara kini meraung penuh amarah saat melihat target berbahaya lepas.
__ADS_1
“Kalian berempat menyebar, cari ketiga orang itu, jangan kembali sebelum mendapat jejaknya dan jangan coba-coba berani melawannya seorang diri, karena jika kalian melawannya, maka kalian tidak akan menyadari kapan kalian mati.” Teriak Petinggi Menara tersebut.
Keempat Topeng Putih langsung menyebar bersama semua topeng hitam yang menjadi bawahan mereka berempat.
Dret..!!
Wuss wuss wuss...!!
Tap tap..!!
Setelah kepergian mereka semua, tak lama petinggi menara yang datang dari Barat muncul.
“Dimana dia?” Tanya petinggi tersebut melirik kedua rekannya.
“Ia melarikan diri ke arah Utara, di sana ada Chen Long dan keempat orang tua itu, aku yakin jika mereka satu kelompok,” ucap Petinggi yang sebenarnya berasal dari utara, tapi semenjak kedatangan Chen Long dan kakek nenek Bai Han, ia langsung mundur karena sadar tidak mampu melawan mereka semua tanpa persiapan.
“Hemm..!! Apakah kita tidak bersatu saja melawan mereka?” Tanya Petinggi yang berasal dari Barat.
“Jangan, jika kita melakukan itu, mereka pasti akan langsung melarikan diri, itu akan membuat semua usaha kita sia-sia untuk memancing mereka semua ke Dimensi ini,” ucap Petinggi dari Timur.
Cukup lama ketiganya mengatur strategi, setelah merasa tidak ada jalan terbaik. Ketiganya pun terpaksa untuk kembali ke posisi mereka masing-masing terlebih dahulu sambil dan berniat menunggu petinggi yang masih di Menara datang sebagai bantuan.
***
“I..Ini,” mata Chen Long bersinar saat melihat Bo Wuhan.
Layaknya anak kecil, Chen Long terlihat memeriksa setiap inci tubuh Bo Wuhan dengan senyum bahagia.
“Benar, ini seperti buku yang aku baca, di dalam tubuhmu ada Spirit Berseker alami yang tidak memiliki efek samping saat di kendalikan oleh Spiritmu. Dan akan jauh lebih bagus saat kau bisa mengendalikan Spiritmu, jika kau bisa mengendalikannya, kekuatanmu akan jauh lebih mengerikan.” Ucap Chen Long dengan wajah bahagia.
Entah mengapa kakek dan nenek, Lou Sha dan Rubah Kematian sedikit merasa jijik saat melihat wajah Chen Long.
Bo Wuhan yang di periksa hanya diam saja, terlihat kini ingatan atau kecerdasannya telah kembali normal.
Ia juga mengingat jika kekuatan yang ia dapat ini akibat dari usaha Tuan mudanya Bai An yang menanam sesuatu ke tubuhnya dan orang yang paling ia hormati setelah Bai An, yaitu Tu Long dan Bai Chu Ye, Tu Long dan Bai Chu Ye telah mengajarkannya cara meningkatkan kekuatan fisik serta memberikannya Inti Darah Kuno dan Inti Darah Naganya.
Dan Inti Darah Naga Tu Long lah yang mengundang atau menarik Lahar serta material, sementara Inti Darah Kuno Bai Chu Ye yang membuat tubuh Bo Wuhan bisa beregenari cepat serta mendapat kekuatan baru ini.
“Bahkan sebelum kalian meninggalkan aku, kalian masih membantuku seperti ini, terimakasih Tuan muda Bai, Tuan Tu dan Tuan Du, Tuan muda Ye,” gumam Bo Wuhan mengepalkan erat tangannya.
__ADS_1
“Tidak akan ku sia-siakan apa yang telah kalian berikan, akan ku jaga Tuan Muda Bai Han dengan segenap jiwa dan ragaku.” Sambung Bo Wuhan penuh tekad.