Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Sampai Dunia Terkuat Pertama dan Daratan Tepi


__ADS_3

“Heng,, aku tak akan tertipu olehmu, aku tahu kau pasti sudah tahu tujuan kita dari Fu tua dan Tuan muda,” dengus Tu Long.


Duan Du hanya tersenyum sambil memiringkan kepalanya. “Kalau kau tidak percaya, kau boleh bertanya kepada Fu tua dan kakak terlebih dahulu.” Kata Duan Du terdengar jujur.


Mendengar itu Tu Long merenung, tak lama ia mengangkat kepalanya. “Kau tunggu di sini,” kata Tu Long langsung menghilang.


Duan Du seketika tersenyum licik, Duan Du memang tidak pernah bertanya kepada Bai An dan Fu Jian ke dunia mana tujuannya yang pasti, tapi Duan Du mendengar Fu Jian bicara kepada Bai An jika ia memiliki usul untuk ke Dunia terkuat pertama saja, karena disana akan ada lelang yang menurut Fu Jian bisa menarik minat Bai An.


Karena Fu Jian berkata akan ada peta lokasi harta zaman lampau dan beberapa benda kuno yang akan di lelang.


Menurut Fu Jian, orang yang menemukan maupun melelang itu semua berasal dari Alam Semesta Inti Pertama, Fu Jian tidak tahu tujuannya menjual harta langka seperti itu di Alam Semesta Inti ke 9.


Tap tap..!!


Tak lama Tu Long muncul dengan senyum cerah.


“Baiklah, apa taruhannya?” Tanya Tu Long dengan nada bersemangat.


Duan Du langsung berkata. “Semua arak yang ada di dalam cincin penyimpananmu berikan kepadaku, jika aku yang menang, dan jika kau yang menang, maka aku juga akan memberikan semua arak terbaru yang aku buat.” Senyum tipis tak pernah hilang dari wajah Duan Du.


Tu Long tanpa basa basi langsung mengangguk bersemangat. “Baiklah, aku pilih Dunia Terkuat dan Daratan Utama,” teriak Tu Long.


Duan Du yang mendengar itu pura-pura mengerutkan keningnya.


Hal itu membuat Tu Long tersenyum cerah.


“Hmm,, aku pilih Dunia Terkuat dan Daratan Tepi, yaitu daratan terlemah atau tidak terhitung dalam 5 Daratan.” Kata Duan Du sedikit ragu.


“Hehe,, persiapkan saja semua Arak terbarumu, karena aku yang akan menang,” kekeh Tu Long sambil berjalan ke arah kamarnya.


Duan Du pun ikut tersenyum sambil menuju kamarnya.


3 Hari telah berlalu.


Tok tok..!!


“Tuan besar, Dunia Terkuat Pertama telah kelihatan, dimana kita akan mendarat?” Tanya Fu Jian dari luar pintu.


Bai An yang bersila langsung membuka matanya.


“Seperti ucapanmu kemarin, kita kesana lebih dulu,” kata Bai An melalui telepati lalu kembali memejamkan matanya.


Tepat di atas paha Bai An, Bai Han terlihat masih tertidur pulas selama 3 hari penuh.

__ADS_1


Fu Jian yang mendengar itu langsung mengangguk mengerti.


Fu Jian kembali ke induk kapal untuk mengoperasikannya menuju dimana lelang berada.


Wungg..!!


Wuss..!!


Tidak sampai 5 menit Kapal Langit milik klan Fu muncul tidak jauh dari Daratan Tepi yang berbatasan langsung dengan 4 Daratan, tapi saat Kapal Langit Klan Fu akan mendarat di Daratan Tepi yang berbatasan dengan Daratan Timur.


Tidak jauh dari kapal Langit klan Fu, banyak juga kapal Langit lain terlihat berjejeran.


Sementara salah satu penjaga yang berasal dari Alam Semesta Inti ke 5 melihat kapal Langit milik klan Fu langsung teebang dan muncul di atas dek kapal klan Fu.


“Salam tamu terhormat klan Fu, apa anda kesini untuk mengikuti lelang?” Tanya penjaga tersebut.


Fu Jian langsung mengangguk lalu melempar token VIP Lelang Semesta.


Lelang Semesta atau Vapiliun Semesta adalah Vapiliun terbesar dan menyebar di Seluruh Alam Semesta, dan di setiap alam semesta mereka hanya mendirikan cabang di Dunia terkuat pertama saja, seperti di Alam Semesta Inti ke 9 ini contohnya.


Penjaga yang melihat Token VIP langsung tersenyum sopan sambil berkata. “Biarkan saya yang mengurus kapal milik anda tetua, dan sebentar lagi akan datang pelayan untuk mengantar anda ke sebuah penginapan tamu kehormatan.”


Saat Fu Jian ingin mangangguk.


Tap tap..!!


“Tidak usah, bairkan kami sendiri yang akan turun sendiri tanpa bimbingan, itu karena kami ingin melihat suasana Daratan Tepi yang membuatku penasaran, jika menggunakan pelayan maka ia pasti akan menjelaskan secara rinci sehingga akan membosankan karena tahu lebih dulu,” kata Bai An tersenyum tipis di balik tudung.


Duan Du langsung melempar kantong penyimpanan berisi koin emas.


“Ambil itu sebagai tips,” kata Duan Du sambil berjalan mengikuti Bai An.


Tap tap..!!


“Tuan besar,, apakah kita akan turun langsung?” Tanya Fu Jian sedikit membungkuk.


Bai An mengangguk santai.


Mereka semua langsung melompat dari dek kapal.


Wuss wuss..!!


Sementara penjaga tersebut termenung. “Tetua klan Fu yang berasal Dari Alam Semesta Inti ke 4, walau dari klan menengah, namun klan mereka ada di Dunia terkuat Alam Semesta Inti ke 4, dan kekuatan Klan mereka tidak bisa di remehkan.”

__ADS_1


“Tetua tersebut memanggil orang berjubah putih yang tidak bisa aku lihat tingkat kultivasinya dengan sebutan Tuan besar, apa ia putra tertua patriak klan Fu? Atau malah patriak klan Fu yang sedang menyamar?” Gumam penjaga tersebut sedikit merinding.


Tapi penjaga tersebut tidak yakin jika ia adalah putra tertua, karena jika ia putra tertua, maka penjaga tersebut bisa melihat kekuatannya, berarti kemungkinan ia adalah patriak klan Fu.


Itulah yang ada di dalam benak penjaga Cabang Vapiliun Semesta.


Penjaga tersebut langsung mengeluarkan batu komunikasi. “Ada tamu terhormat dari klan Fu, jangan di ganggu sedikitpun, jika ada yang mencoba menganggu, kalian bunuh saja, karena kita telah di tugaskan untuk menjaga keamanan dan ketertiban setiap tamu yang berasal dari Alam Semesta Inti,” kata penjaga tersebut.


***


Tap tap...!!


“Tuan besar, aku merasa penjaga tersebut menyembunyikan kekuatannya, apa ini tidak masalah?” Tanya Fu Jian dengan nada khawatir saat mendarat.


“Kau tenang saja Fu tua, ia tidak memiliki niat jahat,” kata Bai An sambil melirik ke arah Duan Du, setelah itu melirik ke arah Tu Long.


“Hmm,, pasti bocah nakal ini menipu Tu Long lagi sehingga saat ini wajah Tu Long sangat kesal,” gumam Bai An dalam hati sambil menggelengkan kepalanya.


Setelah itu Bai An mengajak semua ke arah kota yang sempat Bai An lihat saat turun dari atas kapal.


Tap tap..!!


Saat sudah mencapai gerbang kota yang mereka semua tak tahu namanya, mereka semua berhenti saat penjaga kota menyilangkan tombaknya.


“Permisi Tuan-tuan, kemana tujuan anda?” Tanya penjaga dengan sopan.


“Kami ingin ke pelelangan Cabang Paviliun Semesta, tapi kami ingin jalan-jalan terlebih dahulu,” kata Fu Jian mengeluarkan token VIP Pavilun Semesta.


Melihat itu, tubuh penjaga yang memiliki kekuatan Master ⭐ 5 Puncak langsung bergetar ketakutan.


“Si... Silahkan Tuan, tidak perlu memakai biaya,” kata penjaga tersebut dengan nada terbata-bata.


Fu Jian mengangguk puas lalu melirik ke arah Bai An dan yang lainnya kini menggeleng kecewa.


Fu Jian tersenyum kecut, karena ia tahu mengapa mereka kecewa.


“Ayo kita masuk,” ajak Fu Jian dengan nada canggung.


Bai An dan yang lain mengangguk santai.


Tap tap..!!


Setelah masuk Bai An langsung berkata. “Mulai saat ini, sembunyikanlah identitasmu, jang terbiasa dengan status tinggi, karena itu bisa saja menimbulkan masalah.”

__ADS_1


Fu Jian langsung mengangguk patuh.


__ADS_2