Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Trik Jia Li Ling dan Munculnya Sosok Misterius


__ADS_3

“Haha,, Han'er kau memang yang terbaik, tidak banyak basa basi langsung memancing amarah orang,” kata Duan Du tertawa terbahak-bahak.


“Benar,, tidak sia-sia aku dulu mengajarkanmu, sehingga kini kau terlihat sangat pemberani dan tak takut ancaman musuh,” sambung Tu Long dengan bangga.


Sementara Bai An entah sejak kapan ia kini telah memejamkan matanya bermeditasi, ia juga merasa tak terganggu.


Setelah itu Duan Du dan Bai Han melirik ke arah Jia Li Ling di ruangan VVIP no 01.


“Hei,, apakah kau dengar jika keponakan ku ingin melihat apakah ucapanmu benar,” kata Duan Du tersenyum tipis.


Jia Li Ling yang berada di dalam ruangannya langsung menciptaptakan sebuah manusia es yang memegangi sebuah bunga teratai, jika di perhatikan, es bunga teratai tersebut adalah sebuah senjata mematikan.


Hawa dingin langsung merembes keluar hingga dapat di rasakan oleh semua penduduk Kota Runtuh.


Bai An yang sibuk berkultivasi terpaksa membuka matanya.


“Ini,, kekuatan Dewa Master Semesta ⭐ 1 Awal,” gumam Bai An dalam hatinya, Bai An mengira kekuatan Jia Li Ling adalah Dewa Raja Semesta ⭐ 1 Awal, tapi ia tak menyangka Jia Ji Ling akan sekuat ini.


Bai Han, Duan Du dan Tu Long kini terpana saat merasakan bulu kuduk mereka kedinginan. “Sangat kuat, walau aku tidak dapat merasakan kekuatan sebenarnya bibi itu, tapi aku yakin setidaknya ia berada di puncak Dewa Raja Semesta,” kata Bai Han menebak-nebak.


Duan Du dan Tu Long ikut membenarkan ucapan keponakannya, sementara Fu Jian juga ikut mengangguk-angguk karena ia tahu jika kekuatan Jia Wei berada di Dewa Raja Semesta ⭐ 2 ke atas, pastinya pemimpinnya berada di atasnya lagi.


Beberapa saat kemudian.


Keheningan terjadi, semua orang yang mengikuti acara lelang kini terpana akan Hukum Es Tingkat tinggi, mereka baru kali ini melihat hal yang seperti ini.


Jia Gi Xia yang melihat itu menyinggungkan senyumnya, ia langsung berkata.


“Apakah ada yang labih tinggi dari Hukum Es tingkat tinggi?” Tanya Jia Gi Xia.


Suara Jia Gi Xia langsung menyadarkan semua orang, kini semua orang membisu.


Duan Du juga tak tahu harus berkata apa saat ini, baru kali ini ia kehabisan kata-kata, bukan kehabisan, melainkan sebenarnya terpana dan seolah tidak mau memprovokasi Jia Li Ling.


Bai Han kini melambaikan tangannya ke arah pamannya, namun tidak mendapatkan respon sehingga Bai Han berteriak.


“Paman,, apa yang kau lakukan, seperti tidak pernah melihat wanita saja, jika kau suka dengan bibi itu, nanti aku akan kesana menyalamimu dan memberitahu isi hatimu.”

__ADS_1


Suara melengking Bai Han di sertai senyum polos membuat orang-orang tersadar, tak lama mereka semua tertawa terbahak-bahak mendengar kelucuan Bai Han.


Jia Li Ling bahkan ikut menutup mulutnya saat mendengar itu, ia saat ini ingin sekali mencubit Bai Han karena ia menganggap Bai Han sangat polos.


Namun semua orang tidak tahu jika Bai Han sungguh mengerikan dalam hal kecerdasan, ia memanfaatkan wajah polos dan tubuh mungilnya untuk menjerat semua orang.


Bahkan Bai An yang mendengar itu kini ikut tertawa kecil. “Anak ini,” gumam Bai An menggelengkan kepalanya lalu menambahkan. “Du'er, sekarang kau ada lawan, bahkan aku yakin kau akan terpojok oleh keponakanmu sendiri,” gumam Bai An terkekeh kecil.


Sementara wajah Duan Du kini kini memerah, bahkan asap sampai keluar dari rambutnya saking merahnya wajahnya.


“Han'er,” kata Duan Du kini terlihat menanggung malu.


Hap..!!


Terlihat tangan Duan Du di tangkap saat Duan Du ingin menangkap Bai Han.


“Hei, apa yang kau lakukan kepada keponakanmu sendiri, ia ini masih anak-anak yang polos,” dengus Tu Long sambil mengedipkan matanya ke arah Bai Han.


Duan Du langsung menarik tangannya lalu mendengus kecil, ia langsung duduk sambil memasang wajah kecut.


Seketika Bai Han dan Tu Long tertawa melihat raut wajah Duan Du.


Saat ini Batu Giok Hitam Formasi telah di menangkan oleh Jia Li Ling, dan semua yang di inginkan oleh kelompok Bai An juga di menangkan oleh Jia Li Ling.


Bai An, Duan Du, Tu Long, Bai Han, Fu Jian dan Wudi tahu jika ini adalah permainan Jia Li Ling agar mereka marah dan menyerah, setelah itu mereka akan mendatangi Jia Li Ling untuk bertanya atau menyekepakati tujuan Jia Li Ling.


Hingga lelang item ke 70.


Jia Gi Xia langsung bertepuk tangan.


Prok prok..!!


“Baiklah, saat ini item ke 71, yaitu Binatang yang cukup aneh serta tidak di ketahui jenisnya, pasalnya Binatang ini masih sangat lemah namun bisa berubah bentuk menjadi manusia, terlebih lagi ia menguasai beberapa Hukum tertentu dulu saat di tangkap dan melakukan perlawanan oleh kelompok yang tak di sebutkan namanya,” kata Jia Gi Xia.


Tap tap..!!


Saat manusia terlihat urak-urakan dan kacau di paksa berjalan. Bai An, Duan Du, Tu Long langsung menatap tajam ke arah menusia yang di rantai tersebut.

__ADS_1


Aura Tu Long seketika keluar.


Blush..!!


Orang-orang yang merasakannya langsung terkejut.


“Binatang Terkutuk,” itulah yang ada di benak semua orang termasuk Jia Li Ling, Jia Wei dan Jia Gi Xia.


Sementara orang yang di rantai kini mengangkat kepalanya ke asal aura tersebut, dengan seutas senyum ia berkata. “Kematian kalian yang menangkapku akan tiba, tunggulah akhir menyakitkan yang kalian terima.”


Mendengar itu, orang-orang cukup bingung maksudnya, mereka mengira jika budak yang akan di lelang sudah gila, namun beberapa ahli yang cukup pintar dapat menyadarinya termasuk Jia Li Ling yang kini merasa bersalah telah melelang Lang Zai.


Tanpa menunggu waktu lama, Ling Wenli yang entah sejak kapan telah di keluarkan dari Dunia Jiwa kini muncul di depan Lang Zai.


Dung..!!


Waktu seolah berhenti, namun itu bukablah waktu, melainkan Hukum Angin Tingkat Dewa.


Saat ini Ling Wenli berjalan santai sambil melihat orang-orang hanya melirik ke arahnya seolah waktu berhenti.


Crak crak..!!


Dengan santai Ling Wenli melepaskan Lang Zai sambil berkata dengan dingin. “Sebenarnya aku bisa saja melenyapkan kalian semua, namun karena aku telah di larang, maka aku hanya bertugas membawa dia saja, jika ada yang keberatan maka aku tak segan-segan akan melenyapkannya.”


Setelah menunggu 3 detik, merasa tidak ada yang keberatan, Ling Wenli langsung menghilang bersama Lang Zai.


Wuss..!!


Setelah menghilangnya mereka, waktu seolah berjalan kembali, semua orang kini mengambil napas tersengal-sengal karena Hukum Angin tingkat dewa menekan mereka semua agar tidak bergerak.


Bai An, Duan Du, Tu Long, Bai Han dan kelompoknya juga melakukan hal yang sama agar mereka tidak di curigai.


Jia Li Ling yang kini menatap ke arah Bai An dan kelompoknya mengerutkan keningnya.


“Apakah ini bukan ulah mereka?” Gumam Jia Li Ling kini cukup bingung saat melihat ekpresi kelompok Bai An.


***

__ADS_1


Sementara di ruangan VVIP no 07 kini para tetua Klan Diu dan anggotanya berkeringat dingin.


__ADS_2