Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Tubuh Bawaan Ilusi Dunia


__ADS_3

“Jangan menangis ya, karena setelah ini kau akan terbaring di tempat tidur paman,” ucap Duan Du langsung menghilang dari tempatnya.


Wuss..!!


Duan Du langsung muncul tepat di depan Tu Long yang kini menyinggungkan senyum menantang.


Tangan Duan Du telah di batuli oleh berbagai macam Hukum dan Energi yang sangat besar.


Dapat terlihat jika Duan Du memang tidak main-main dalam ucapannya tadi.


Tekanan mengerikan kini menyebar ke segala arah saat tangan Duan Du terayun.


Bahkan Kapal Langit tempat Cen Tian dan yang lainnya berada terkena dampak dari tekanan serangan Duan Du.


Terlihat jika kapal langit kini berguncang hebat.


“Luar biasa,” seru Xiao Lee Tan dan Guan Shen Ju serempak saat mengetahui jika kekuatan Duan Du yang sebenarnya sekuat ini.


Mereka tak pernah menduga jika Duan Du menyembunyikan kekuatannya.


Jauh di Dunia Inti ke 6, saat ini terlihat orang berjubah kini keluar dari Dunia tersebut bersama seseorang yang tak lain Wen Dongyun atau Wakil Master Sekte Es Abadi.


Mereka juga dapat merasakan tekanan yang mengerikan dari luar angkasa.


Saat mereka sudah keluar dan melihat dari kejauhan siapa orang yang mengeluarkan tekanan tersebut.


Keduanya membelalakkan matanya.


Namun dengan cepat orang berjubah tersebut merubah ekspresinya.


“Guru memang kuat dari dulu, aku juga tahu jika tidak mungkin ia hanya berada di Dewa Raja Semesta,” gumam pria berjubah sambil menggenggam erat tangannya.


Pria berjubah tersebut kini mengingat janjinya dulu saat gurunya pergi.


Ia sangat ingin membanggakan gurunya tersebut, hingga ia berlatih keras dan sudah berapa kali ia jatuh bangun.


Pria berjubah itu adalah Bao Tang, murid Duan Du saat mereka bertemu di sebuah Dimensi kecil.


Tak hanya Bao Tang dan Wen Dongyun saja yang keluar, banyak sekali ahli-ahli kuat yang selama ini bersembunyi ikut keluar saat merasakan getaran dari sebuah tekanan yang keluar dari serangan Duan Du.


Beberapa Penguasa Dunia yang tidak terlalu jauh dari lokasi Duan Du dan Tu Long berada kini keluar untuk melihat apa yang terjadi.


Saat melihat dua orang dan menduga akan bertarung, mereka semua tiba-tiba merasakan hawa dingin dan yakin jika mereka sampai bertarung, maka beberapa Dunia Inti di Alam Semesta Inti ke 6 akan terkena imbas dari pertarungan mereka.

__ADS_1


Mereka juga berpikir tak sedikit Dunia Inti akan hancur jika pertarungan mereka terus bergeser.


***


Di tempat Duan Du.


Saat ia mengayunkan tinjunya tepat ke dada Tu Long, ia merasakan ada yang tidak beres. Namun karena sudah terlanjur menyerang, ia tetap melanjutkannya tanpa berniat menghentikan tinjunya.


Blush..!!


Bomm..!!


Ledakan yang sangat besar tercipta hingga menyebabkan api yang kini menyebar luas.


Para ahli maupun para Penguasa Dunia langsung melindungi diri mereka saat merasakan hawa panas yang mengerikan bahkan bisa membunuh ahli setingkat Dewa Raja Semesta ⭐ 5 Puncak dan bisa membuat Dewa Master Semesta ⭐ 1 terluka parah.


Cen Tian, Xiao Lee Tan dan Guan Shen Ju langsung dengan cepat menggerakkan kapal Langit kembali ke Dunia Inti ke 6.


Walau begitu, beberapa bagian dari Kapal Langit terlihat ikut terbakar akibat dampak serangan Duan Du.


Sementara Duan Du yang baru saja menyerang Tu Long kini mengerutkan keningnya.


“Ilusi Dunia,” gumam Duan Du setelah tersadar dari beberapa yang menganggu pikirannya dari tadi.


Tangan Duan Du ibarat kayu lapuk dan tubuh Tu Long ibarat dinding beton.


Tu Long yang mendengar itu sedikit terkejut, tapi tak lama ia menyinggungkan senyum lebar.


“Hahaha,, bocah nakal, aku lupa memberitahumu jika kau boleh menyerangku lebih dari satu kali, ayo,, ayo cepat serang aku sekuat tenagamu,” tantang Tu Long kini menyeringai.


Tapi Duan Du hanya diam saja, ia terlihat menyinggungkan senyum licik.


Terlebih ada sebuah energi transparan berbentuk manusia berada di samping Duan Du.


Yaps..!!


Energi tersebut tak lain adalah Bai Tan. Bai Tan lah yang menjelaskan jika tadi Tu Long menggunakan Ilusi Dunia, itu adalah bentuk kekuatan bawaan dari tubuh seseorang yang telah mencapai puncak.


Bai Tan tentu mengetahui informasi tersebut, ia juga memberitahu jika Tubuh Bawaan seperti Tu Long ini tidak akan ada di Dimensi ini, bahkan para pendiri Dimensi atau Alam Semesta ini tidak ada yang mampu sampai ke kekuatan tubuh seperti Tu Long.


Duan Du tentu juga mengetahuinya jika saat ini artinya Tu Long bukan berasal dari sini.


Bisa jadi Tu Long adalah orang yang telah di susupkan untuk mengintai para pendiri alam semesta ini, setelah di rasa tahu semua yang ia dapatkan, maka ia memberi kode untuk menginvasi orang-orang dari Dimensi luar untuk menyerang tempat ini.

__ADS_1


***


Melihat Duan Du tersenyum licik, Tu Long merasakan semua bulu di tubuhnya tiba-tiba berdiri.


“Heng,, apapun yang bocah ini rencanakan, aku tak akan membuka diri, cukup sedikit saja sudah cukup,” gumam Tu Long dalam benaknya.


“Walau aku tidak tahu dari mana ia mendapatkan tentang Ilusi Dunia, itu tidak penting,” sambung Tu Long.


“Hehe,, Paman Tu, kau sudah kalah, lihatlah di tubuhmu, ada sedikit sobekan di pakaianmu. Jadi sudah jelas siapa pemenangnya,” kekeh Duan Du langsung menghilang dari tempatnya.


Sementara Tu Long kini memasang wajah jelek, semangat bertarungnya langsung hilang dan di ganti dengan perasaan kesal.


“Bocah licik ini,, Apakah aku tidak bisa menang darinya hanya satu kali saja,” gumam Tu Long merasa heran.


Tu Long dari dulu tidak pernah bisa menang, dari pertarungan, adu kecerdasan dan apapun yang mereka pertaruhkan ia selalu saja kalah.


Dan saat terahir ia sudah merasa menang, Duan Du selalu saja tahu cara agar ia menjadi turun drastis langsung kebawah.


Seperti saat ini.


Tu Long akui saat ini memang benar ia melihat ada sebuah sobekan dari bajunya bagian bawah kiri, tepatnya di bagian pinggang.


“Hmm..!! Kapan bocah itu bisa mendaratkan serangannya?” Gumam Tu Long dalam hati.


Setahunya, tubuh Ilusi Dunia tidak akan bisa di tembus oleh semua orang yang ada di alam semesta ini, walau para pendiri alam semesta ini menyerangnya bersamaan pun ia tidak akan bisa di tembus kecuali mereka tahu dimana titik lemahnya.


“Hmm..!! Apakah bocah itu tahu dimana titik lemah Ilusi Dunia ya?” Gumam Tu Long kini menggaruk kepalanya yang tidak gatal sambil melirik ke beberapa orang yang kini melihatnya dari kejauhan.


“Hehe,, rupanya ada makanan lezat di sini,” kekeh Tu Long.


Namun saat ia akan pergi, terdengar sebuah suara.


“Karena kau kalah, maka kau tidak boleh sesuka hati mulai saat ini selama 1 hari, tentu akubsebagai pemenang kau harus menurutinya.”


“Bocah licik, kurang ajar, bangs*t, akan aku cincang dirimu,” raung Tu Long di dalam hatinya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


Melihat wajah Tu Long yang cemberut, Cen Tian, Lang Zai, Xiao Lee Tan dan Guan Shen Ju seketika tertawa terbahak-bahak.


Apalagi tawa Cen Tian di sertai kebahagiaan tiada dua.

__ADS_1


__ADS_2