Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Menerobos Kaisar Dewa 9 Awal dan Pergi Meregangkan Otot


__ADS_3

“Tidak akan ku sia-siakan apa yang telah kalian berikan, akan ku jaga Tuan Muda Bai Han dengan segenap jiwa dan ragaku.” Sambung Bo Wuhan penuh tekad.


Ia sadar hanya Bai Han saja yang tersisa dari keluarga inti Tuan-nya saat ini. Jadi satu-satunya tujuannya adalah melindungi Tuan muda Bai Han-nya beserta keluarganya.


***


Jauh di Dimensi Binatang Buas.


Dua Raja Binatang Buas, Raja Singa Emas dan Raja Beruang Es kini terlihat duduk santai tidak jauh dari pintu masuk Dimensi tersebut.


Krak..!!


Krak..!!


“Hemm..!! Pintunya sudah mengalami keretakan, hanya menunggu hari saja baru pintu ini akan hancur sepenuhnya,” ucap Raja Beruang Es melirik Raja Singa Emas.


“Huuf,, aku tahu yang kau khawatirkan, aku pun juga begitu, tapi apa boleh buat, kita harus menjaga Dewa kita tetap aman dalam meningkatkan kekuatannya di dalam gua.” Terdengar helaan nafas dari Raja Singa Emas.


“Tugas kita di sini harus bertahan dalam menahan musuh yang masuk, kita juga harus melindungi rakyat kita, jika kita tidak bisa bertahan, maka rakyat kita akan mati juga, aku tak mau Ras kita musnah, setidaknya ada tersisa satu saja untuk meneruskannya nanti, jadi tetaplah yakin kita bisa.” Sambung Raja Singa Emas dengan tatapan mata serius.


Raja Beruang Es pun mengangguk, keraguannya langsung sedikit berkurang saat ini, ia yakin jika musuh yang ada di luar sangatlah kuat, karena pintu masuk saja bisa mereka hancurkan, apalagi mereka. Itulah yang membuat Raja Beruang Es selalu tidak yakin apakah ia mampu atau tidak.


***


Wung..!!


Wung..!!


“Hemm..!! Tinggal sedikit lagi akan selesai,” ucap sosok manusia kabut melirik ke arah Bai Han, Bai Da Xing dan Lan Yuheng.


Spirit Kera Surgawi dan Spirit Petir Sugawi langsung mengangguk di sertai terlihat tidak sabar menanti.


Karena jika Tuan mereka masing-masing berhasil menyerap energi khusus ini, maka mereka yakin setidaknya yakin jika Bai Han, Bai Da Xing dan Lan Yuheng mampu mengendalikan kekuatan mereka sampai 50% dan itu otomatis mereka mampu mengendalikan Spirit mereka dalam menjaga kesadaran tetap utuh selama beberapa hari saat bertarung nantinya.


Wung..!!


Kembali suara dengungan terdengar kini dari dalam tubuh Lan Yuheng.


Bam bam bam..!!


Tak lama terdengar suara ledakan beruntun dari dalam tubuh Lan Yuheng hingga mencapai Kaisar Dewa ⭐ 9 Awal.

__ADS_1


“Hemm..!! Ini,” mata Lan Yuheng sedikit melotot saat merasakan kekuatannya saat ini.


Haha haha haha..!!


Lan Yuheng langsung tertawa lantang. “Kini aku bisa memukul kepala Monyet-” Kata-kata Lan Yuheng seketika terhenti saat mendengar suara ledakan beruntun tepat di sampingnya.


Bam bam bam bam..!!


Bam bam bam..!!


Bai Da Xing langsung membuka matanya setelah selesai menyerap energi khusus yang ada di sekitarnya.


Pandangan Bai Da Xing langsung mengarah ke kakaknya Yuheng dengan seutas senyum menyeringai. Terlebih Bai Da Xing terlihat menikmati ekspresi kakaknya yang kini memasang wajah jelek.


“Hehehe,, Kenapa kau tidak meneruskan ucapanmu tadi kak, aku dapat mendengarnya loh,” kekeh Bai Da Xing dengan nada mengejek di sertai provokasi.


Krak krak..!!


“Uurgh,, tubuhku terasa sedikit kaki, bagaimana jika kita sedikit berolahraga sambil menunggu kakak Bai selesai,” ucap Bai Da Xing mengangkat-angkat alisnya berkali-kali.


Lan Yuheng langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain, ia sadar jika adiknya jauh lebih kuat darinya saat ini sehingga jika ia bertarung. Maka ia yakin akan menjadi samsak tinju nantinya.


Entah mengapa Lan Yuheng kini agak sedikit berpikir ke depannya akan dampak langkahnya, ia tidak lagi ceroboh seperti biasanya.


Bai Da Xing pun mau tak mau mengangguk, pandangannya pun mengarah jauh ke arah pintu masuk dan keluar Dimensi. Kekuatan Bai Da saat ini berada di tingkat Kaisar Dewa ⭐ 9 Awal, tentu saja ia bisa merasakan semua yang ada di seluruh Dimensi Binatang Buas ini. Bahkan jauh sampai keluar Dimensi ini dapat ia rasakan.


“Apa kakak merasakannya juga?” Pandangan Bai Da Xing melirik ke arah Lan Yuheng.


Mendengar pertanyaan adiknya, Lan Yuheng yang terlalu fokus akan kekuatan yang ia dapat tentu tidak peduli akan di sekitarnya.


Kini Lan Yuheng langsung mengedarkan kesadarannya. Tak lama, wajahnya menyeringai lebar sambil mengarah ke adiknya yang juga ikut menyeringai.


“Hehe,, kau tadi bertanya tubuhmu kaku bukan, tubuh kakakmu juga ini kaku, jadi ayo kita meregangkan otot-otot kita terlebih dahulu sambil menunggu saudara Bai selesai menyerap energi khususnya,” kekeh Lan Yuheng.


“Heng,, dasar licik,” dengus Bai Da Xing.


Tapi terlihat Bai Da Xing juga setuju akan ucapan kakaknya saat ini. Tak lama, mereka berdua langsung melesat keluar tanpa membuat Bai Han merasa terganggu.


Spirit Surgawi Tanpa Batas yang melihat kedua saudara Tuannya telah pergi bersama dengan Spirit mereka kembali ke tubuh tuan mereka masing-masing hanya terdiam.


“Hemm..!! Tuan juga akan selesai, jadi sudah tidak perlu lagi menjaganya,” gumam Spirit Surgawi tanpa batas kini masuk ke dalam tubuh Tuannya.

__ADS_1


Wuss..!!


***


Sementara di luar pintu masuk Dimensi, Penasehat Petinggi Menara dan Petinggi Fu Long terus menggencar dinding transparan yang ada di depan mereka dengan wajah sedikit semangat saat retakan terus melebar.


Entah mengapa mereka tidak dapat merasakan aura dari trobosan Bai Da Xing dan Lan Yuheng tadi. Jika mereka dapat merasakannya, mungkin mereka akan sedikit menahan diri dalam menggunakan energi mereka.


Bom..!!


Krak krak..!!


Duar..!!


“Hahaha,, akhirnya kita berhasil, walau kita telah mendapat pesan jika Chen Long telah berada di Dimensi Alam Kegelapan, aku takutnya itu hanya klon nya saja, jadi untuk memastikan, aku harus memeriksa seluruh area dimensi ini, terlebih banyak rekan kita tertangkap di masa lalu olehnya, aku yakin jika ia tidak akan membunuh mereka.” Ucap Fu Long sedikit mengenal sifat Chen Long.


Dret..!!


Wung..!!


Dengan cepat Fu Long dan Penasehat Petinggi Menara membuat pertahanan yang luar biasa kuat saat mereka akan masuk, mereka langsung merasakan bahaya yang akan mengancam nyawa.


Slash..!!


Jder..!!


Bom bom..!!


Mata Penasehat Petinggi Menara dan Fu Long langsung melotot saat merasakan beratnya serangan yang muncul.


Terlihat mereka di buat mundur sejauh 100 meter saat ini.


“Hoho,, kau benar Monyet nakal, musuh kita kali ini sangat kuat, artinya mereka adalah Petinggi Menara yang di rumorkan,” kekeh Lan Yuheng langsung menyelimuti tubuhnya dengan petir.


“Lawanku adalah wajah sangar tapi jelek itu,” ucap Lan Yuheng langsung mengklaim Fu Long sebagai targetnya.


Dret..!!


Wuss..!!


Melihat kakaknya melesat tanpa rencana, membuat Bai Da Xing sedikit memasang wajah jelek.

__ADS_1


“Hais, aku merasa ia sudah sedikit lebih cerdas setelah menerobos, tapi semuanya hanyalah ilusiku saja, sekali idiot tetap saja idiot,” gumam Bai Da Xing sambil melirik ke arah Penasehat Petinggi Menara.


__ADS_2