
Namun sebelum ia menggerakkan tangannya, sosok bertopeng hitam langsung mati dengan kepala yang sudah menggelinding.
“Hemm..!! Dia sangat lemah, aku mengira jika orang ini sangat kuat lantaran menggunakan topeng,” ucap sosok berjubah putih dengan tudung kepalanya untuk menutupi wajah serta menyamarkan identitasnya.
Tap tap..!!
Satu sosok berjubah putih lainnya berjalan ke arah kepala sosok bertopeng hitam.
Hap..!!
Saat tangan sosok berjubah putih memegangi topengnya, secara tiba-tiba topeng tersebut hancur hingga berubah warna menjadi topeng merah.
“Dugaanku benar jika orang itu cukup pintar, mungkin akan lebih banyak dari mereka yang menyamarkan identitas mereka sekarang dengan menggunakan topeng samaran,” ucap sosok berjubah putih sambil melirik ke arah sosok berjubah merah dan jubah biru.
“Apa kita akan melanjutkan rencana anda Tuan muda?” Tanya sosok berjubah putih.
“Tidak perlu, dia sudah menyadari jika kita akan langsung membunuhnya,” ucap sosok berjubah biru melihat ke arah jendela. Tepatnya pandangannya tertuju ke arah sosok bertopeng kuning yang kini tersenyum tipis ke arahnya.
“Salah satu dari kalian turunlah, kalian pasti sadar akan apa yang akan kalian lakukan bukan,” ucap sosok berjubah biru dengan nada datar.
“Baik,” kedua sosok berjubah putih menjawab serempak sambil saling melirik satu sama lain.
Setelah itu satu sosok yang memiliki tubuh pendek langsung turun.
Tap tap..!!
Sosok bertopeng kuning seketika menyeringai.
“Baiklah, kita sudah mendapatkan seseorang yang akan mencoba kekuatan fisik budak Naga ini,” ucap sosok bertopeng kuning.
Para peserta yang awalnya melakukan perdebatan lantaran mereka mengklaim akan mencoba kekuatan fisik tubuh budak tersebut kini diam.
“Apakah dia bisa di percaya, aku rasa ia sangatlah lemah,” ejek salah satu seorang pria berumur 35 yang duduk di ruang VIP no 10.
“Kau bisa turun kesini bagi yang keberatan dan akan aku berikan kau kesempatan menyerangku 100 kali, namun berikan aku kesempatan menyerangmu lebih dulu hanya satu kali saja. Bagaimana?” Terdengar suara menyeramkan dari sosok berjubah putih. “Tapi jika kau langsung mati dalam satu kali seranganku, jangan menuntutku,” ejek sosok berjubah putih.
Aura dari semua orang seketika melunjak lantaran sosok berjubah putih tersebut sangat sombong dan arogan, bahkan orang-orang merasa tersindir lantaran paham jika kata-katanya tertuju ke mereka yang meragukan kekuatan sosok berjubah putih.
“Sialan,” teriak sosok pria berusia 35 tahun.
__ADS_1
Brak..!!
Dengan cepat ia menghancurkan jendela yang ada di depannya lalu melesat turun.
Dret..!!
Tatapannya langsung tajam di sertai aura membunuh yang pekat keluar dari tubuhnya.
Sosok berjubah putih hanya diam sambil melirik ke arah sosok bertopeng kuning yang menjadi pembawa acara. Ia sadar jika sosok bertopeng kuning ini memang menginginkan hal seperti ini dari awal, jadi ia dengan senang hati mengikuti permainannya. Terlebih ia juga bisa mengurangi musuh-musuhnya.
“Hoho,, baiklah, kalian semua menjadi saksinya, kalian juga sudah mendengar perjanjiannya bukan. Jadi tanpa basa basi, mari kita mulai dengan Tuan berjubah putih menyerang lebih dulu dan Master Sekte Angin Hitam bertahan.” Ucap Sosok bertopeng kuning tersenyum lebar.
Dret..!!
Dret..!!
Master Sekte Angin Hitam langsung mundur serta mengeluarkan Tombaknya dan di arahkan ke wajah sosok berjubah putih. “Hehe, bersiaplah menerima kematianmu, karena serangan lemahmu tidak akan berdampak di diriku ini,” ejek Master Sekte Angin Hitam yang memiliki kekuatan di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 6 Ahir.
Sementara sosok berjubah putih, sampai saat ini tidak ada yang mengetahui tingkat kultivasinya yang sebenarnya, bahkan sosok bertopeng kuning hanya merasakannya samar-samar. Tapi sosok bertopeng kuning sadar jika dirinya jauh lebih kuat.
Sosok berjubah hitam hanya tersenyum di balik tudungnya, tak lama tangannya munjulur ke arah depan.
Dret..!!
Blush..!!
“Sudah selesai,” ucap sosok berjubah putih sambil membalik badan.
Sementara bola energi berbentuk kelereng yang melesat ke arah kepala Master Sekte Angin Hitam kini terlihat panik lantaran tidak bisa melihat kecepatan bola energi tersebut.
“Ti..Tidak, ampuni hidup-”
Bom..!!
Sebelum Master Sekte Angin Hitam menyelesaikan ucapannya, kepalanya lebih dulu meledak.
Para peserta lelang, khususnya para Master Sekte Besar hanya bisa membelalakkan mata mereka dengan tubuh bergetar hebat.
“I..Ini siapa dia? Mengapa aku baru melihat ada sosok sekuat ini selain pembawa acara yang tak lain pemilik Rumah Lelang ini?” Ucap sosok Master Sekte Besar Naga Emas.
__ADS_1
Bukan hanya dia saja, banyak dari para Master Sekte Besar bergumam dalam hati dan menyesal telah karena mencoba memusuhinya.
Namun tak banyak dari mereka yang tanpa malu menginginkan aliansi dengannya.
“Woah, anda sangat hebat Tuan, apakah kita bisa berbicara pribadi setelah lelang ini berahir,” teriak Master Sekte Kapak Dewa tanpa malu. Padahal ia juga yang ikut beberapa waktu meneriakinya dengan berbagai ejekan.
“Heng,, sungguh otak batu, di mana rasa malu mu,” ejek Master Sekte Awan Suci. “Tuan, jangan turuti permintaannya, dia itu orang yang tak tahu malu, padahal tadi dia ikut mengejekmu, tapi jika itu kami, kami tidak pernah ikut campur masalah apapun, dan jika anda berkenan, bisakah saya menemui anda setelah lelang berahir.” Sambung Master Sekte Awan Suci mengejek Master Sekte Kapak Dewa, di satu sisi ia juga langsung mengajak sosok berjubah putih.
“Apa-apaan kau tua bangka, mana buktinya kami tadi ikut-ikutan, bukankah hanya Master bodoh yang mati itu saja yang mengejeknya,” dengus Master Sekte Kapak Dewa berkilah.
Ia tidak mengetahui dari ruangan mana sosok berjubah putih ini berada, jika ia tahu. Maka ia pasti akan ketakutan setelah dari awal mencoba memusuhinya. Kini Master Sekte Kapak Dewa melihat ke arah sosok berjubah putih dengan mata bersinar layaknya anjing penjilat.
Para Master Sekte Besar yang melihat itu langsung mendengus jijik melihatnya. Tapi Master Sekte Kapak Dewa hanya acuh.
Sementara sosok berjubah putih hanya diam saja. “Hemm..!! Aku tidak berniat bertemu dengan orang-orang lemah seperti kalian, berkaca saja lebih dulu sebelum ingin bertemu denganku,” ucap sosok berjubah putih secara terang-terangan melontarkan ejekan.
Wajah Master Sekte Kapak Dewa dan Master Awan Suci seketika berubah memerah menahan amarah.
“Ka..Kau, jangan menyombongkan dirimu karena kau lebih kuat, suatu saat nanti kau akan mendapatkan karmanya bajingan,” teriak Master Sekte Kapak Dewa langsung mencerca sosok berjubah putih.
Sosok berjubah putih hanya acuh.
Tap tap..!!
“Apakah aku bisa mencoba kekuatan fisik orang ini?” Tanya Sosok berjubah putih melihat ke arah sosok bertopeng kuning.
“Hehe tentu saja Tuan, silahkan.” Ucap Sosok bertopeng kuning menjulurkan tangannya mengarah ke Tu Long yang saat ini di ikat di sebuah pilar kayu.
Sosok berjubah putih pun langsung melangkah ke arah Tu Long yang masih memejamkan matanya.
“Hemm..!! Aku tak menyangka jika Tuan ini terluka jauh lebih parah dari yang aku duga.” Gumam Sosok berjubah putih.
Tanpa basa basi tangan sosok berjubah putih langsung di aliri oleh energi yang sangat padat murni serta kuat.
Blush..!!
Angin besar seketika berhembus menghempaskan apa saja yang ada di sekitarnya.
Saking kuatnya, kaca-kaca kristal yang ada di seluruh Ruangan VIP dan VVIP langsung pecah kecuali yang telah di perkuat perisai.
__ADS_1
“Si..Sialan, ini kuat sekali, apakah dia berniat membunuh Paman Tu,” umpat Duan Du yang seketika menjadi panik.