
Setelah menepis serangan diam-diam sosok Bayangan yang tiba-tiba muncul. Barulah Chen Long menggerakkan tubuhnya ke samping.
Duar..!!
Bai Han yang melihat Chen Long bisa menghindari serangan bayangan dan serangannya di saat bersamaan tidak menyerah begitu saja.
Dengan cepat Bai Han kembali memutar tubuhnya dan menginjak lantai gua dengan kaki kiri dan kaki kanannya yang masih di udara kini mengarah ke Chen Long.
Bam..!!
Tangan kiri Chen Long langsung mencengkram kaki kanan Bai Han.
“Kau masih lemah, kembalilah ke gua utama lalu setelah itu baru kau melawanku lagi, aku yakin kau tidak akan menyesal dengan apa yang aku perintahkan ini,” ucap Chen Long dengan nada tenang.
Tapi Bai Han tetap tidak bergeming akan semua yang Chen Long ucapkan. Terlihat mata Bai Han berubah menjadi tenang, dari yang tadinya seperti Binatang Buas yang ingin menerkam mangsa menjadi sebuah air danau yang tak pernah di sentuh.
Tap tap..!!
Bai Han langsung mundur dua langkah untuk menjaga jarak.
Melihat Bai Han mundur dan kembali menjadi tenang membuat Chen Long sedikit lega. Tapi tak lama ia langsung memasang kuda-kuda saat Bai Han menjadi serius ingin bertarung melawannya, bukan karena takut terluka atau sejenisnya. Melainkan karena instingnya merasa ini sedikit tak mudah terlihat hanya dengan mata telanjang saja.
Dret..!!
Pedang Bai Han yang sudah di selimuti energi alam, bersamaan dengan 4 manusia energi kini berada di samping kini kanan Bai Han telah ikut memasang kuda-kuda yang sama dengan Bai Han.
“Tubuh Tanpa Batas, Hukum Alam kedua.”
“Tebasan Kematian Tanpa Batas.” Gumam Bai Han.
Saat Bai Han mengayunkan pedangnya bersamaan dengan manusia energi yang ia ciptakan. Terlihat seolah-olah Bai Han mengayunkan pedangnya dari atas ke bawah sangatlah lambat.
Tapi untuk Chen Long, ia seolah tidak melihat Bai Han menggerakkan pedangnya. Karena hal inilah yang membuatnya langsung serius beberapa waktu lalu.
Dret..!!
Wuss..!!
Bilah pedang langsung muncul tepat di depan Chen Long, hal tersebut membuat Chen Long sedikit terkejut.
Duar..!!
Ledakan besar seketika menggema saat serangan Bai Han mengarah ke Chen Long dan menyebabkan asap mengepul di tempat Chen Long.
Tak lama setelah asap menghilang, sebuah perisai energi transparan langsung menyelimuti tubuh Chen Long.
Bertepatan dengan itu, Bai Han muncul tepat di depan Chen Long dengan wajah datar.
Wuss..!!
__ADS_1
Crash..!!
Pedang yang Bai Han ayunkan mampu di hindari dalam seperkian detik oleh Chen Long.
Saat pedang Bai Han masih terayun di samping Chen Long, Bai Han pun mengubah alur pedangnya ke samping.
Slash..!!
Trank..!!
Bom..!!
Tanpa sadar Chen Long di dorong mundur akibat ayunan pedang Bai Han. Hal tersebut membuat Chen Long sedikit melototkan matanya.
Saat Chen Long masih terkejut, ia tidak sadar jika Bai Ha sudah ada di sampingnya.
Bai Han kini terlihat jauh berbeda dari biasanya, ia seolah tidak mempunyai emosi saat ini.
Dengan cepat Bai Han mengayunkan pedangnya yang telah di selimuti energi alam.
Slash..!!
Lunjakan energi dari bilah pedang Bai Han membuat area di sana sedikit berguncang.
Dret..!!
Bom..!!
“I..Ini, apakah aku masuk ilusi,” gumam Chen Long dalam hati, tapi dengan cepat ia menggelengkan kepalanya karena yang ia lihat tadi adalah sebuah kabut yang membuat pandangannya buyar di sertai membuat dirinya banyak berpikir.
Blush..!!
“Aku tarik ucapanku yang tadi, kini aku akan menggunakan 70% kekuatanku,” ucap Chen Long langsung mengeluarkan tekanan jauh lebih besar dari sebelumnya.
Bersamaan dengan itu, Bai Han muncul dalam dari bayangan milik Chen Long.
Slash..!!
Trank..!!
Chen Long pun langsung menangkap pedang Bai Han, terlihat tangan Chen Long sedikit bergetar di sertai mengeluarkan darah saat menahan tebasan Bai Han. Padahal ia sudah menyelimuti tangannya menggunakan energi alam di sekitar.
“I..Ini, ada yang salah,” gumam Chen Long menatap serius mata Bai Han yang tanpa emosi.
“Ia kehilangan kesadaran,” gumam Chen Long terkejut luar biasa. “La..Lalu siapa menggerakkan tubuhnya?” Sambung Chen Long.
Sementara Bai Han yang pedangnya di tahan langsung membuat pedang energi di tangan kirinya lalu di ayunkan dengan santai. Seperti biasa, ayunan Bai Han sangatlah lambat, tapi tetap saja itu tidak mampu di lihat oleh Chen Long. Chen Long hanya merasakan instingnya dalam bahaya sehingga ia bereaksi dengan cepat.
Clash..!!
__ADS_1
Mata Chen Long lagi-lagi melotot tak percaya saat melihat pipi kirinya terluka dan kini meneteskan darah.
“Apa yang sebenarnya terjadi dengan anak ini?” Bukannya marah karena terluka, Chen Long malah semakin penasaran, terlebih lagi ia merasa tidak mungkin Bai Han dapat melukai tubuhnya dengan kekuatan Bai Han saat ini.
Bahkan jika ia menggunakan 50% kekuatannya pun tidak mungkin ia terluka dengan kekuatan penuh Bai Han. Tapi saat ini ia telah menggunakan 70% kekuatan dan ia terluka oleh serangan Bai Han yang terlihat tidak menggunakan energi dalam jumlah besar.
Wuss..!!
Saat Chen Long lagi-lagi di buat melamun, ia tidak menyadari jika Bai Han kini mendekatkan kepalanya.
Bam..!!
Tubuh Chen Long langsung terhempas sejauh 200 meter lebih.
Dret..!!
Bai Han kembali muncul, namun kini ia tidak menggunakan senjata, melainkan hanya tangan kosong.
Kini telapak tangan Bai Han dengan lambat mengarah ke dada Chen Long.
Bam..!!
Uhuk..!!
Chen Long seketika memuntah seteguk darah. “Apa yang sebenarnya terjadi, dan siapa kau?” Tanya Chen Long kini menatap tajam Bai Han dengan tubuh setengah sedikit membungkuk.
Tapi pertanyaan Bai Han sama sekali tidak di jawab oleh Bai Han. Bai Han terlihat tenang tanpa ekspresi.
Wuss..!!
Bai Han muncul di depan Chen Long. Tapi kini ia tidak menyerang.
Tak lama tangan Bai Han terayun dari atas ke bawah.
Blush..!!
Tak lama pandangan Chen Long yang tadinya tertutupi kabut putih kini telah kembali normal.
“I..Ini, apakah tadi itu ilusi?” Gumam Chen Long tidak mengingat apa yang telah terjadi tadi, tapi ia yakin ada sesuatu yang terjadi, lantaran ia merasakan tubuhnya kini sakit. Ia juga melihat ke arah dadanya yang nyeri.
Karena terlalu fokus ke dirinya sendiri, ia tidak sadar jika di bawah kakinya Bai Han tengah terbaring.
“Eeh, Han'er,” ucap Chen Long kini mengangkat Chen Long dengan benang energi.
“Apa yang sebenarnya terjadi tadi? Apakah akiu telah memukul Bai Han hingga ia pingsan?” Gumam Chen Long merasa ada yang janggal.
Chen Long tentu tidak mengingatan dirinya saat bertarung dengan Bai Han tadi hingga di buat terluka. Ingatan terahir yang ia ingat hanya saat Bai Han menyerangnya dari atas dan dari bawah.
“Huuff,, lupakan, nanti saja aku bertanya saat Han'er telah sadar, apa yang sebenarnya terjadi tadi. Aku memang samar-samar mengingat karena pandanganku di tutupi oleh kabut.”
__ADS_1
“Namun saat itu aku merasa hanya berdiri di tempat saja tanpa melakukan apapun,” gumam Chen Long langsung melesat ke mulut gua, dimana semua keluarga Bai Han telah berkumpul.
Wuss..!!