Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Menyedot Semua Energi Serangan Musuh


__ADS_3

“Semuanya mundur, jika kalian tidak ingin terluka,” Long Yuan langsung berteriak kencang saat melihat ke arah atas.


Seketika semua pasukan yang Tu Long pimpin mundur, tidak hanya mereka saja, sisa pasukan dari musuh juga mundur.


Mereka sadar jika tetap berada di tempat pertarungan, maka mereka akan mati saat terkena dampak pertarungan yang ada di atas mereka.


Kini hanya keluarga Bai An saja yang masih berada di sana.


Tap tap..!!


Mereka semua berkumpul sambil memandang ke atas.


“Sialan, kenapa mereka tidak bertarung di tempat lain saja. Sungguh menganggu,” ucap Cen Tian dengan nada kesal.


“Otakmu hanya harta saja paman Tian, tapi apa yang kau ucapkan ada benarnya, mereka telah menganggu latihan kita,” sambung Bai Han cemberut.


Satu persatu dari keluarga Bai An kini mengutuk para penguasa dan jendral yang ada di depan mereka.


Lebih-lebih Gou Long, mereka semua ingin sekali menghajar Gou Long karena ia adalah pengacau yang sebenarnya menurut mereka.


Wuss wuss..!!


Mo Hung bersama dua Jendral Ras Half Giant Dragon muncul.


“Ayo pergi dari sini, Tuan Bai telah menunggu kalian di sana,” ucap Mo Hung.


Seketika mereka semua sadar jika teringat akan Bai An. Karena saking semangatnya, mereka sampai melupakan Bai An dan yang lainnya.


“Ayah,” teriak Xie'er pertama kali sadar, dengan segera ia melesat ke tempat ayahnya.


Wuss..!!


Bruk..!!


Dengan senyum bahagia Xie'er kini bergelantungan di punggung belakang ayahnya.


“Xie'er kau sudah menjadi gadis remaja, berhentilah seperti ini, nanti akan ada yang menertawakanmu,” ucap Bai An menghela nafas lembut.


“Humm..!! Siapa yang berani menertawakan Xie'er?” Tanya Xie'er memasang wajah cemberut sambil melihat keluarganya satu persatu.


Semua laki-laki seketika memandang ke arah pertarungan, sementara para wanita hanya tertawa kecil.


“Xie'er jangan ganggu ayahmu dulu.”


Tap tap..!!


Ling Mei langsung datang ke arah Xie'er sambil menyeret Duan Du yang kini memasang wajah sedih.

__ADS_1


“Tidak nek, ayah tidak terganggu. Benar kan ayah,” ucap Xie'er kini turun sambil memandang ayahnya dengan mata berkaca-kaca.


Karena tidak tega, Bai An tentu tidak ingin putrinya sedih jika ia menjawab terganggu.


“Benar bu, Xie'er tidak menganggu kok, An'er malah senang jika Xie'er tidak membenci ayahnya yang jarang bersamanya.”


Wajah Xie'er seketika berbunga-bunga. “Tuh kan, nenek saja yang tidak suka Xie'er dekat dengan ayah,” celetuk Xie'er kembali naik ke punggung ayahnya dengan wajah bahagia.


Ling Mei hanya bisa menggelengkan kepalanya. “Huuff,, An'er kau terlalu lunak kepada putra putrimu sehingga mereka manja,” gumam Ling Mei dalam hati.


Tapi Ling Mei juga tidak terlalu mempermasalahkannya asal mereka semua tidak terlalu berlebihan.


Wuss..!!


Dengan santai Ling Mei melepas Duan Du dari dekapan lengannya.


“Du'er sekarang akan bersama ibu, ibu akan mengajarinya sopan santun, apakah An'er tidak keberatan?”


Bai An langsung melirik ke arah ibunya, setelah itu ia melirik ke arah Duan Du yang kini memasang wajah menyedihkan serta menatap Bai An untuk meminta bantuan.


“Hmm..!! Untuk saat ini jangan dulu bu, An'er sangat membutuhkan Du'er di saat-saat seperti ini,” ucap Bai An yang langsung membuat Duan Du memiliki harapan lepas dari semua wanita mengerikan yang mengelilinginya.


Ling Mei mengangguk ringan, ia juga paham akan keadaan, dan kini ia langsung meminta masuk bersama semua wanita dan anak-anak ke dalam dunia jiwa milik Bai An.


Tapi Bai An langsung mengatakan jika ia telah menemukan tempat yang tepat untuk menetap sementara.


Setelah menyuruh Mo Hung dan beberapa Jendral Ras Half Giant Dragon membawa keluarganya ke dimensi buatan Gou Long.


Pandangan semuanya mengarah ke serangan gabungan musuh yang memiliki kekuatan luar biasa. Lalu mereka mengarah ke Gou Long.


Gou Long kini tersenyum lebar layaknya orang gila.


“Hahaha inilah yang aku tunggu-tunggu, ayo kerahkan semua kekuatan penuh kalian,” teriak Gou Long langsung memprovokasi semua musuhnya.


Dreet dreet..!!


Berbagai serangan terkuat milik musuh kini muncul lalu melesat ke arah Gou Long yang terlihat masih santai.


Guncangan serta wilayah tempat mereka bertarung langsung mengalami keretakan saat serangan gabungan musuh mendekati Gou Long.


Blush..!!


“Hehe mari kita ikuti cara Tuan Bai tadi,” kekeh Gou Long dalam hati.


Tubuh Gou Long semakin membesar, duri-duri di tubuh Gou Long juga semakin memanjang, tak lama duri-duri tersebut berubah menjadi kepala Naga.


Walau bentuknya sedikit menjijikkan karena seluruh tubuh Gou Long muncul kepala Naga, ia tidak mempermasalahkannya.

__ADS_1


Mata Gou Long langsung terpejam, ia kini sedang mengosongkan seluruh energi yang berada di dantiannya dan lautan energinya.


Setelah membuangnya ia membuka matanya dengan wajah pucat.


Jarak antara serangan gabungan musuh dengan dirinya kini hanya beberapa ratus meter.


“Serap semuanya,” teriak Gou Long memerintahkan seluruh kepala Naga yang ada di tubuhnya.


Seolah paham ucapan Gou Long, mulut-mulut Naga tersebut mengeluarkan cahaya kegelapan.


Tak lama sedikit demi sedikit serangan gabungan energi dari musuhnya mulai terserap.


Walau begitu muncul darah dari mulut, hidung, mata, Gou Long.


Urgh..!!


“Ternyata benar ini sangat beresiko seperti yang Tuan Bai katakan, tapi tidak ada yang instan jika ingin kuat,” gumam Gou Long mempertahankan dirinya dan mulai fokus menyerap serangan musuh semaksimal yang ia mampu.


Sementara para penguasa yang melihat itu memasang wajah jelek.


Saat ini mereka sadar akan langsung mati. Tapi mereka juga berniat untuk membunuh Gou Long lebih dulu sebelum mereka mati.


Dan ada juga yang berharap bala bantuan dari Wilayah Tengah tiba.


“Sialan, cepat kita bunuh dia, saat ini ia tidak memiliki kekuatan apapun selain kekuatan fisik,” teriak Raja Iblis Monyet.


“Sial aku sudah tidak mempunyai energi,” teriak salah satu Jendral mengutuk dirinya yang begitu bodoh telah menggunakan seluruh energinya.


Hanya beberapa saja yang terlihat mampu bergerak, mereka pun mencoba melesat ke arah Gou Long.


Tapi sebelum mereka bergerak.


Muncul Duan Du serta Gou Han dengan seringai lebar. “Hahaha,, ada gunanya juga kita menunggu saudara Du, kita hanya memetik hasilnya saat ini,” ucap Gou Han tertawa bahagia.


Wajah para penguasa Wilayah langsung jelek. “Sialan kalian semua sangat licik,” teriak Raja Iblis Monyet langsung menerjang ke arah Gou Han.


Wuss..!!


Sebuah bayangan lebih muncul di belakang Raja Iblis Monyet setelah ia melangkah dua atau tiga langkah.


Wungg..!!


Tubuh Raja Iblis Monyet seketika tersedot oleh Bayangan milik Duan Du setelah itu bayangan tersebut kembali ke pemiliknya.


Gou Han yang melihat itu hanya bertepuk tangan bahagia. “Haha aku juga ingin seperti itu,” teriak Gou Han.


Gou Han langsung dalam wujud aslinya setelah itu duri-duri di tubuh Gou Han membentuk mulut lalu menyedot semua penguasa maupun jendral musuh yang saat ini mencoba melarikan diri.

__ADS_1


Sreett..!!


Setelah menyedot mereka pandangan Gou Han mengarah ke beberapa musuh yang berhasil selamat.


__ADS_2