Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Melawan Binatang Iblis Tingkat Kaisar Dewa 6 Puncak


__ADS_3

Tak lama, suara teriakan ampunan kembali terdengar dan dalam sehari, suara teriakan ini biasa terjadi 10 sampai 15 kali.


***


Wuss..!!


Crash.. Bom..!!


Goarr..!!


Suara raungan terdengar saat pedang Energi Bai Han menyayat tubuh Binatang Iblis dan meledakkannya tepat saat bersentuhan kulit.


“Sekarang,” teriak Bai Han.


Bai Zhan dan Ling Yin pun langsung bergerak serempak.


“Teknik gabungan Ying Yang,” teriak Bai Zhan dan Ling Yin bersamaan.


Dret..!!


Tak lama muncul pusaran api dan air dari pedang keduanya lalu melesat ke arah Binatang Iblis yang ada di depannya.


Duarr..!!


Goar..!!


Binatang Iblis yang setingkat Kaisar Dewa ⭐ 6 Puncak seketika meraung.


Gerr..!!


Dengan cepat Binatang Iblis tersebut menyetabilkan tubuhnya agar tidak terjatuh.


Tepat saat pandangan matanya mengarah ke depan, dua bilah pedang energi dalam jarak kurang lebih 10 inci sudah ada di depan matanya.


“Meledak,” teriak Bai Han.


Bom bom..!!


Tubuh Binatang Iblis tersebut langsung terhempas jauh ke belakang, bukan hanya dia saja. Bahkan Bai Han dan kedua kakeknya ikut terhempas saat kedua pedang energi Bai Han meledak tidak jauh dari tempat mereka.


Uhuk..!!


“Sial, apakah Binatang aneh itu sudah mati,” ucap Ling Shen memuntahkan seteguk darah.


“Aku rasa ia sudah mati, jika tidak mati, maka setidaknya ia sekarat,” sambung Bai Zhan kini mulai bangkit.


Berbeda dengan kedua kakeknya, Bai Han kini menatap tajam ke arah kepulan asap bercampur debu.


“Dia masih hidup dan tidak mendapat luka serius,” ucap Bai Han dengan nada serius.


“Apaaa?” Teriak Bai Zhan dan Ling Shen serempak dengan tatapan mata tak percaya.


“Mundur,” teriak Bai Han langsung menghempaskan kedua kakeknya.


Tepat setelah Bai Han menghempaskan kedua kakeknya.

__ADS_1


Gerr..!!


Binatang Iblis muncul dalam bentuk yang berbeda dan aura jauh lebih menjijikkan dari sebelumnya.


Crash..!!


Duar..!!


Bai Han dengan cepat melempar tubuhnya ke arah kiri saat merasakan bahaya.


“Sial, serangannya sangat cepat," gumam Bai Han langsung membuat pedang energi dan menggenggamnya menggunakan tangan kirinya.


Bom..!!


Dengan cepat Bai Han Pedang kayu dan pedang energinya untuk menahan cakar dari Binatang Iblis tersebut.


“Sangat berat,” gumam Bai Han kini terlihat sedikit goyah saat berdiri.


Ia juga mengedarkan kesadarannya karena tidak mampu memprediksi pergerakan Binatang Iblis yang kini terus berputar-putar di sekelilingnya.


Wuss..!!


“Kanan,” gumam Bai Han membungkukkan badan sambil mengayunkan tangan kananya ke arah atas dan tangan kirinya ke arah bawah.


Trank..!!


Crash..!!


Bom bom..!!


Pedang energi langsung meledak tepat di kaki Binatang Iblis dan pedang kayu langsung menahan serangan Binatang Iblis.


Uhuk..!!


“Urgh,, sial, dia sangat kuat dan tidak memberikanku kesempatan menyembuhkan diri menggunakan Energi Tanpa Batasku,” gumam Bai Han kini melihat Binatang Iblis yang kakinya terluka, namun tetap melesat ke arah Bai Han.


Wuss..!!


Duar..!!


Duar..!!


“Hei idiot, apakah kau melupakan kami,” dengus Bai Zhan dengan wajah dingin.


Tap tap..!!


“Terimakasih telah memberikan kami kesempatan memulihkan diri,” ucap Ling Shen membantu Bai Han bangkit.


Bai Han pun mengangguk sambil menyelimuti tubuhnya menggunakan energi alam.


Tidak sampai beberapa detik, luka-luka telah pulih. Beruntung ia sama sekali belum menggunakan energinya yang tersimpan di dalam dantiannya. Jika tidak, ia yakin mungkin telah kehilangan kesadaran.


“Dia kuat kakek, walau tingkat kultivasinya setara dengan Kaisar Dewa ⭐ 6 Puncak, tapi daya serangnya setara dengan Kaisar Dewa ⭐ 7 Puncak, bahkan lebih dari itu menurutku.” Ucap Bai Han memberitahu kedua kakeknya setelah menganalisa.


“Hemm..!! Jadi bagaimana menurutmu Han'er?” Tanya Bai Zhan.

__ADS_1


“Apakah kita akan melawannya sampai bisa membunuhnya? Atau melanjutkan perjalanan?” Sambung Ling Shen melirik ke arah Bai Han.


“Kita akan melawannya hingga mampu membunuhnya, ini juga akan melatih kita nantinya untuk kedepannya,” ucap Bai Han dengan tatapan mata tenang.


Pandangan Bai Han kini mengarah ke Binatang Iblis yang mundur ke titik di mana pusat rantai yang mengikat kakinya berada.


“Ternyata seperti itu, ini seperti milik ayah yang pernah menggunakan Domain saat bertarung untuk menjebak musuhnya di areanya sendiri tanpa bisa melakukan perlawanan. Tapi ini sedikit berbeda dengan Domain.” Ucap Bai Han menyadari ada yang tidak beres saat melihat Binatang Iblis mundur.


“Apakah kau menemukan sesuatu Han'er?” Tanya Ling Shen.


“Benar kakek, selama ini kita tidak merasakannya sat bertarung.” Ucap Bai Han menunjuk ke arah area sekitar Binatang Iblis.


“Lihatlah dalam jarak 10 meter di sekeliling Binatang Aneh itu, itu mirip sebuah Domain, namun bukan Domain, apakah kakek tahu apa sebenarnya energi aneh yang mengelilinginya itu?” Tanya Bai Han melirik ke arah ke kedua kakeknya.


“I..Itu, itu adalah Domain Alami,” ucap Bai Zhan dengan nada terkejut saat tersadar. Jika tidak di beritahu oleh Bai Han, mungkin ia tak akan melihatnya.


“Domain alami adalah Domain yang tidak akan hilang selamanya, itu alami akan terus selamanya berada di sekitar penggunanya. Beruntung itu hanya sejauh 10 meter, jika tidak, kita tidak akan mampu menang melawannya walau kita bertiga berada di tingkat yang sama dengannya. Terlebih Domai Alami layaknya sebuah penyembuh bagi penggunanya, di samping terus bisa menyembuhkan diri, ia juga bisa memprediksi serangan musuh yang berasal dari mana saja dalam jarak 10 meter.” Sambung Bai Zhan menjelaskan.


“Beruntung yang kita lawan saat ini tidak terlalu cerdas, jika ia cerdas, maka kita mungkin sudah lama mati.” Balas Ling Shen.


Mendengar itu, Bai Han langsung merenung. “Pantas saja selama kita bertarung melawan Binatang Aneh ini, ia terlihat tidak pernah takut dan tidak pernah terluka setelah menyerangnya.” Ucap Bai Han.


“Jadi, berapa lama waktu pemulihannya setelah kita melukainya?” Tanya Bai Han melirik kedua kakeknya.


“Aku rasa jika Domain Alaminya sejauh 10 meter, bisa jadi membutuhkan waktu paling lama 10 detik dan tercepat 5 detik.” Jawab Bai Zhan.


Bai Han langsung mengajak kedua kakeknya mundur saat mendengar jika waktu pemulihannya secepat itu.


...


Sementara Binatang Iblis hanya diam sambil menatap tajam ketiga manusia yang berjarak 200 meter dari tempatnya.


“Sialan para manusia ini, aku tak menyangka jika kerja sama mereka sangat kompak. Terlebih dengan kekuatan yang jauh di bawahku, mereka mampu memberikan luka yang sangat besar. Beruntung dahulu pengembangan Menara jauh lebih cepat sehingga membuatku bisa memiliki Domain Alami sebelum di tangkap Chen Long sialan itu,” gumam Binatang Iblis kini terlihat telah memiliki kesadaran.


“Jika saja aku tidak di rantai, sudah lama aku membunuh kalian semua,” dengus Binatang Iblis kini mulai bangkit saat melihat kedatangan Bai Han dan kedua kakeknya dengan kecepatan penuh mereka.


Dret..!!


Bai Han langsung menerjang tepat ke arah Binatang Iblis.


“Teknik Asura Tebasan Ganda,” teriak Bai Han.


Blush..!!


Kedua pedang Bai Han yang ia ayunkan langsung memunculkan bilah pedang yang melesat lalu menyatu menuju musuhnya.


Goar..!!


Duar..!!


Tak mau kalah Binatang Iblis menembakkan bola energi melalui mulutnya dan menyebabkan kedua serangan bentrok.


Wung..!!


Bai Han langsung muncul dalam bentuk bayangan tepat di depan musuhnya.

__ADS_1


“Teknik Asura, tebasan penghancur,” gumam Bai Han mengayunkan kedua pedangnya.


Dret..!!


__ADS_2