Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S3 Kekalahan Keluarga Bai An dan Heng Yu Turun Tangan


__ADS_3

Duan Du muncul dan langsung mengayunkan pedangnya ke arah Feng Ruan.


Feng Ruan langsung tersenyum tipis, dengan santai ia melempar tubuh Bai Chu Ye.


Duan Du yang sebenarnya telah kehilangan kesadaran atau hilang kendali secara naluri menghindari tubuh Bai Chu Ye dari pedangnya.


Sret..!!


Namun saat Duan Du menghindar, Feng Ruan muncul dari atas kepala Duan Du dan langsung mengayunkan kaki kanannya.


Bom..!!


Tubuh Duan Du langsung terlempar.


Dret..!!


Tak ingin membiarkan musuh bernafas, Tu Long yang juga kehilangan kesadaran kini muncul dan langsung mengayunkan lengan kirinya.


Wuus..!!


Trank..!!


Feng Ruan langsung menahan cakar pedang Tu Long dengan tangan kosong.


“Hemm..!! Kau cukup kuat dan kekuatanmu hampir setara dengan Dewa Surgawi ⭐ 2 Puncak, bahkan mungkin Dewa Surgawi ⭐ 3 Awal.”


“Tapi yang kau hadapi kini salah, aku di juluki Jenius Monster bukan karena pengaruh dari orang-orang yang berada di belakangku, melainkan karena kekuatanku,” ucap Feng Ruan menyeringai kejam.


Walau sadar jika musuhnya tidak sadarkan diri, tapi Feng Ruan terlihat tetap bicara.


Tak lama tangan kiri Feng Ruan yang telah di baluti oleh Hukum Api langsung tarayun ke kepala Tu Long.


Bam..!!


Tubuh Feng Ruan mundur setengah langkah akibat serangan yang muncul tepat berjarak satu meter di tempatnya berdiri.


Duan Du yang baru saja menyerang kini kembali mengayunkan pedangnya dengan membabi buta. Walau begitu, Duan Du sama sekali tidak menyetuh Tu Long yang terlihat berusaha melepaskan tangan kirinya dari cengkraman tangan kanan Feng Ruan.


Trank..!!


Trank..!!


Bom..!!


***


Jauh di Dimensi Inti, beberapa keluarga Bai An yang berhasil bertahan hidup dan selamat kini berusaha menyembuhkan keluarga mereka yang terluka parah.

__ADS_1


Salah satunya Bai Chu Ye, walau Bai Chu Ye terluka, namun lukanya tidak separah dua orang yang kini terbaring di depannya.


“Kakak, paman, kalian harus bertahan hidup,” ucap Bai Chu Ye berusaha menahan amarah dan sedih.


Bai Han dan Cen Tian kini di ambang kematian. Karena orang yang muncul, atau Feng Ruan langsung mendatangi Cen Tian dan Bai Han lalu menyerangnya.


Bai Chu Ye langsung teringat betapa mengerikannya kekuatan Feng Ruan, saking mengerikannya, ia tidak tahu kapan dirinya di serang, ia hanya melihat dirinya sudah terlempar dan terluka parah begitu saja. Bai Chu Ye pun merasa kekuatan Feng Ruan berada di Tingkat Dewa Surgawi ⭐ 3 Ahir. Itu hanya dugaannya saja, ia belum memastikan karena tidak bisa melihat tingkat kultivasinya Feng Ruan.


Bruk bruk..!!


“Tuan muda sadar lah,” teriak Lo Ei yang terlihat khawatir saat melihat Bai Chu Ye merenung sambil mengeluarkan aura yang menekan semua keluarganya.


Setelah memukul-mukul Bai Chu Ye beberapa kali, Bai Chu Ye langsung tersadar.


“Ah maafkan aku,” ucap Bai Chu Ye mencengkram erat tangannya hingga mengeluarkan darah dari sela-sela jarinya.


“Kalian semua tunggu di sini, aku akan memastikan sesuatu terlebih dahulu,” ucap Bai Chu Ye berdiri dengan sempoyongan.


“Jangan pergi Tuan muda Ye, di sini kita cukup aman karena perlindungan Perisai yang masih aktif,” ucap Lo Ei yang masih terlihat paling sehat.


Bai Chu Ye menggelengkan kepalanya. “Aku bukan pergi kesana, aku tahu batasanku.” Ucap Bai Chu Ye. “Aku akan pergi melihat Paman Gu, semoga ia lebih cepat menyerap Inti Dimensi karena paman Tu Long dan Paman Du tidak akan bisa melawan orang itu.” Sambung Bai Chu Ye.


Tanpa menunggu jawaban dari Lo Ei dan beberapa anggota keluarganya yang masih terlihat sehat, Bai Chu Ye langsung melesat ke pusat Dimensi Inti.


Wuss wuss..!!


***


Heng Yu yang terlihat memejamkan matanya, kini mulai membuka matanya.


“Hemm..!! Sampai saat ini aku tidak melihat orang yang Master cari, apakah orang tersebut telah mati?” Gumam Heng Yu menghela nafas berat.


Heng Yu memejamkan mata bukan hanya diam saja, melainkan jiwanya keluar dari tubuhnya lalu mencari keberadaan sosok yang mengenakan jubah hitam yang mirip dengan jubah yang ia kenakan.


Semua anggota keluarga Bai An sengaja tidak mengenakan jubah yang Heng Yu kenakan. Mereka tentu sengaja tidak menggunakan jubah tersebut karena saat mendengar Gu Sheng memberitahu jika ada sosok yang mengenakan jubah yang mirip dengan jubah mereka.


Entah apa yang di pikirkan Bai An dan anggota keluarganya yang tidak ingin menggunakan jubah hitam tersebut. Tapi yang pasti, semua anggota keluarga Bai An tidak ingin adanya jubah yang sama karena takut jika mereka mengenakan jubah hitam, orang tersebut berbaur dengan mereka lalu membunuh satu persatu anggota keluarga mereka.


“Rupanya pertarungan akan segera berahir,” gumam Heng Yu melihat ke arah Bai An yang saat ini di kepung oleh tiga Jenius Monster.


Kekuatan ketiganya tentu jauh di atas Bai An. Namun Heng Yu cukup terkejut melihat Bai An mampu mengimbangi ketiganya dengan ketenangan saat bertarung.


Tak lama pandangan Heng Yu mengarah ke Tu Long dan Duan Du.


Saat melihat keduanya yang hilang kesadaran dalam pertarungan. Heng Yu sedikit menyipitkan matanya. “Ini mirip dengan apa yang Master lakukan dulu saat melindungi diriku, saat kehilangan kesadaran, ia tanpa mengingat apapun langsung melindungi diriku.” Gumam Heng Yu.


Dan tanpa sengaja mata Heng Yu mengarah ke pedang yang mirip dengan pedang Masternya. “I..Itu.” Suara Heng Yu seketika bergetar hebat.

__ADS_1


Tanpa pikir panjang Heng Yu menghilang dari tempatnya bermeditasi.


Wuss..!!


***


Trank..!!


Duar..!!


Tubuh Tu Long kembali terlempar dengan luka yang semakin banyak. Namun karena telah kehilangan kesadaran, Tu Long kembali bangkit lalu melesat ke arah Feng Ruan.


Sementara Duan Du kini mengayunkan pedangnya ke arah punggung Heng Yu saat ia muncul.


Wuss..!!


Trank..!!


Sebuah perisai energi langsung menahan pedang Duan Du.


Feng Ruan tersenyum tipis. “Walau aku sedikit kerepotan melawan kalian karena tidak merasakan sakit dan terus menyerangku, itu tidak ada gunanya. Karena yang kalian lawan adalah sosok yang jauh di atas kalian, dan jika aku ingin, sudah dari tadi kalian mati di tanganku. Tapi karena perjanjian dengan Chen Long, aku hanya harus melumpuhkan kalian,” ucap Feng Ruan kini mengeluarkan sebuah pedang bewarna biru.


Tangan Feng Ruan langsung terangkat. “Hem..!! Dengan menghancurkan dantian kalian aku rasa itu cukup.” Ucap Feng Ruan.


Blush..!!


Pedang Phoenix Roh langsung bergetar saat Feng Ruan mengalirkan sedikit energinya.


Wuss..!!


Duar..!!


Uhuk..!!


Bukan Duan Du atau Tu Long yang terlempar, melainkan Feng Ruan, kini Feng Ruan terlihat memuntahkan seteguk darah dan merasakan nyeri di dadanya.


“Apa apaan ini Heng Yu,” ucap Feng Ruan langsung mundur saat melihat Heng Yu kembali melesat ke arahnya.


Wuss..!!


Heng Yu muncul, tangannya yang sudah terkepal di selimuti oleh Energi dan Hukum Angin.


Trank..!!


Bom..!!


Tubuh Feng Ruan kembali di buat mundur, hal itu membuat Feng Ruan sedikit ketakutan lantaran Heng Yu semakin kuat dari saat terahir mereka bertarung.

__ADS_1


Heng Yu kembali muncul tepat di bawah Feng Ruan, terlihat kaki Heng Yu terayun dengan kecepatan mengerikan.


“Sialan kau Heng Yu, aku akan mengingat ini,” teriak Feng Ruan langsung merobek celah dan melarikan diri.


__ADS_2