
“Hanya ini dulu yang aku sampaikan. Bubar,” ucap Boneka Kelinci langsung menghilang dari tempat duduknya.
Ke 15 orang yang masih duduk seketika saling memandang lebih dulu, setelah itu salah satu dari mereka mulai bicara.
“Jangan kecewakan Yang Mulia seperti mereka yang tidak tahu balas budi dan rasa terimakasih, dan aku akan pergi memberitahu yang lain tentang kembalinya Yang Mulai,” ucap seorang pria paruh baya berperawakan tinggi dan berotot.
Wuss..!!
Menghilangnya pria paruh baya tersebut, tak lama mereka semua pun ikut menghilang satu persatu.
Terahir, terlihat dua orang saling memandang satu sama lain, yang satu adalah Ras Binatang Buas dan satunya lagi Ras Siluman Gajah.
Saat mereka akan pergi, seketika terdengar sebuah suara.
“Kau tahu, di tempat misi yang ku jalani dulu, disana ada sebuah pepatah, yaitu Darahmu Halal Untuk Di Minum.”
Tubuh kedua Ras tersebut seketika menegang, salah satu dari mereka ingin merobek ruang. Tapi sebuah mulut lebih dulu muncul.
Goar..!!
Sreekk..!!
Tubuh kedua Ras tersebut langsung di lahap oleh sesuatu yang sangat mengerikan, ia terlihat seperti Monster, tapi bukan Monster, karena ia mirip seperti bayangan yang muncul tiba-tiba lalu menghilang seolah ia tak pernah muncul.
Sosok yang memakan kedua Ras tersebut adalah peliharaan Boneka Kelinci, Makhluk tersebut sangatlah ganas, tapi ia sangat setia dan penurut kepada Tuannya. Dan makhluk tersebut hanya satu-satunya yang hidup di seluruh Dimensi Pusat ini.
Makhluk itu biasa di sebut Shadow Hell Monster atau Monster Neraka Bayangan.
Tap tap..!!
Tatapan Boneka kelinci sangat dingin setelah dugaannya tepat. “Hmm,, salah satu dari mereka berhasil mengirim informasi,” gumam Boneke Kelinci langsung memejamkan matanya.
Beberapa detik memejamkan mata, Boneka Kelinci menyunggingkan senyum setelah tahu kepada siapa pengkhianat tersebut mengirim informasi.
“Hooh,, jika itu masih kawasan perbatasan Wilayah Inti dan Wilayah Tengah, tidak akan ada yang bisa keluar hidup-hidup kalau ingin menyebarkan berita tentang Tuan keluar dari sini.” Gumam Boneka Kelinci langsung melambaikan tangannya.
Wuss..!!
Dua manusia kelinci langsung muncul, aura dari kedua manusia kelinci tersebut sangatlah mengerikan, keduanya memiliki aura lebih kuat dari patriak Wilayah Tengah, bahkan setara dengan para master sekte Wilayah Tengah.
“Hancurkan klan Zin, jangan sisakan satupun dari mereka, karena mereka berniat untuk berkhianat dan melakukan pemberontakan,” ucap Boneka kelinci dengan nada dingin.
“Aku tidak peduli jika di antara mereka ada orang yang tidak bersalah, aku akan tetap mengikuti prinsip Tuan muda, di beri hati malah minta jantung jadi basmi saja, sebelum mereka menjadi-jadi kedepannya.” Sambung Boneka Kelinci.
Wuss..!!
__ADS_1
Kedua Boneka Kelinci langsung menghilang dari tempat mereka berlutut.
Setelah di rasa aman, Boneka kelinci langsung menghilang, ia pergi menemui murid satu-satunya.
***
Di tempat Bai An.
Selama beberapa bulan ini, Bai An dan Duan Du telah bertemu orang dari berbagai Ras dan telah membunuh sebagian dari yang mereka temui.
Sudah banyak klan maupun Ras tertentu memburu mereka karena telah membunuh anggota klan maupun anggota keluarga mereka.
Mereka pun tidak mau tahu siapa yang bersalah di sini, yang mereka tahu hanyalah membunuh kedua orang yang telah membunuh anggota klan mereka.
Tap tap..!!
Dengan santainya Bai An dan Duan Du melangkahkan kaki memasuki kota yang cukup besar.
“Berhenti, tunjukan identitas kalian?” Ucap penjaga tersebut dengan tegas.
Duan Du pun melempar token dengan identitas klan Di, yaitu salah satu anggota klan yang telah mereka bunuh beberapa saat tadi saat klan Di ingin merompok mereka.
“Hmm..!! Rupanya anggota klan Di, silahkan masuk Tuan Tuan,” ucap penjaga tersebut merubah nada suara yang tadi tegas menjadi lembut.
Bai An dan Duan Du pun masuk dengan santai.
“Kakak aku merasa klan menjijikan itu ada di kota ini,” ucap Duan Du membuka suara sambil melangkahkan kaki menuju rumah makan.
“Lalu apa? Apa aku harus bilang Woww?” Tanya Bai An menaikkan alisnya di sertai senyum tipis.
Duan Du seketika cemberut karena saat ini sifat kakaknya bukan lagi dingin atau memasang wajah datar, melainkan sifatnya sama seperti putrinya Bai Xia Xie.
“Kau ini, maksudku apakah kita tidak berkunjung dulu kesana? Seperti yang kakak beritahu tadi jika salah satu leluhur mereka ikut andil menyerang kita dulu.” Ucap Duan Du dengan nada kesal.
“Hehe,, tentu saja kita akan kesana, tapi setelah mengisi perut kita,” kekeh Bai An menjawab asal.
Duan Du hanya bisa tersenyum mengangguk.
Tap tap..!!
Setelah makan, saat ini Bai An dan Duan Du berniat mengunjungi klan Di.
Tapi langkah mereka terhenti saat sebuah teriakan terdengar.
“Hei kau, tinggalkan semua barangmu di sini baru kalian bisa pergi,” ucap salah satu orang berkepala Harimau, bertubuh manusia.
__ADS_1
“Heng,, tidak di sana, tidak di sini mereka semua sama saja, apakah pemimpin kota ini membiarkan orang-orang menjijikkan seperti ini berkeliaran,” dengus Duan Du.
Sementara kelompok orang berkepala Harimau seketika tertawa saat mendengar itu.
Hahaha..!!
Hahaha..!!
“Di sini adalah wilayahku, siapa yang berani mengusir atau melarangku,” ejek orang berkepala Harimau.
“Berarti membunuh juga tidak ada yang melarangmu?” Tanya Bai An menaikkan alisnya di sertai senyum tipis.
Tubuh orang berkepala Harimau itu tiba-tiba merinding saat melihat senyum Bai An.
Tapi karena ia di sini adalah pemimpin kelompok, jika terlihat lemah atau ketakutan maka ia di nanti di tertawakan oleh bawahannya.
“Heng,, tentu saja, siapa yang berani melarangku membunuh hah,” dengan lantang orang berkepala Harimau bicara sambil melihat seklilingnya yang kini telah sepi.
“Artinya kalian sudah siap menerima kematian,” ucap Bai An langsung mengibaskan tangannya.
Crash..!!
Sebuah cahaya langsung membentuk garis horizontal. Tak lama tubuh orang berkepala Harimau beserta bawahannya langsung tumbang dengan kepala terpisah.
“Hmm..!! Sepertinya akan ada pertumpahan darah lagi seperti di kota sebelumnya,” gumam Duan Du tiba-tiba menyeringai kejam.
Saat ini kekuatan Duan Du telah meningkat selama melakukan perjalan di Dimensi Pusat Wilayah Utara.
Wilayah Utara ini sangatlah luas, bahkan jika di kelilingi oleh setingkat Duan Du maka butuh waktu ratusan tahun untuk bisa menjelajahi kurang dari setengah Wilayah Utara.
Tingkat kekuatan Duan Du saat ini telah mencapai Dewa Penguasa Master ⭐ 4 Awal.
Sementara untuk Bai An, ia telah mencapai Dewa Penguasa Berlian, tidak tahu ada di bintang berapa, Duan Du pun tidak bisa menebaknya secara kotor.
...
Baru saja Duan Du selesai menebak, benar saja, tak lama banyak sekali bermunculan orang berkepala Harimau.
Wuss wuss wuss..!!
Tap tap..!!
Tatapan mereka semua sangat ganas ke arah Bai An dan Duan Du.
“Berani sekali kau membunuh anggotaku,” teriak salah satu orang berkepala Harimau, tingkat kekuatannya pun cukup kuat, ia berada di Dewa Penguasa Sejati ⭐ 3 Ahir.
__ADS_1
“Heeh,, dia saja dengan berani ingin membunuh kami, lalu kenapa kami tidak berani membunuhnya,” ejek Duan Du sambil menyunggingkan senyum menyeringai.
“Ka..Kalian, cepat bunuh mereka berdua,” tunjuk pemimpin manusia berkepala Harimau menunjuk Bai An dan Duan Du.