Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. Di Kejar Sosok Topeng Putih dan Perjuangan Bai Han


__ADS_3

“Kekuatan ini,” gumam Bai Da Xing terdengar serius.


Bo Wuhan yang mendengar itu hanya memiringkan kepalanya dalam diam. Tapi tak lama wajahnya seketika menyeringai saat ikut merasakan adanya aura kuat menuju ke arahnya.


“Lari,” ajak Bai Da Xing sadar jika sosok yang menuju kesini sangatlah kuat.


Dengan cepat Bai Da Xing menarik kerah Bo Wuhan lalu melesat dengan kecepatan penuhnya.


Dret..!!


Wuss..!!


...


Tap tap..!!


Tidak sampai beberapa detik, sosok topeng putih muncul. “Hemm..!! Padahal aku sudah menyembunyikan dan mengubah tingkat kultivasiku menjadi Dewa Surgawi ⭐ 9 Puncak. Apakah dia menyadari tingkat kultivasiku yang sesungguhnya,” gumam topeng putih kini melirik ke arah dimana Bai Da Xing melarikan diri.


“Lebih baik aku mengejarnya, mungkin ia satu kelompok dengan bocah sialan yang telah menipu dan membuat wajahku tergores,” gumam sosok topeng putih dengan nada penuh amarah saat mengingat wajah Lan Yuheng yang menyerangnya lalu menghilang, layaknya dirinya di permainkan waktu itu.


Dret..!!


Sosok topeng putih langsung melesat layaknya kecepatan cahaya.


...


“Sial, ia mengejar kesini,” gerutu Bai Da Xing saat merasakan jika aura tersebut ke arahnya.


“Aku yakin jika ia adalah orang dulu aku temui, jika ia mengenaliku, ia pasti akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk mengejarku menggunakan mode Berserknya, artinya ia belum menyadariku,” gumam Bai Da Xing merasa lega dan merasakan adanya kesempatan untuknya lepas dari topeng putih tersebut.


Wuss..!!


Dengan cepat Bai Da Xing bergerak melewati pecahan-pecahan Dimensi, dan saat melewatinya, Bai Da Xing sengaja mengalihkan jejaknya dengan menempelkan jejaknya di berbagai tempat dengan cara menembakkan energinya ke berbagai arah.


“Semoga saja bajingan bodoh itu masih seperti dulu yang selalu banyak berpikir,” gumam Bai Da Xing melirik ke arah belakang sesaat.


Wuss..!!


Bai Da Xing kembali melesat ke arah yang paling sedikit adanya pecahan Dimensi.


...


Dret..!!


Tidak sampai 30 detik, Topeng Putih muncul tidak jauh dimana tempat Bai Da Xing berdiri.


“Sial, kedua orang ini cukup pintar juga,” gumam Topeng Putih kini melacak banyak sekali jejak di berbagai tempat.


Tapi tak lama Topeng Putih tersenyum menyeringai. “Aku berbeda dengan yang dulu, jangan sebut julukan ku Sang Ahli Strategi ke dua lagi jika aku tidak bisa melacak hal sekecil ini,” kekeh Topeng Putih langsung mendengus layaknya anjing pelacak.


“Di sana,” ucap Topeng Putih melesat dengan kecepatan penuhnya.


Wuss..!!


Tidak sampai beberapa detik sosok Topeng putih langsung melihat lesatan cahaya di depannya.


“Ketemu,” gumam topeng putih menyeringai tipis.


...

__ADS_1


Tidak jauh di depan topeng putih, Bai Da Xing yang merasakan musuhnya semakin mendekat seketika menggerutu.


“Si bodoh itu, bagaimana ia bisa menemukanku secepat ini, padahal aku sengaja mengacaukan jejak ku dan menjauhi lokasi dimana Dimensi Binatang Buas berada agar tidak di curigai,” gumam Bai Da Xing.


“Jika begini aku pasti akan tertangkap,” sambung Bai Da Xing terlihat mau tak mau menampilkan sosok aslinya. Karena jika ia menggunakan sosok aslinya. Maka, kecepatannya akan jauh 10 kali lipat lebih cepat dari kecepatannya ini.


“Hais, aku yakin ia akan mengubah dirinya lalu menggunakan kecepatan penuhnya agar bisa menangkapku jika ia sudah mengetahui siapa diriku. Tapi apa boleh buat,” gumam Bai Da Xing.


Blush..!!


Dret..!!


Tak lama, tubuh Bai Da Xing membesar membentuk sosok Gorila. Saking besarnya, pecahan dimensi yang terlihat besar kini setara besarnya dengan bentuk asli Bai Da Xing.


Duar..!!


“Monyet sialan, ternyata itu kau.”


Mendengar suara raungan di sertai ledakan, Bai Da Xing melirik ke arah belakang, ia kini melihat Topeng Putih hampir mencapai dirinya dalam jarak 100 meter.


“Hehe,, dasar bodoh, kejar aku kalau kau mampu,” ejek Bai Da Xing.


Dret..!!


Wuss..!!


Saat tangan Topeng Putih akan mencapai tubuh Bai Da Xing. Tubuh Bai Da Xing seketika menghilang.


“Sialan, tidak akan ku lepaskan kau monyet sialan,” teriak Topeng Putih.


Sret..!!


Tak lama, tubuh Topeng Putih berubah menjadi sosok Binatang Iblis yanh sedikit lebih kecil dari Bai Da Xing. Walau begitu, sangat terasa perbuhan yang terjadi sesaat setelah ia berubah bentuk.


Goar..!!


Raungan sosok Binatang Iblis langsung menggema.


Bom bom bom..!!


Beberapa pecahan dimensi langsung hancur akibat raungan sosok Binatang Iblis tersebut.


Wuss..!!


Tak lama ia langsung melesat menggunakan kecepatan yang jauh lebih mengerikan. Saking cepatnya, bahkan siluet cahayanya pun tak terlihat.


Wung..!!


Tidak sampai 5 menit Bai Da Xing meninggalkan Topeng putih, ia kini dengan cepat melempar tubuhnya ke samping kanan.


Duar..!!


Sebuah bola hitam Bai Da Xing lihat kini menghancurkan beberapa pecahan dimensi.


“Kuat,” gumam Bai Da Xing saat merasakan serangan topeng putih.


“Aku harus lebih cepat lagi, jika tidak ia bisa menangkapku,” gumam Bai Da Xing terdengar serius.


Wuss..!!

__ADS_1


Bom bom..!!


Saat Bai Da Xing melesat, terlihat ia terus menghindari bola hitam yang di muntahkan oleh Binatang Iblis.


Goar..!!


Topeng Putih atau tak lain Binatang Iblis langsung meraung saat melihat semua serangannya di hindari.


Dret..!!


Binatang Iblis kembali membuat bola hitam dari mulutnya dalam bentuk yang jauh lebih besar.


Bam..!!


Blush..!!


Bai Da Xing yang merasa seluruh bulu-bulu di tubuhnya berdiri sadar jika itu adalah tanda bahaya.


“Sial,” gumam Bai Da Xing langsung mengalirkan seluruh energinya ke kakinya.


“Teknik Ledakan Surgawi.”


“Tahap ketiga, Ledakan Angin,” gumam Bai Da Xing.


Bom..!!


Wuss..!!


Duar duar daur duar..!!


Tepat setelah ledakan kecil di kaki Bai Da Xing terdengar di sertai tubuh Bai Da Xing terhempas ratusan kali lebih cepat dari kecepatan penuhnya saat dalam wujud asli. Bola hitam langsung menghancurkan wilayah sejauh ribuan mil, bahkan hampir jutaan.


Goar..!!


“Sialan, teknik macam apa itu?” teriak Topeng Putih meraung saat sadar jika Bai Da Xing berhasil lolos dari serangan terkuatnya. Ia juga bertanya-tanya dengan teknik yang jelas dapat di lihat oleh Topeng Putih tadi.


Karena tidak ingin menyerah, Topeng Putih kembali mengejar Bai Da Xing, walau sadar kini jarak mereka semakin melebar.


***


Bom..!!


Terlihat tubuh Ling Shen dan Bai Zhan terhempas setelah menjadi umpan untuk Bai Han.


“Ketemu,” gumam Bai Han melihat jika cahaya putih tersebut adalah jiwa milik Binatang Iblis tersebut yang di hubungkan dengan sebuah benang aneh melalui mata.


Dret..!!


Tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada, Bai Han langsung menggunakan Hukum Bayangannya.


Wuss..!!


“Mati,” teriak Bai Han muncul tepat di belakang sosok Binatang Iblis sambil mengayunkan pedang kayunya dan juga terlihat Bai Han mengalihkan mata Binatang Iblis tersebut dengan dua Manusia Energi yang ia buat.


Dret..!!


Bom..!!


Namun sebelum pedang Bai Han sampai, sebuah mata tiba-tiba muncul dari kepala belakang Binatang Iblis tersebut yang langsung membuat cahaya lalu menyerang Bai Han.

__ADS_1


Duar..!!


“Urgh, bagaimana bisa ia mempunyai mata di kepala belakangnya?” Gumam Bai Han sedikit melebarkan matanya tak percaya.


__ADS_2