
Gu Sheng, Rubah Kematian, Master Wuan De yang melihat rudal turun dan tak lama melihat api dahsyat kini menjalar. Seketika melototkan mata dan mulut menganga tak percaya.
“Si..Sialan, apa mereka ingin membunuh para penduduk yang ada di sini juga, bisa-bisanya mereka berlebihan seperti ini,” teriak Gu Sheng, Rubah Kematian dan Master Wuan De serempak dengan mulut terbuka lebar dalam waktu yang cukup lama.
Ling Hua, Lou Sha, Hu Song, dan beberapa penetua Sekte Kecacuan bercampur para Master Sekte dari berbagai tempat kini muncul saat merasakan guncangan dan suara gemuruh.
“I..Ini, apa-apaan ini, ini terlalu mengerikan, cepat kalian semua perkuat perisai bagian barat ini, jika perisai retak, kita semua akan mati di lahap api,” teriak Ling Hua, seketika menyadarkan semua orang yang hanya terdiam dengan mata melebar dan mulut menganga.
Dengan cepat pun semuanya membentuk barisan lalu mengalirkan energi mereka ke sebuah batu formasi yang di gunakan untuk menciptakan formasi 4 arah mata angin. Dan batu yang mereka aliri energi saat ini adalah batu yang berada di bagian Barat.
“Sialan, aku tak menduga jika mereka akan segila ini, hanya demi membunuh musuh untuk menyelamatkan hidup banyak orang, tapi mereka tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan ini juga akan mengorbankan apa yang mereka ingin lindungi,” ucap Gu Sheng sedikit merinding.
“Kau benar, ini pasti ulah kedua anak nakal itu, karena terlalu bersemangat, mereka tidak sadar apa yang mereka perbuat ini berdampak pada kita. Sialan, jika aku bertahan hidup sampai bertemu dengannya, akan ku injak-injak kepalanya nanti,” sambung Rubah Kematian dengan wajah penuh kekesalan.
Kini terdengar semua orang mengumpati dan menyumpahi Bai Da Xing dan Lan Yuheng, padahal mereka berdua sama sekali tidak melakukan hal seperti ini.
...
Huacihh..!!
“Uurghh,, sialan, aku merasa ada yang menyumpahiku yang tidak-tidak, awas saja jika aku mengetahuinya nanti,” gumam Lan Yuheng kini mundur bersama Qang De, saat melihat api dengan cepat mendatangi mereka.
Sementara di tempat Bai Da Xing, ia juga terlihat menggerutu saat sadar ada yang membicarakannya di belakangnya saat ini, di sertai menjauh bersama Lao Gueho.
Wuss..!!
Wuss..!!
***
Kembali ke pusat ledakan, kini terlihat tidak jauh dari pusat ledakan ada sebuah energi transparant membentuk sebuah bola yang cukup besar.
Di dalamnya terlihat 4 sesepuh yang tak lain Bai Zhan, Ling Shen, Bai Yu dan Ling Yin dalam kondisi kurang baik.
“Urgh,, bertahanlah, jika kita menyerah, maka kita akan langsung terluka parah dan besar kemungkinan kita bisa mati,” ucap Ling Shen terlihat sudah mencapai batas energi yang ia punya saat ini.
“Ji..Jika aku tahu dampaknya akan menjadi seperti ini, mungkin aku tak akan mengalirkan energiku secara berlebihan tadi. Ma..Maafkan aku,” ucap Bai Yu.
“Apa yang kau katakan Yu'er, ini bukanlah salahmu, karena tidak ada yang sempurna di alam semesta ini, kita semua pasti pernah melakukan kesalahan masing-masing,” ucap Bai Zhan.
“Benar, jangan menyalahkan dirimu sendiri saudari Yu,” sambung Ling Shen.
Ling Yin yang terlihat ingin menyalahkan dirinya juga, kini terdiam, karena sadar jika ia ikut menyalahkan dirinya, maka Bai Zhan dan Ling Shen tidak akan tinggal diam.
***
Di saat bersamaan, Chen Long yang ingin memejamkan matanya, kini kembali bangkit sambil menghela nafas berat.
“Huuf,, apa mereka tidak bisa membiarkanku sedikit merasa ketenangan hanya beberapa saat saja,” gumam Chen Long sedikit kesal.
“Tidak musuh, tidak rekan, sama-sama merepotkan juga,” sambung Chen Long langsung menghilang dari tempatnya duduk.
__ADS_1
Dret..!!
Tap tap..!!
Tak lama, Chen Long pun muncul tidak jauh dari bola energi yang melindungi keempat sesepuh. Dan dengan cepat Chen Long mengulurkan tangannya lalu sebuah energi tak kasat mata menarik keempatnya secara bersamaan.
Eeehh..!!
Tentu saja keempatnya sedikit terkejut, tapi dengan cepat mereka tidak melawan hisapan yang menarik tubuh mereka saat melihat siapa yang mencoba menarik tubuh mereka.
Dret..!!
Setelah berada di dekatnya, Chen Long pun langsung melesat pergi bersama Keempat sesepuh tersebut.
Tap tap..!!
Bukan hanya membantu keempat sesepuh, kini Chen Long muncul di wilayah tengah lalu membantu menguatkan perisai, setelah merasa bisa menahan api hasil dari ledakan Rudal, Chen Long pun kembali ke tempat dimana mereka biasa berkumpul.
***
Tap tap..!!
Setelah menjauh, kini Lan Yuheng yang telah berhenti pun langsung memasang wajah serius.
Wung..!!
Jder..!!
Tap tap..!!
Tepat saat Qang De muncul tidak jauh dari Lan Yuheng, firasatnya seketika merasakan bahaya akan mengancam nyawanya jika ia tidak segera menghindar.
“Langkah kilat,” gumam Lan Yuheng.
Wuss..!!
Bersamaan dengan itu, Lan Yuheng yang telah bergabung dengan Spirit Petir Surgawinya langsung bergerak secepat kilat dan muncul di depan Qang De.
Bom..!!
Mata Qang De melotot saat melihat tubuhnya kini menyemprotkan darah dan lukanya di dadanya menganga lebar.
Dengan cepat Qang De menutupi lukanya, namun sebelum tertutup rapat. Lan Yuheng yang memiliki kecepatan di luar nalar kembali muncul dan mengayunkan pedangnya tepat di tempat dimana Lan Yuheng memberikan luka pertama untuk Qang De.
Crash..!!
Argh..!!
Qang De seketika berteriak, saat merasakan rasa nyeri.
Di penuhi oleh rasa amarah dan merasa terhina, Qang De pun berteriak.
__ADS_1
Goar...!!
Tak lama tubuh Qang De kini mulai berubah menjadi Binatang Iblis.
Lan Yuheng yang melihat itu, tentu saja tidak ingin memberikan Qang De kesempatan berubah seutuhnya, ia pun kini mengalirkan energi Spiritnya ke pedangnya.
Dret..!!
Crash..!!
Crash..!!
Terlihat kini hanya sisa kilat petir saja yang terlihat saat Lan Yuheng bergerak kesana kemari dengan satu tujuan yaitu, menyerang Qang De dari berbagai arah.
Darah terus menerus terlihat berceceran dimana-dimana keluar dari tubuh Qang De saat ini.
Walau begitu, Lan Yuheng sadar jika kulit Qang De cukup tebal dan belum memberikan luka fatal terhadapnya.
Tap tap..!!
Sesaat Lan Yuheng berhenti saat, untuk melihat titik kelemahan musuh. Ia pun kembali bergerak.
Dret..!!
Sementara Qang De yang terus bertahan kini telah bisa melihat sedikit pergerakan Lan Yuheng. “Sialan, kini aku bisa melihat kecepatanmu walau sekilas, aku tak akan membiarkanmu melukaiku dengan mudah bocah sialan,” teriak Qang De.
Wuss..!!
Dengan cepat Qang De mengayunkan cakar kanan sambil membentuk pertahanan menggunakan cakar kirinya untuk menutupi lehernya yang akan di serang.
Slash..!!
Jder..!!
Bom..!!
Ledakan besar seketika tercipta saat pedang dan Cakar Qang De berbenturan.
Lan Yuheng seketika menyeringai tipis. “Hehe,, walau kau bisa melihat kecepatanku, lalu apa? Apa kau bisa menahan seranganku?” Ejek Lan Yuheng.
Tentu saja Qang De saat ini sadar jika Lan Yuheng di untungkan dengan kecepatannya yang membuat dampak serangan Lan Yuheng jauh lebih cepat dari pada yang biasanya.
Kini Qang De melihat cakar kanannya yang sepenuhnya telah hancur akibat sengatan petir, dari tebasan Lan Yuheng.
Dret..!!
Mata Qang De seketika melotot saat melihat Lan Yuheng kembali melesat ke arahnya.
“Sialan, aku bersumpah, akan ku bawa kau ikut mati bersamaku bocah,” teriak Qang De langsung mengalirkan seluruh energinya dan di pusatkan ke selurug tubuhnya.
Blush..!!
__ADS_1