
Mo Liang Yun tidak sadar jika Ling Ji sengaja membawanya ke arah pulau, entah apa rencana Ling Ji.
Sementara Mo Liang Yun juga terlihat tak mau tahu, karena ia kini sangat ingin membunuh Ling Ji yang telah menghadangnya membantu Lo Kai.
Dengan cepat Mo Liang Yun mengubah alur serangannya, yang tadinya menyerang secara membabi buta, kini Mo Liang Yun melesatkan bilah energi terus menerus ke arah Ling Ji.
Crash crash...!!
Bom bom..!!
Bom..!!
Dengan cepat Ling Ji terus menerus menghindar, walau beberapa kali ia terkena serangan tombak Mo Liang Yun, namun dengan cepat tubuh Ling Ji beregenerasi.
“Sialan, orang ini sangat lincah,” gumam Mo Liang Yun kini semakin di liputi amarah.
Wuss wuss..!!
Saat Mo Liang Yun ingin melesatkan serangannya, dua sosok yang ia kenal datang.
Tap tap..!!
Gou Han dan Gou Lang kini berdiri di samping Mo Liang Yun dengan senyum lebar.
Ling Ji yang melihat dua lagi datang terlihat tidak peduli, asalkan yang datang bukan Rajanya atau yang ia maksud adalah Tu Long, maka ia pasti akan kewalahan melawan.
“Hehehe,, saudara Mo, kau telah termakan jebakan orang ini, lihatkan di sekelilingmu,” ucap Gou Long tertawa lebar.
Walau ia tahu ada jebakan, dengan bodohnya Gou Long dan Gou Han malah mendatangi jebakan tersebut.
Sementara Mo Liang Yun yang mendengar itu langsung mengedarkan kesadarannya, tak lama ia memasang wajah jelek saat area ini telah di pasang formasi dan mungkin seluruh pulau ini telah di pasangi formasi jebakan.
“Pantas saja mereka memiliki banyak pasukan mayat hidup, ternyata ini yang membuat mereka dengan muda memiliki banyak pasukan mayat hidup,” ucap Mo Liang Yun semakin emosi.
“Hoho,, aku tak menduga temanmu itu cukup pintar tapi di satu sisi pintar bodoh. Sudah tahu ada jebakan, ia malah kesini,” ucap Ling Ji langsung mengeluarkan sesuatu.
Sebuah token yang mirip batu langsung Ling Ji genggam. “Hahaha,, kalian akan menjadi pasukan mayat hidupku yang baru,” ucap Ling Ji langsung menggila, dengan cepat ia menekan token tersebut.
Bam..!!
Ledakan kecil terjadi dan tak lama area tempat mereka berada dalam jangkauan 1000 km langsung berubah menjadi asap ilusi.
Tapi tak lama asap tersebut langsung menghilang.
Wajah Ling Ji awalnya heran saat asap tersebut menghilang bersamaan dengan formasi yang ada di pulau ini.
Saat ia melihat dua monster kini sedang menghisap habis seluruh asap ilusi yang ada di pulau ini, wajah Ling Ji seketika menjadi jelek.
“Sialan, bisa-bisa hewan bodoh ini menghisap jebakan yang telah aku buat,” teriak Ling Ji tak terima.
Sementara Gou Long dan Gou Han kini tertawa terbahak-bahak saat melihat wajah jelek Ling Ji.
“Hahaha,, sekarang siapa yang pintar bodoh,” ejek Gou Long.
“Tentu saja dia ayah, lihatlah otaknya terlihat seperti orang idiot. Biasanya orang idiot yang selalu tak mau kalah saat berdebat, jadi kita lebih baik mengalah saja,” sambung Gou Han dan tak lama tawa mereka semakin jadi.
__ADS_1
Bahkan Mo Liang Yun kini ikut tertawa kecil, ia sadar jika dalam pertarungan jangan di ambil serius, ada kalanya seperti mereka berdua.
Duar..!!
Ling Ji yang di ejek langsung membakar esensi darah Demi Humans miliknya.
Kini perubahan Ling Ji terlihat seperti manusia, namun agak terlihat aneh dan menjijikan.
Sret..!!
Ling Ji muncul di depan Gou Long, tangan Ling Ji yang sudah terkepal langsung terayun ke arah perut Gou Long.
Bom..!!
Tubuh Gou Long langsung terlempar, Gou Long sama sekali tidak bisa mengikuti kecepatan milik Ling Ji saat ini sehingga ia langsung terpukul.
Gou Han dan Mo Liang Yun yang melihat Gou Long tiba-tiba terlempar langsung waspada.
Tapi tetap saja mereka berdua tidak bisa mengikuti kecepatan Ling Ji.
Bom bom..!!
Gou Han dan Mo Liang Yun pun langsung terlempar ke arah yang berbeda.
Urgh..!!
“Sial kecepatannya bahkan melebihi kecepatan milik Yang Mulia saat ia berada di puncaknya,” gumam Mo Liang Yun terkejut luar biasa.
Saat Mo Liang Yun ingin bangkit, ia kembali merasakan dingin seperti sebelum ia terlempar.
Bom..!!
Tapi arah serangan Ling Ji bukan dari depan, melainkan dari belakang.
Duar..!!
Tubuh Mo Liang Yun langsung menabrak bukit kecil hingga hancur dan menyebabkan kawah mengerikan.
Hoek..!!
Darah langsung mengalir dari mulut Mo Liang Yun, ia juga merasakan kini seluruh organ dalam hancur dan meridiannya terputus.
“Sial, tubuhku tak bisa ku gerakan,” gumam Mo Liang Yun mencoba melihat ke arah atas.
Mendengar sebuah ledakan, ia yakin jika Ling Ji saat ini sedang menyerang dan menyiksa Gou Long serta Gou Han. Apa yang Mo Liang Yun pikirkan benar.
Saat ini Gou Han terlihat melayang ke atas setelah menerima beberapa kali pukulan, namun anehnya Gou Han masih terlihat bertahan.
Wuss..!!
“Mati kau bocah,” ucap Ling Ji muncul di depan wajah Gou Han. Kaki Ling Ji yang telah di selimuti energi bewarna merah darah langsung melesat ke wajah Gou Han.
Ling Ji merasa yakin jika Gou Han pasti akan mati saat terkena serangannya.
Bom..!!
__ADS_1
Wuss..!!
Duar..!!
Tubuh Gou Han langsung meluncur kebawah hingga berbenturan dengan pulau yang membuat pulau sedikit berguncang.
Ling Ji yang merasa Gou Han telah mati melesat ke arah Gou Long.
“Sial, aku tak bisa merasakan dari arah mana ia datang,” ucap Gou Long mencoba melihat ke segala arah.
Wuss..!!
“Disana,” gumam Gou Long merasakan instingnya paling bahaya berasal dari arah kanan.
Bam..!!
Duar duar duar..!!
Tubuh Gou Long melesat ke arah laut ganas hingga membuat laut ganas terlihat terbelah saat tubuh Gou Long yang meluncur layaknya roket saat terlempar.
Wuss..!!
Ling Ji kembali muncul di bawah Gou Long dan langsung memukul Gou Long hingga ia melesat ke atas.
Tidak berhenti sampai di sana, Ling Ji kembali memukul Gou Long yang kini tubuh Gou Long meluncur ke arah laut ganas.
Duar..!!
Tubuh Gou Long langsung masuk kedalam laut hingga kedasarnya. Bahkan saking kerasnya benturan, tubuh Gou Long hampir masuk ke perut laut ganas.
Merasa yakin keduanya mati, tatapan Ling Ji mengarah ke Mo Liang Yun yang saat ini sedang merangkak ke atas.
Wuss..!!
Ling Ji muncul dengan senyum menjijikkan. “Aku akan menyiksamu Mo Liang Yun,” seringai lebar Ling Ji tampilkan.
Mo Liang Yun juga tak gentar, ia kini menatap ganas Ling Ji karena telah membunuh Gou Long dan Gou Han.
“Aku akan membunuhmu dasar parasit sialan,” teriak Mo Liang Yun langsung membakar esensi jiwanya.
Blush..!!
Tekanan jiwa yang mengerikan langsung menyebar ke segala arah. Namun Ling Ji terlihat tidak merasakan dampak apapun.
Dengan senyum tipis Ling Ji berkata. “Aku lupa mengatakan jika saat ini jiwaku telah di ambil oleh Tuan, jadi kau kurang beruntung.”
Tangan Ling Ji menjulur ke depan ingin mencekik leher Mo Liang Yun yang saat ini terkejut.
Wuss..!!
Crash..!!
Duar..!!
“Masalah kita belum selesai tikus menjijikkan,” sebuah suara langsung menggema di telinga Ling Ji yang saat ini sedikit terkejut.
__ADS_1