
Ia adalah Demi Humans. Tapi jika di lihat secara teliti ia mirip Demi Human. Tapi Demi Human dan Demi Humans sangat berbeda.
Demi Human adalah setengah manusia setengah Ras tertentu tapi bau mereka masih bercampur manusia.
Sementara Demi Humans sama sekali tidak manusia atau tidak memiliki bau manusia, ia juga setengah dari Ras campuran tertentu yang pastinya ia bukan ras campuran manusia.
Dan salah satu Ras Campurannya adalah Vampire, terlihat dari giginya yang masih tersisa darah ia adalah seorang Demi Humans Vampire setengah Demon atau Half Vampire Demon.
...
Setelah mendengar pertanyaan Ras Half Vampire Demon semuanya terdiam, tidak ada yang berani untuk menjawab asal.
Hingga salah satu dari mereka memberanikan diri untuk angkat suara.
“Tuan, aku merasa ini ulah Ling Sui atau Ratu Ilusi, ia membuat ilusi sedemikian rupa agar kita tidak bisa melihat secara penuh,” ucap suara lembut.
Wanita tersebut dulunya Istri Bai An yang terkenal paling setia dan kuat. Tapi kini ia berpihak ke pemuda yang ada di depannya.
“Ooh jadi dia ya, dia salah satu orang yang paling sulit aku tundukkan setelah Mei Yin,” ucap pemuda Demi Humans dengan nada santai.
Sementara Mei Yin yang di maksud adalah Boneka Kelinci.
“Jika ia bergerak, maka mereka telah kembali, jadi biarkan saja mereka bergerak sesuka hati untuk saat ini.” Ucap Demi Humans dengan santai.
“Apakah tidak apa-apa membiarkan mereka Tuan? Aku takut dengan sifatnya yang pendendam dan suka melakukan segala cara, maka itu akan.”
Wuss..!!
Bom..!!
Tubuh orang yang bicara langsung terlempar hanya dengan tatapan mata saja.
“Apa kau meragukan kekuatanku?” Ucap Demi Humans dengan nada dingin.
Aura di sekitar seketika berubah menjijikkan.
“Ingatlah jika kekuatan kalian semua saat ini adalah pemberian dariku, dan jika kalian bisa melakukan semua yang aku perintahkan. Maka lambat laun aku akan membuat kalian abadi seutuhnya, sama seperti diriku.”
Setelah berbicara, Demi Humans tersebut menghilang dari tempatnya duduk. Tapi sebelum ia menghilang, ia sempat berkata.!!
“Carikan aku darah murni yang belum tersentuh untuk aku minum, setelah aku minum. Maka kalian juga boleh minum.”
Kini semua orang yang ada di sana saling memandang.
Tap tap..!!
“Ugrrh,, sampai saat ini matanya tetap saja mengerikan, aku yakin jika Sang Asura tidak akan pernah menang melawannya,” ucap sosok yang baru saja terlempar.
__ADS_1
“Hmm..!! Jangan sebut namanya lagi, orang lemah sepertinya saat ini bukan lawan kita lagi. Aku juga tidak menyesal telah mengikuti Tuan, karena ia telah membuatku setengah abadi yang sesungguhnya,” ucap sosok pria bertubuh besar.
Dulunya orang ini adalah mantan perampok yang sangat kejam, namun Bai An menolongnya saat ia akan di bunuh oleh banyak ahli kultivator. Bai An melihat bakatnya yang tinggi yang membuatnya langsung membuatnya menjadi bawahannya.
“Hmm..!! Dong Jin, kau masih saja arogan, jika bukan karena dia yang membantumu. Maka kau saat ini tidak akan ada di sini. Terlebih ia telah membuatmu menjadi sosok kuat dulunya walau belum sekuat sekarang,” dengus pria berambut hitam pekat.
Tatapan Dong Jin mengarah ke Ling Suan. “Heng, kau adalah anak durhaka, mengkhianati ayah sendiri. Bahkan kau dalang dari rencana semuanya di masa lalu. Masih beruntung aku orang luar berkhianat.”
Seketika tempat tersebut menjadi tegang.
Mereka berjumlah 10 orang dan ada 2 anggota baru yang bukan Bai An kenal.
Kesepuluh orang ini walau memiliki Tuan yang sama, tapi mereka semua selalu saling menjatuhkan satu sama lain. Seperti halnya Dong Jin dan Ling Suan.
Beberapa dari mereka tidak sadar jika kedua orang yang selalu bersama mereka adalah Ras Vampire murni, mereka saat ini tersenyum tipis tanpa memperlihatkan gigi Vampire mereka yang sesungguhnya.
***
Perbatasan Wilayah Timur dan Wilayat Utara.
Tap tap..!!
Sosok pemuda yang tak lain Bai An kini berdiri seorang diri di puncak bukit tertinggi yang ada di sana.
“Hmm..!! Aura ini,” tiba-tiba wajah Bai An sangat dingin, ia sangat mengenal aura ini dan orang yang memiliki aura inilah yang menusuknya dari belakang.
“Hmm..!! Apakah ada sebuah segel,” gumam Bai An dalam hati, ia langsung menggelengkan kepalanya.
“Tidak mungkin ia bisa menyegelnya dan aku yang sekarangpun belum mereka sadari,” sambung Bai An.
Tap tap..!!
“Tuan muda, mereka berkata istirahat 30 menit sudah lebih dari cukup. Mereka terlihat sangat tidak sabar untuk membasmi para parasit itu sehingga memaksa untuk melanjutkan perjalanan.”
Tu Long melirik Bai An dengan santai setelah memberi kabar.
“Hmm..!! Ayo kita lanjutkan perjalanan,” ajak Bai An.
Mereka pun kembali bergerak, butuh dua hari bagi mereka untuk sampai ke Wilayah Utara.
Saat mereka menginjakkan kaki, pandangan yang mereka lihat adalah ratusan juta kultivator dari berbagai Ras telah menunggu mereka.
“Hahaha,, tidak sia-sia kita datang kesini. Rupanya mereka telah menunggu kematian menjemput mereka tanpa kita perlu memburu kematian mereka.” Gou Long seketika tertawa terbahak-bahak.
“Hmm..!! Tapi jangan bertindak gegabah, lihat dengan jelas jika mereka menawan banyak orang-orang yang tidak ingin terlibat,” ucap Mo Hung langsung menyadarkan Gou Long.
Pandangan semua orang juga mengarah ke ratusan ribu tawanan yang di ikat menggunakan rantai.
__ADS_1
Banyak dari mereka yang telah mengalami siksaan berat, sampai-sampai sebagian pandangan dari para tawanan menjadi kosong.
“Sialan, aku sangat ingin memakan mereka hidup-hidup,” ucap Tu Long dengan geram.
Tangannya juga tak henti-hentinya bergerak, seolah ingin meremukkan mereka yang begitu pengecut.
...
Di pihak seberang.
“Haha aku tahu kau memiliki sisi baik, jadi dengan adanya mereka kau bisa apa?” Tawa dari salah satu Raja Iblis seketika menggema. Ia adalah Raja Iblis yang pernah melukai jiwa Bai An.
Tentu Bai An sangat mengenalnya hanya dari auranya saja.
“Lebih baik kau serahkan Sang Pembunuh Bayangan kepada kami lalu kembalilah ke tempat kalian, maka dengan senang kami membebaskan mereka semua.” Sosok Raja Iblis berkepala Monyet berkata di sertai senyum licik.
Sreekk..!!
Sreekk..!!
Sebuah celah tiba-tiba tercipta di tengah-tengah kedua pasukan.
Tak lama sosok Raksasa Ras Half Giant Dragon muncul.
“Hoooh,, rupanya ada yang menyambut kedatangan kita saudara Du, kebetulan sekali aku lapar karena beberapa hari tidak makan.” Sebuah seringai lebar muncul di wajah Gou Han saat melihat banyak Ras berbeda berkumpul.
“Hmm..!! Katanya mereka semua ingin mencarimu saudara Han, mereka ingin menangkapmu lalu mencincangmu, apa kau tidak marah mendengarnya,” Duan Du yang berada di atas pundak sebelah kanan Gou Han kini tersenyum tipis.
Ia sempat mendengar nama Sang Pembunuh Bayangan, jadi ia menebak orang-orang ini menginginkan dirinya.
Jadu ia memanipulasi jika orang yang di cari adalah Gou Han.
Gou Han tentu saja menggeram. “Mencariku? Mencincangku? Apakah mereka tidak sadar jika saat ini aku lapar. Jadi merekalah yang aku cincang.”
Gou Han menyeringai saat melihat beberapa Raja Iblis di hadapannya.
“Tubuhnya mungkin enak jika di campuri saos. Apalagi saos buatanmu saudara Du.”
Wuss..!!
***
Sambil menunggu update Novel yang lain, silahkan di kepoin Perjalanan Dewa Pembantai dan Dewa Pengacau 😁🙏🙏
Sudah update rutin tanpa bolong lagi 🙏
__ADS_1