
“Kau..??”
Teriakan terkejut terdengar dari suara Bai An, Duan Du dan Tu Long.
Mereka bertiga tak menyangka orang yang di maksud adalah orang yang mereka temui di kota kecil tempat Bai An pertama kali datangi bersama Duan Du.
Bai An juga cukup terkejut melihat orang yang di maksud calon istrinya adalah Chu Jia.
“Lama tidak bertemu Tuan muda,” sapa Chou Pet sedikit heran dengan ekspresi terkejut ketiganya.
Bai An, Duan Du dan Tu Long seketika menjadi tenang setelah mendengar sapa,an Chou Pet atau nama aslinya adalah Ling Chou.
“Ehem,, ehem, An Gege, kenapa kau tidak pernah mendatangi Jia'er lagi?” Tanya Chu Jia dengan ekspresi malu-malu.
Bai An langsung melirik ke arah Chu Jia dengan ekspresi rumit, ia dulu memant berjanji akan kembali, tapi itu hanyalah bualan Bai An saja agar Chu Jia tidak sedih.
Sementara Duan Du dan Tu Long menatap Chou Pet dengan ekspresi kagum, karena Chou Pet sangatlah merendahkan diri, ia tidak ingin terlihat tampil kuat dan angkuh.
Walau tampilan Chou Pet sangat kekar dan terlihat angkuh, tapi hatinya sangatlah lembut dan baik kepada teman maupun saudara.
Menyadari ada yang salah, Chou Pet langsung bertanya. “Ada apa.. Apakah kedatangan kamu mengusik atau datang di waktu yang kurang tepat?”
Bai An seketika tersadar saat melihat Chu Jia sambil melamun.
“Ah tidak paman Chou, aku hanya tak menduga saja kalian kini memiliki perubahan yang sangat jauh dari terahir kali kita bertemu,” jawab Bai An dengan cepat menjawab dan kata-katanya sangat logis agar mereka tidak curiga.
Mendengar itu Chu Jia semakin malu, sementara Chou Pet menatap tajam ke arah Bai An.
“Huuff,, jadi dia telah memberitahu jati diriku yang sesungguhnya,” kata Chou Pet atau Ling Chou melalui telepati ke arah Bai An, Duan Du dan Tu Long.
Tentu Ling Chou sangat cepat mengerti, karena ia sadar dari gelagat ketiganya, terlebih Bai An juga tidak akan seperti ini saat pertama kali bertemu tadi.
__ADS_1
Mendengar itu, Bai An ingin mengatakan sesuatu tapi tidak jadi karena Ling Chou mengangkat tangannya.
“Cukup,, aku bisa membaca pikiran kalian, dan aku tidak akan mau jika kau tidak menilahi Jia'er, karena ia adalah orang yang telah aku anggap putriku sendiri.”
“Kau juga perlu tahu, aku mengetahui jika kau bukan Bai An yang ada di dunia ini, karena Bai An yang ada di dunia ini hanyalah sebuah boneka buatan Leluhur Pertama atau Pengausa Pertama, aku tidak tahu bagaimana ia bisa membuat boneka tersebut sangat mirip dengan dirimu, tapi yang aku yakini, ia bisa melihat masa depan sebelum ia menghilang.”
“Aku juga mau menjaga Alam Semesta ini karena adanya Chu Jia, jika dia tidak ada, maka aku tak akan pernah menjaganya termasuk istrimu Mu Xia'er,” kata Ling Chou dengan tegas melalui telepati.
Mendengar itu, Bai An, Duan Du dan Tu Long langsung mematung.
Bai An kini merasakan hal yang rumit, ia ragu untuk menerima Chu Jia, yang ia tidak inginkan adalah membuat Mu Xia'er sedih atau kecewa jika ia menikah lagi.
“Aku butuh waktu leluhur Ling Chou, jika aku siap, maka aku akan memberikan jawabannya padamu,” kata Bai An dengan tegas, ia juga tidak melalui telepati agar semua orang dapat mendengarnya.
Chu Jia yang mendengar itu langsung mengangkat kepalanya merasa bingung, ia juga melirik ke arah Ling Chou.
“Ada apa paman Chou?” Tanya Chu Jia. “Apa yang paman Chou bicarakan dengan An Gege, karena aku yakin paman dan Gege bicara melalui telepati agar aku tidak tahu.”
“Ini masalah pernikahanmu, jika Tuan muda setuju, maka ia akan memberikan jawaban, tapi ia butuh waktu karena ingin memberitahukan masalah ini kepada istrinya lebih dulu, dan juga Jia'er perlu tahu, jika Bai An yang di depan Jia'er ini-”
“Cukup paman, Jia'er sudah tahu jika An Gege yang ada di dunia ini sudah mati, dan Bai An yang di depan Jia'er ini adalah orang yang berbeda,” kata Chu Jia.
“Tapi setidaknya Jia'er merasa sifat mereka sama, dan Jia'er tetap mencintai An Gege,” sambung Chu Jia dengan wajah penuh penegasan.
Tentu saja Chu Jia mengetahuinya saat ia di datangi dulu oleh Bai An untuk berpisah, tapi Chu Jia hanya mengangguk polos karena ia yakin Bai An akan datang lagi kesini, ia juga akan menerima Bai An apa adanya walau ia mempunyai istri banyak, karena ia merasa Bai An akan adil kepada semua istri-istrinya.
Ling Chou mengangguk sambil tersenyum kecil. “Memang tidak salah dia menjadi reinkarnasi putri patriak klan Chu,” gumam Ling Chou.
Klan Chu dahulu kala sebelum berdiri yang namanya 10 Inti Alam Semesta dan Alam Semesta masih menjadi satu, Klan Chu adalah 3 klan terkuat semasanya sebelum mereka di musnahkan oleh dua klan yang setara dengan mereka.
Sementara klan Ling adalah hanya bawahan setia klan Chu, pendiri atau leluhur pertama Klan Ling adalah murid dari ayah Chu Jia.
__ADS_1
Maka dari itu ia ingin menikahkan Bai An dengan Chu Jia, ia sebenarnya ingin menikahkan Chu Jia dengan anak yang di takdirkan, anak yang di takdirkan adalah putra Bai An sendiri dan ia masih anak-anak, jadi Ling Chou mengurungkan niatnya.
Ling Chou juga tidak ingin memberitahukan apa yang sesungguhnya terjadi kepada Bai An, karena ia berpikir biarlah Bai An sendiri yang akan mencari tahu dan mengetahuinya sendiri kelak.
Wuss..!!
Ling Chou langsung membawa Chu Jia pergi meninggalkan Bai An, Duan Du dan Tu Long yang kini sedikit terkejut.
“Kak, bagaimana ini? Aku tak yakin jika kakak ipar akan setuju,” kata Duan Du kini memijit kepalanya.
Walau bukan ia yang menghadapi masalah ini secara pribadi, tapi ia juga dapat merasakan apa yang Bai An rasakan.
Untuk Tu Long, mode bodohnya kini terlihat lagi, ia seperti orang idiot yang melirik ke arah Bai An dan Duan Du secara bargantian.
“Aku juga tidak tahu, tapi setidaknya aku akan berusaha jujur dan memberitahunya saat ia sendiri,” jawab Bai An.
Duan Du langsung mengangguk di ikuti oleh Tu Long.
1 hari berlalu.
Saat ini semua orang telah berkumpul, Bai An tanpa basa basi langsung membuka dunia jiwanya dan menyuruh semua orang yang ingin ikut masuk.
Sementara orang yang tinggal Bai An langsung tugaskan menjaga dunia ini, ia juga menyuruh mereka melatih anak cucu mereka agar kelak menjadi pasukan mereka.
Setelah itu Bai An langsung memghilang bersama Duan Du dan Tu Long.
Wuss..!!
Tap tap..!!
Setelah sampai di kediaman Mu Xia'er, Bai An langsung mengedarkan kesadarannya untuk mencari Mu Xia'er dan Bai Han.
__ADS_1
Setelah menemukan keberadaan keduanya, Bai An langsung berjalan ke tempat mereka bermain.