
Teriakan seketika terdengar menggema, tangan mereka terangkat ke atas sambil memegangi senapan layaknya tentara yang siap menembak musuh.
Jiu Long langsung tersenyum tipis.
“Ingatlah cara yang aku ajarkan kepada kalian saat menggunakan senapan ini, tinggal alirkan sedikit Mana kalian, maka kalian bisa membunuh puluhan prajurit kekaisar yang setingkat Rangking B kebawah dan melukai pasukan elit kekaisaran yang setingkat Rangking A.”
“Untuk sisanya yang setara Rangking S dan S+ serahkan kepada orang-orang yang telah aku pilih menjadi ketua kelompok kalian.” Ucap Jiu Long.
Semua budak dan penduduk dari kedua Ras mengangguk.
***
Sementara Lang Zai saat ini bergerak dengan cepat bersama Bai Yu Long.
“Ingat tugas kita di sini hanya membunuh yang terluka secara diam-diam tanpa mereka sadari, tapi yang kita bunuh hanyalah Rangking S ke atas,” ucap Lang Zai yang kini duduk di atas bukit paling tinggi di bagian sebelah utara.
Di depan Lang Zai kini terlihat banyak pasukan Kekaisaran yang di pimpin oleh Panglima dan beberapa Jendral, ada juga sebagian Guild Petualang yang berada di pihak setiap kekaisaran.
Bai Yu Long yang mendengar suara telepati dari Lang Zai mengangguk santai, ia saat ini berada di hamparan rumput yang luas, di sana Bai Yu Long terlihat terbaring merangkak, di depan matanya ada sebuah senjata yang di namakan sniper, kini Bai Yu Long mencoba untuk membidik musuh.
Melihat ada kaca seperti teropong yang bisa melihat sangat dekat. Bai Yu Long tersenyum tipis. “Jika begini, tugas kita sedikit mudah paman,” ucap Bai Yu Long melalui telepati.
“Hemm..!! Memang mudah, tapi berhati-hatilah kepada panglima dan beberapa anggota Guild Petualang, kekuatan mereka rangking SS+ dan SSS. Mereka mempunyai kesadaran yang kuat, salah menembak maka kita akan ketahuan.” Balas Lang Zai dengan nada serius.
...
Di Kota Zaen, saat ini Ras Manusia dan Ras Elf telah melakukan bentrok dua kali. Dan yang melakukan bentrok hanya para prajuritnya saja.
“Panglima, apa kita hanya diam saja, sudah dua hari kita di sini tidak melakukan apa-apa. Tanganku sudah merasa kesemutan karena tidak membunuh.” Ucap seorang Petualang bertubuh kurus, namun aura membunuhnya terlihat sangat kuat.
Panglima dari Ras manusia melirik ke arah Pedang Pembantai.
“Hemm..!! Aku pun ingin bergerak membunuh mereka, tapi karena adanya aturan jika salah satu dari Jendral bergerak, maka kita bisa bergerak, dan saat ini aku menunggu mereka bergerak lebih dulu.” Ucap Panglima Ras Manusia.
“Heeh, apa dia bodoh.” Gumam Petualang tersebut. “Hemm..!! Jika begitu biarkan aku yang bergerak lebih dulu, terlebih aku bukan Jendral atau Panglima, jadi mudah memancing mereka keluar,” kekeh Petualang langsung melesat tanpa menunggu reaksi dari Panglima yang kini memasang wajah penuh amarah.
“Saialan, inilah yang membuatku tidak ingin bekerjasama dengan para Guild Petualang,” gumam Panglima Manusia terdengar kesal.
Wuss..!!
Sementara Petualang yang manusia yang melesat kini langsung mengayunkan pedangnya.
Crash..!!
Bom bom..!!
“Hahaha, ayo keluar kalian semua, apa kalian ingin aku membunuh seluruh prajurit Ras Elf kalian," teriak Petualang dengan tertawa terbahak-bahak.
Dengan ganas petualang tersebut mengayunkan pedangnya sambil mengeluarkan Mana yang cukup besar.
Crash..!!
Duar..!!
Beberapa dari pasukan Elf yang mencoba menahan serangan Petualang langsung mati tanpa tubuh yang utuh.
__ADS_1
Panglima Ras Elf yang melihat itu seketika geram.
“Aku sudah tidak tahan menunggu pergerakan dari Panglima mereka lebih dulu bergerak. Ayo kita serang mereka semua, jangan menahan diri, kemenangan ada di depan mata kita karena Leluhur terkuat mereka telah mati.” Teriak Panglima Ras Elf langsung membangkitkan semangat anggota yang ia pimpin.
Woooaaa..!!
Seketika para Jendral, Komandan, Petualang dari Ras Elf berteriak penuh semangat.
Wuss..!!
Wuss..!!
Mereka pun langsung melesat ke arah luar kota.
Bom bom bom..!!
Tak lama bentrokan pun terjadi.
Saat ini terlihat dua ahli rangking S+ bentrok.
Pedang dari Ras manusia terayun ke arah dada Ras Elf yang terluka.
Wuss..!!
Jlep..!!
Crash..!!
Sebelum kepala Jendral Ras Elf terpotong, sebuah peluru lebih dulu menembus kepalanya.
“Hemm..!! Kenapa dia tidak melawan sama sekali?” Gumam Ras Manusia sedikit bingung. Tapi karena ia berhasil membunuh musuhnya, ia langsung tersenyum bangga.
Sementara Bai Yu Long kini tersenyum tipis. “Satu,” gumam Bai Yu Long.
Pandangan Bai Yu Long mengarah ke bukit, ia melihat Lang Zai mengangkat 4 jarinya.
“Sial, aku tak akan kalah,” gumam Bai Yu Long.
Karena terbawa suasana, kini Lang Zai dan Bai Yu Long tidak menunggu musuh terluka.
Dor dor dor..!!
Beberapa peluru yang telah di aliri Mana kini melesat dengan kecepatan tinggi.
Jlep jlep jlep..!!
Beberapa Jendral yang fokus bertarung satu sama lain langsung mati dengan mata melotot.
Dor dor..!!
Bukan hanya para jendral, bahkan para prajurit dan Komandan dari kedua Ras juga menjadi sasaran Lang Zai dan Bai Yu Long.
“140,” ucap Lang Zai.
“127,” ucap Bai Yu Long dengan nada muram.
__ADS_1
Karena sadar jika lokasinya salah, ia langsung bangkit. “Jika begitu aku akan membunuh mereka secara terang-terangan.” Ucap Bai Yu Long.
Dret dret dret..!!
Senjata Bai Yu Long kini terganti menjadi senapan otomatis. Puluhan peluru seketika melesat.
Lang Zai yang melihat itu langsung memasang wajah gelap. “Dasar bocah licik, aku juga tak akan kalah.” Teriak Lang Zai.
Wuss..!!
Lang Zai langsung mengeluarkan senjata otomatis yang lebih canggih.
Dret..!!
Sekali tekan ratusan peluru langsung melesat ke arah kota.
Bom bom bom..!!
Saat peluru mendarat di tembok kota maupun tubuh kedua Ras, terjadi ledakan yang cukup mengerikan.
Sementara kedua Ras yang telah lama berhenti bertarung kini mencoba menahan serangan dari Lang Zai dan Bai Yu Long.
“Sialan, dari mana datangnya serangan ini,” teriak Panglima Ras Elf meraung.
“Aku juga tidak tahu, tapi saat ini tidak mungkin kita bertarung, lebih baik kita bekerjasama untuk melawan siapa yang menyerang kita diam-diam.” Sambung Panglima Ras Manusia.
...
“Haha aku pasti akan menang darimu paman,” ucap Bai Yu Long langsung mengeluarkan senjata yang bernama Basoka.
Dengan santai Bai Yu Long menaruh Basoko yang telah di modifikasi oleh Bai Han di pundaknya.
Bruk..!!
Bai Yu Long langsung duduk dengan satu lutut, ia membidik kemana sasarannya kali ini.
...
Lang Zai terlihat lebih ganas, ia mengeluarkan dua basoka, ia menaruh kedua basoka di kedua pundaknya.
“Haha,, aku tetap akan menang bocah, jangan macam-macam denganku,” kekeh Lang Zai.
Blush..!!
Seketika Lang Zai langsung menembakkan basokanya ke arah kota, bersamaan dengan Bai Yu Long juga.
Wuss..!!
Sementara kedua Panglima dan beberapa Jendral yang melihat adanya benda unik berbentuk bulat kerucut di selimuti cahaya langsung melesat ke atas untuk menghancurkan ketiga benda tersebut.
Crash..!!
Bom bom bom..!!
Duar..!!
__ADS_1
Ledakan cukup besar seketika tercipta di sertai guncangan dan hancurnya kota dalam sekali ledakan.
“Hahaha,, dasar bodoh, justru kalian menyerangnya membuat daya ledaknya semakin dahsyat.” Teriak Lang Zai tertawa terbahak-bahak.