Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Menikmati Seteguk Arak dan Sosok Yang Mirip Tu Long


__ADS_3

Tak lama sebuah teriakan seketika terdengar menggema.


“Disana, dia ada disana, aku sangat mengenalinya, benar itu dia,” teriak salah satu Ras Half Iblis menunjuk tepat ke arah Duan Du.


Duan Du yang menutup wajahnya menggunakan tudung langsung celingas celingus. “Siapa? Siapa yang mereka maksud itu?” Tanya Duan Du ikut melihat ke arah belakang dengan pandangan bingung.


Salah satu pasukan Iblis Merah yang berada di dekat Duan Du langsung menarik tudung Duan Du dari belakang, seketika wajahnya terlihat.


“Benar itu dia,” seketika teriakan susulan kembali terdengar, bukan hanya satu dua orang, melainkan sangat banyak.


Bahkan para pembunuh klan yang di suruh dari Wilayah Tengah ikut bermunculan.


Kini wajah Raja Iblis Merah Mo Hen San memerah, bahkan sampai mengeluarkan asap, tatapan matanya tertuju ke arah Raja Gou Long.


Saat ini Raja Iblis Merah Mo Hen San tidak menduga jika Raja Gou Long akan selicik ini. Biasa, namanya terdengar gagah yang gila akan pertarungan adil.


“Kalian semua telah di tipu, dia sebenarnya dalang dari semua ini,” teriak Raja Iblis Merah Mo Hen San.


Srek srek..!!


Seketika Tubuh Raja Iblis Merah Mo Hen San berubah ke wujud aslinya, ia berniat untuk menyerang Raja Gou Long.


Blush..!!


Para ahli yang berasal dari Wilayah Tengah, Wilayah Utara langsung muncul, mereka saat ini mengepung pasukan Raja Iblis Merah Mo Hen San.


Raja Gou Long yang melihat itu tersenyum tipis. “Hehe,, begini nikmatnya menipu orang, sepertinya aku perlu belajar cara ini kepada Tuan Bai itu,” kekeh Raja Gou Long menikmati keadaan yang ia lihat kini menjadi kacau.


Srek srek..!!


Tak lama Ras Half Giant Dragon pun ikut berubah wujud ke sosok asli mereka, mereka juga tidak mau kalah untuk membantai Bangsa Iblis Merah, tapi yang maju hanya para pasukan biasa dan di pimpin pasukan elitnya.


Untuk para Jendral, komandan, niatnya akan menyelesaikan sisanya, yaitu para ahli dari Wilayah Tengah, Utara dan beberapa kultivator bebas yang menginginkan sumberdaya serta uang.


Wuss..!!


Wuss..!!


Karena tak punya pilihan, saat ini Raja Iblis Merah Mo Hen San langsung menyuruh semua pasukannya untuk bersiap melakukan perlawanan.


Tak lupa juga Raja Mo Hen San menyuruh beberapa Jendralnya yang tersisa untuk menangkap Duan Du.


Saat mereka berniat menanngkap Duan Du dan kelompoknya, yang mereka tangkap hanyalah bayangan saja. Tapi mereka semua tidak ada yang sadar, itu karena Bai An telah membuat beberapa ilusi yang telah di bantu oleh kedua Jendral Ras Half Giant Dragon.

__ADS_1


***


Di tempat yang tidak jauh, saat ini Bai An, Duan Du, Mo Hung, Gou Ma dan Gou Ja sedang duduk dalam bentuk lingkaran sambil menikmati arak serta daging bakar.


“Eemm..!! Baru kali ini aku makan daging seenak ini, sepertinya ini akan menjadi daging favoritku,” ucap Gou Ja dengan mata bersinar terang.


“Hahaha,, kau tenang saja, bumbu ini di racik langsung oleh paman Tu, dulu ia sering makan berbagai macam daging, jadi ia sering mencoba membuat bumbu seenak mungkin agar daging yang ia makan tidak membuatnya cepat bosan,” balas Duan Du sambil tertawa, setelah itu ia kembali menikmati araknya.


“Kalau aku sih, aku sangat menyukai arak ini, rasa serta sensasinya tak bisa di ungkapkan oleh kata-kata,” ucap Gou Ma dan Mo Hung secara serempak.


“Kalian ini, orang sedang menikmati jalannya pertarungan. Kalian malah menikmati acara makan dan minum ini,” ucap Bai An menggelengkan kepalanya di sertai senyum tipis.


Duan Du, Mo Hung, Gou Ja serta Gou Ma hanya memamerkan gigi mereka saat Bai An berkata seperti itu.


Tak lama pandangan mereka mengarah ke pertarungan yang telah di mulai dari tadi.


“Mati,” teriak salah satu ahli dari Wilayah Tengah, kekuatannya cukup mengerikan. Yaitu Dewa Penguasa Berlian ⭐ 2 Menengah.


Melihat sebuah bilah pedang mendatanginya, bukan dari satu musuh, melainkan dari 5 Ras yang berbeda-beda. Kini Jendral Iblis Merah yang kekuatannya tepat di bawah Raja Iblis Merah mulai mendengus.


Jendral Iblis Merah ini adalah adik dari Raja Iblis Mo Hen San. Kekuatannya berada di tingkat Dewa Penguasa Berlian ⭐ 5 Puncak.


“Kalian akan menerima akibatnya jika menyerang Bangsa Iblis Merah,” ucap Jendral Iblis Merah dengan nada dingin.


Blush..!!


Wungg..!!


Tak lama sebuah bilah pedang muncul tepat di depan para ahli Wilayah Tengah.


Crash..!!


Bam bam..!!


Beberapa dari mereka langsung terluka oleh serangan dadakan tersebut, beberapa juga berhasil bertahan dan menghindar.


“Oohh,, Hukum Angin Tingkat Dewa Kelas 4, sungguh hebat juga,” puji Jendral Gou Ja dengan penuh semangat.


Di Dimensi Pusat, Hukum di bagi menjadi dua, Hukum Dewa dan Hukum Surgawi.


Hukum Dewa ada 5 tingkat, dari kelas satu hingga kelas 5.


Sama halnya dengan Hukum Surgawi, ada 5 tingkat, dari kelas satu hingga kelas 5.

__ADS_1


...


Saat ini Jendral Iblis Merah menyeringai kejam saat melihat musuhnya ada yang terluka, dengan cepat ia ingin menyerangnya. Tapi langkahnya terhenti saat mengingat jika saat ini ia menjaga Kelompok Duan Du di belakangnya.


“Heng,, ayo maju kalian semua, jangan menjadi pengecut yang hanya bisa berani dari jauh,” ejek Jendral Iblis Merah langsung memprovokasi.


Wuss..!!


Bom..!!


“Hehehe,, tenang saja paman, aku ada di sini,” kekeh salah satu Ras Half Giant Dragon.


Wajah Jendral Iblis Merah langsung menjadi jelek. “Jendral Gou Han,” ucap Jendral Iblis Merah dengan nada dingin di sertai penekanan.


“Iya paman aku ada di sini,” jawab Jendral Gou Han dengan senyum tipis.


Jendral Gou Han adalah Jendral termuda dan Jendral terkuat milik Ras Half Giant Dragon. Bahkan Gou Ma dan Gou Ja pun kalah walau mereka berdua telah bergabung.


Srek..!!


Dengan santai Jendral Gou Han terlihat santai mengayunkan tombak dengan bilah pedang di ujung tombaknya.


Walau terlihat santai, Jendral Iblis Merah serta para ahli dari Wilayah Tengah langsung mundur.


Hukum yang ada serangan Jendral Gou Han ini adalah Hukum Surgawi Kelas Satu, sangat jarang ada yang bisa menguasai Hukum hingga ke tingkat Surgawi.


Udara di sekitar seketika berubah menjadi gelap saat Jendral Gou Han mengayunkan Tombaknya.


Bukan hanya berubah, tombak yang Jendral Gou Han ayunkan juga di setiap langkahnya waktu seolah berhenti, karena udara tersebut seperti terbelah.


“Sialan,” Jendral Iblis Merah langsung berteriak keras di sertai tubuh bergetar hebat.


Ia saat ini sadar jika Jendral Gou Han ingin membunuhnya secara langsung. Jadi mau tak mau ia harus keluar dari area penjagaannya saat ini.


Tapi saat ia ingin menghindar, sebuah suara menghentikan tombak Jendral Gou Han.


“Han-Han, apa yang kau lakukan, cepat kembali, siapa yang menyuruhmu menyerangnya.”


Seringai licik muncul di wajah Raja Gou Long saat mengatakan hal tersebut.


Jendral Gou Han langsung melirik ke arah Rajanya yang saat ini melayang di udara dengan santai.


Dengan bodoh ia menggaruk kepalanya. “Tadi di suruh kesini untuk bersenang-senang, baru saja akan mau bersenang-senang, malah di suruh kembali.” Gumam Gou Han bingung.

__ADS_1


__ADS_2