
“I..Ini ini luar biasa Tuan muda, kau benar-benar luar biasa,” teriak Gu Sheng saat muncul di depan Bai An.
“Hem..!! Lukamu,” ucap Bai An dalam sekali pandang langsung tahu jika jiwanya Gu Sheng terluka.
“I..Ini tidak apa-apa Tuan muda, dalam beberapa tahun jiwa saya pasti akan pulih,” ucap Gu Sheng menundukkan kepalanya.
Bai An menggelengkan kepalanya. “Balik badanmu, aku akan membantu memulihkan luka di jiwamu,” perintah Bai An dengan nada tegas.
Gu Sheng kembali menggelengkan kepala dengan wajah sedikit ragu. “Le..Lebih baik Tuan muda menyelamatkan Tuan muda Han, Tuan muda Du dan Bo Wuhan terlebih dahulu, karena jiwa mereka yang terluka paling parah.” Ucap Gu Sheng dengan nada terbata-bata.
Bai An seketika memasang wajah datar. “Jika aku suruh, maka lakukanlah, aku tahu batasan kemampuanku sampai mana.”
Glek..!!
Dengan cepat Gu Sheng membalik badannya setelah mendengar suara Bai An yang langsung membuatnya merinding ketakutan.
Blush..!!
“I..Ini,” terlihat Gu Sheng merasakan kenyamanan tiada tara saat merasakan sebuah energi langsung menembus ke dalam jiwanya.
Tanpa terasa Gu Sheng memejamkan matanya di sertai seutas senyum bahagia.
“Bukalah matamu,” perintah Bai An.
Gu Sheng membuka matanya dengan wajah bingung. Namun tak lama ia tak henti-hentinya membuka tutup mulutnya saat melihat kondisi jiwanya kini sudah pulih dan butuh sedikit proses untuk pulih sempurna, bahkan meningkat.
“Kau hanya butuh dua atau tiga hari untuk bermeditasi, setelah itu jiwamu akan pulih sepenuhnya. Bukan hanya itu saja, jika kau bisa memanfaatkan energi jiwa yang ku berikan, jiwamu pasti meningkat.”
Tanpa menunggu jawaban dari Gu Sheng. Bai An langsung mengayunkan lengan kirinya.
Crash..!!
Sebuah celah seketika tercipta. “Ayo kembali, mereka pasti telah lama menunggu kedatangan kita,” ajak Bai An.
Wuss wuss..!!
Bai An dan Gu Sheng pun langsung memasuki celah.
...
“Urgh,, aku sudah akan mencapai batasku,” gumam Long Yuan terlihat lemas.
Tap tap..!!
__ADS_1
“Biar aku yang menggantikanmu, kini kekuatan jiwaku telah pulih,” ucap Pixiu.
Long Yuan melirik ke arah Pixiu sambil menganggukkan kepala. “Baiklah, jangan sampai terjadi kesalahan, jika sedikit saja kesalahan yang kita lakukan, maka jiwa Han'er pasti akan musnah,” ucap Long Yuan dengan nada serius.
“Kau tenang saja, aku sudah dua mendengar ucapan sepertimu, dari Ye'er dan Tu Long,” ucap Pixiu langsung mengambil alih.
Dengan segera Pixiu mengalirkan kekuatan jiwanya untuk menjaga Jiwa Bai Han tetap seperti saat ia datang kesini.
Long Yuan yang melihat itu langsung berjalan keluar.
Tap tap..!!
Cklek..!!
Hem..!!
Pandangan mata Long Yuan langsung mengarah ke barisan keluarganya yang saat ini mengantri di tiga pintu berbeda.
“Ini sudah lima bulan, berapa lama lagi kau akan kembali Tuan muda,” gumam Long Yuan dalam hatinya.
Semua keluarga Bai An ini selalu bergantian untuk menjaga jiwa ketiganya tetap seperti semula, karena hanya itu yang bisa mereka lakukan. Untuk menyembuhkan itu adalah hal yang cukup mustahil bagi mereka. Karena jiwa ketiganya terluka sangat parah.
Dan yang paing berdampak adalah Bai Han.
Tap tap..!!
“Bagaimana? Apa kondisi Kakak tetap seperti semula?” Tanya Bai Chu Ye menatap Long Yuan datar.
“Hem..!! Sejauh ini masih aman,” jawab Long Yuan.
Mendengar itu Bai Chu Ye dan Tu Long langsung menghela nafas lega.
“Baguslah kalau begitu,” ucap Bai Chu Ye berjalan ke arah lorong.
Tu Long dan Long Yuan langsung mengikuti dari belakang.
Tap tap..!!
“Oh ya, apa paman Tian sudah kembali?” Tanya Bai Chu Ye sambil tetap melangkan kakinya.
“Aku rasa belum Ye'er, kau tahu jika paman mu itu cukup perhitungan. Jadi saat ini aku menduga ia masih bernegosiasi dengan para Ras Elf dan Ras Ancient yang berasal dari Dimensi Alam Sihir,” jawab Long Yuan dengan nada sedikit pahit.
...
__ADS_1
Benar saja apa yang Long Yuan duga, saat ini Cen Tian sedang menatap pemuda yang sangat tampan dari Ras Elf, dia adalah Antoni, sementara di sebelah Antoni ada lagi pria paruh baya dari Ras Ancient. Keduanya menjadi Penguasa wilayah masing-masing. Namun Antoni sedikit lebih tinggi, yang mana ia juga menjadi Penguasa Dimensi tersebut dan wakilnya adalah Penguasa Ras Ancient.
“Aku tambah 2 bagaimana?” Ucap Cen Tian dengan nada serius.
Wajah Antoni dan Defan seketika bergerak-gerak, ingin sekali rasanya mereka mencabik-cabik wajah Cen Tian. Namun mereka selalu berusaha menahannya, karena jika bukan mengingat Bai An dan para saudaranya seperti Tu Long, Duan Du, Bai Han yang berkontribusi besar saat melawan orang-orang Dimensi Alam Dewa.
“Hei apa-apaan wajah kalian itu? Apa kalian sakit? Jika kalian sakit, aku mempunyai sebuah Pil penyembuh, bagaimana jika aku berikan ini maka kesepatakan kita selesai?” Tanya Cen Tian menaik-naikkan alisnya secara bergantian di sertai senyum menjijikkan.
Brak..!!
“Dasar perampok sialan, apa kau ingin merampok seluruh sumberdaya kami seraca terang-terangan hah,” teriak Defan langsung menggebrak meja di depannya.
Antoni yang di sebelah Defan langsung menenangkan. “Tenangkan dirimu, jangan termakan provokasinya, ia saat ini sedang memancing kita agar kelemahan kita terbuka,” ucap Antoni melalui telepati.
Sementara Cen Tian dengan santai menggerakkan lengannya lalu menuang teh yang telah di sediakan oleh Ras Elf.
Sruupp..!!
“Uh, teh ini cukup nikmat juga sebagai pengganti arak,” puji Cen Tian.
Namun pujian Cen Tian di dengar jijik oleh Antoni dan Defan.
Dret..!!
Cen Tian mengeluarkan 2 juta batu kristal dan satu gentong berisi arak.
“Yah ini penawaran terahir, karena kita keluarga maka aku secara terpaksa berbaik hati memberikan arak terahirku kepada kalian, jika kalian masih menolak, jangan salahkan aku jika semua sumberdaya kalian hilang.” Ucap Cen Tian dengan wajah lesu.
Krak krak..!!
Kedua tangan Antoni dan Defan seketika terkepal erat hingga menyebabkan bunyi yang cukup nyaring.
Bagaimana tidak, padahal mereka telah berbaik hati memberikan diskon yang sangat banyak.
Jumlah sumberdaya berbasis Jiwa yang Cen Tian inginkan sebenarnya jika di totalkan mencapai 30 juta batu kristal. Tapi mereka berbaik hati menjualnya dengan harga 10 juta batu kristal karena ingin membantu penyembuhan Duan Du, Bai Han dan Bo Wuhan.
Dan jika mereka memberikan Cen Tian secara cuma-cuma maka Ras mereka akan mengalami kerugian besar serta kelaparan dalam waktu yang lama, mereka juga sangat ingin membantu secara cuma-cuma, tapi mengingat Ras mereka, terpaksa mereka melakukan bisnis.
Sama halnya dengan Cen Tian, ia tahu akan hal tersebut sehingga membelinya dan ia merasa 2 juta batu Kristal cukup untuk membeli bibit menanam sumberdaya yang ia beli.
“Begini saja, bagaimana jika Ras kami nanti membeli bibitnya di tempat kalian, berikan kami harga yang menyamai dengan jumlah sumberdaya yang kami jual ini, walau kami tidak untung, tapi setidaknya kami juga tidak mengalami kerugian.” Ucap Defan kini memikirkan jika mereka terus seperti ini maka ini tak akan pernah selesai.
“Setuju,” ucap Cen Tian tersenyum lebar, hal itu membuat Antoni dan Defan merasa ada yang tidak beres dengan senyum Cen Tian.
__ADS_1