
Bai Chu Ye dengan santai menangkapnya lalu bercermin. “Eeh,, memang berapa lama aku berkultivasi paman? Aku merasa telah berkultivasi selama beberapa bulan saja.”
Pixiu dan Long Yuan seketika mendengus. “Heng, kau sudah cukup lama melakukan kultivasi tertutup, kini bahkan orang-orang yang ingin menginvasi Dimensi kita telah kembali dan beberapa di bunuh oleh senior Gu Sheng bersama sosok berjubah yang sama dengan jubah kita.” Ucap Pixiu.
“Eeh,, jadi kita menang ya,” ucap Bai Chu Ye dengan nada datar, terlihat tangannya juga terkepal erat. Karena ia sangat ingin melawan mereka semua saat ini.
“Lalu kemana ayah dan yang lainnya?” Tanya Bai Chu Ye kini mencoba menenangkan diri dengan mengalihkan pembicaraan.
“Ah,, itu ayahmu dan senior Gu pergi menjelajahi beberapa tempat di Dimensi Tanpa Nama ini, sementara Tu Long dan Du'er sedang berlomba meningkatkan kekuatan mereka, lalu untuk orang yang bernama Bo Wuhan saat ini-”
“Tunggu dulu paman, maaf memotong ucapanmu,” ucap Bai Chu Ye melirik Long Yuan. “Siapa Bo Wuhan? Kenapa aku baru mendengar namanya, karena setahu Ye'er di antara semua keluarga kita yang laki-laki, tidak ada yang namanya Bo Wuhan.” Tanya Bai Chu Ye.
Long Yuan dan Pixiu saling melirik satu sama lain. Mereka sadar jika mereka yang menjelaskannya maka Bai Chu Ye pasti akan mencari lalu melawan Bo Wuhan. Tapi jika ayahnya atau Duan Du yang menjelaskan, maka Bai Chu Ye pasti tidak melakukan hal gegabah.
“Kenapa paman diam?”
Mendengar suara Bai Chu Ye. Long Yuan dan Pixiu hanya bisa menghela nafas lalu keduanya menjelaskan semua yang ia ketahui saat mereka semua sekeluarga melawan orang-orang yang berasal dari Dimensi Alam Dewa.
Cukup panjang apa yang keduanya ceritakan kepada Bai Chu Ye, beberapa hal yang sulit di jelaskan, Long Yuan langsung meneransferkan ingatan tentang melawan orang-orang Dimensi Alam Dewa.
Long Yuan dan Pixiu juga menjelaskan jika saat ini Dimensi Inti telah di rubah dan Penguasanya adalah Cen Tian yang langsung di tunjuk oleh Bai An. Mereka juga memberitahu dimana Bai Han, Duan Du serta Tu Long meningkatkan kekuatan mereka.
Satu jam telah berlalu, setelah mencerna ingatan dan mendapat info langsung setelah perang yang pamannya Cen Tian kini menjadi Penguasa. Kini Bai Chu Ye memasang wajah lebih datar dan terkesan dingin.
“Hemm..!! Jika begitu paman kembalilah, aku nanti akan mencari paman Tian dan mengganti rugi apa yang telah aku perbuat beberapa waktu lalu, saat ini aku ingin pergi ke tempat kakak Han terlebih dahulu.”
Tanpa menunggu jawaban dari Long Yuan dan Pixiu, Bai Chu Ye seketika berubah menjadi butiran darah.
Dret..!!
Jlep..!!
Melihat keponakan mereka lenyap di depan mata mereka, Long Yuan dan Pixiu hanya melototkan mata mereka.
“Eeh,, seberapa kuatkah Ye'er? Aku merasa Ye'er sedikit lebih kuat dari Tu Long ataupun Du'er saat ini,” ucap Long Yuan melirik Pixiu.
“Hem,, Jika kau bertanya kepadaku, lalu kepada siapa aku bertanya,” ucap Pixiu terlihat cemberut.
__ADS_1
Long Yuan dan Pixiu seketika tertawa kecil. “Haha jika kita tidak tahu maka itu artinya benar kekuatan Ye'er jauh lebih kuat dari kedua pembuat masalah itu, karena kita bisa melihat tingkat kultivasi keduanya, sementara tingkat kultivasi Ye'er tidak bisa kita lihat,” ucap keduanya serempak di sertai tawa bahagia.
Wung..!!
Mata keduanya seketika berubah tajam. “Aku juga tidak ingin bersantai, aku harus meningkatkan kekuatanku, dan pada saat mereka kembali dari Dimensi Alam Dewa suatu saat ini, maka kita pasti akan berguna bagi Tuan muda.” Ucap Pixiu.
“Benar, aku juga ingin ikut bertarung lagi bersama Tuan muda dan yang lainnya, jadi ayo kita pergi, waktu adalah kekuatan,” sambung Long Yuan.
Wuss wuss..!!
Keduanya langsung melesat menuju permukaan.
Dret..!!
Tap tap..!!
“Eeh,, apa kalian tidak menemukan apa-apa di bawah sana?” Tanya Cen Tian yang mencoba menyusul Long Yuan dan Pixiu, tapi kini ia bertemu tepat di permukaan tanah.
“Kami menemukan asal energi tersebut, tapi-”
Wajah Long Yuan seketika berubah merah, sementara Pixiu tersenyum kecil.
“Heh,, walau kau kesanapun kau tidak akan menemukan siapa-siapa, terleboh lagi dengan kekuatanmu saat ini, menyentuh tubuh Ye'er pun kau tidak mampu.” Ejek Pixiu.
“Dan kau ingin mencincang tubuh keponakanmu sendiri, sungguh paman tak tahu diri.” Sambung Long Yuan.
“Penguasa apa yang hanya mementingkan harta.” Pixiu kembali berkata.
“Aku juga yakin jika Ye'er mau, kau pasti akan di telanjangi tanpa bisa melawan.” Balas Long Yuan.
Tekanan demi tekanan kata Long Yuan dan Pixiu berikan kepada Cen Tian tanpa bisa melawan.
Sementara Cen Tian dari waktu ke waktu hanya memasang wajah jelek.
Tapi tak lama dengan tak tahu malu ia berkata. “Hei hei,, kalian ini, apa yang kalian bicarakan, dimana keponakanku yang tampan itu, dan apa kalian lupa jika aku kesini untuk mencari Ye'er, aku takut ada yang mengganggunya, jadi sebagai Penguasa dan paman, aku harus tetap berada di sisinya untuk menjaganya.”
Wajah Long Yuan serta Pixiu seketika menampilkan wajah jijik. “Dasar tak tahu malu,” dengus keduanya serempak.
__ADS_1
“Hehehe,, ayolah apa yang kalian bicarakan, aku sama sekali tidak paham,” kilah Cen Tian tersenyum sambil menaikkan kedua alisnya secara bergantian.
***
Dret..!!
Sebuah percikan darah seketika muncul dari celah kecil, tak lama percikan tersebut mulai membesar dan membentuk tubuh manusia.
Sret sret..!!
Darah yang membentuk manusia kini mulai mengeras hingga menciptakan tubuh secara perlahan.
Beberapa saat kemudian berbentuklah sosok pemuda tampan yang tak lain Bai Chu Ye.
“Hem..!! Kakak saat ini masih berada di tingkat Dewa Surgawi ⭐ 1 Awal.” Gumam Bai Chu Ye sedikit bingung mengapa peningkatan kakaknya sangat melamban.
Setelah mencoba mencari apa yang salah di kakaknya, tapi tidak menemukan hal yang salah, Bai Chu Ye hanya bisa menghela nafas panjang.
“Semoga ayah dapat menemui penyebab mengapa peningkatan kakak terhambat,” gumam Bai Chu Ye.
Satu hari setelah menemani kakaknya yang berkultivasi. Bai Chu Ye merasa jika tempat kakaknya ini benar-benar aman tanpa ada gangguan, ia pun langsung menghilang dari sana.
Dret..!!
***
Dret..!!
Tap tap..!!
Tak lama Bai Chu Ye muncul tidak jauh dari sosok pemuda yang terlihat duduk santai di udara.
Wajah Bai Chu Ye seketika memasang wajah dingin saat melihat sosok Bo Wuhan yang santainya tanpa beban sama sekali. Bahkan Bo Wuhan kini sedang menikmati arak buatan pamannya Duan Du.
“Kau, aku akan membuatmu merasakan penderitaan yang lebih menyakitkan dari kematian para saudaraku yang kau bunuh,” ucap Bai Chu Ye dengan nada dingin.
Bo Wuhan yang di tugaskan menjaga Dimensi Tanpa Nama langsung mengalihkan pandangan saat merasakan tekanan mengerikan dari arah timur.
__ADS_1