Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Pelatihan Bai Han dan Jiu Long di Dunia Jiwa


__ADS_3

“Heng,, kalian jangan mengajari Han'er yang tidak-tidak.”


“Hehe,, kau tenang saja kak, aku hanya ingin memberikan Han'er beberapa hadiah,” kata Duan Du sambil berkedip ke arah Bai Han, Duan Du mencoba mempengaruhi Bai Han.


Tu Long yang melihat itu langsung ikut berkata. “Kalau aku, aku ingin membawa keponakan kecil ku ini melihat seisi benteng dan memperlihatkan beberapa kampung yang kini di huni cukup banyak orang,” Tu Long terlihat tak mau kalah.


Bai Han yang mendengar itu melirik ke arah ayahnya, ia tahu jika kedua orang ini sedang berkata manis, tapi ia juga penasaran apa yang di berikan Duan Du dan penasaran dengan ucapan Tu Long.


“Hmm..!! Mereka pamanmu, dia adikku Duan Du, kau bisa memanggilnya paman Duan dan dia saudaraku Tu Long, kau bisa memanggilnya paman TuTu, dan kau boleh mengikuti mereka jika mau,” kata Bai An.


“Hm,, hm,, paman Duan, apa hadiah yang ingin kau berikan?” Tanya Bai Han sambil mengulurkan tangannya meminta hadiah yang ingin Duan Du janjikan.


“Hehe,, hadiahnya sangat banyak, jadi paman akan membawamu ke tempat yang luas untuk memperlihatkan hadiahnya, kau juga boleh memilih sepuasnya,” kata Duan Du langsung menggendong Bai Han kemudian melesat pergi meninggalkan Tu Long yang kini memasang wajah jelek.


Wuss..!!


Tu Long seketika ikut mengejar Duan Du yang membawa lari Bai Han.


Bai An dan Jiu Long hanya menggelengkan kepala saja.


Setelah itu Bai An melirik ke arah Jiu Long.


“Ikuti aku,” ajak Bai An.


Jiu Long mengangguk patuh.


Wuss wuss..!!


Tap tap..!!


Saat ini Bai dan Tu Long berjalan santai di kediaman Bai An.


Setelah itu Bai An mengajak Jiu Long duduk.


2 jam telah berlalu.


Jiu Long menceritakan banyak hal tentang pertemuannya dengan Long Yuan yang ia anggap guru.


Jiu Long juga bercerita jika Long Yuan tidak dapat ikut kesini karena mempunyai musuh seorang penetua inti, bahkan Jiu Long tidak mampu menghadapinya sehingga Long Yuan hanya bisa bersembunyi saat ini.


Jiu Long yang sudah terkenal menjadi seorang jenius menjadi incaran banyak penetua inti, mereka sudah berusaha menarik Jiu Long menjadi murid mereka tapi di tolak Jiu Long.


Hingga terdengar berita jika Jiu Long memiliki seorang guru baru, saat tahu guru barunya dan kekuatan Long Yuan, banyak sekali penetua merasa di rendahkan sehingga berusaha membunuh Long Yuan.


Jiu Long juga bercerita tentang Alam Semesta Inti Pertama tempat tinggalnya dan Sekte tempatnya menjadi murid adalah Sekte Bintang Semesta.


Sekte Bintang Semesta adalah yang terkuat di Alam Semesta Pertama, itu karena Patriak Sekte Bintang Semesta adalah orang kedua terkuat setelah Penguasa terkuat di seluruh Alam Semesta.

__ADS_1


Patriak Sekte Bintang Semesta bernama Lun Chen, sekaligus adik dari Sang Penguasa terkuat di seluruh Alam Semesta.


Bai An juga kini mengetahui tingkat kekuatan di Atas Dewa Raja Semesta.


Tingkatan Alam Semesta Inti.


➡ Pemula ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Junior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Senior ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Grand Master ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Sejati ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Kaisar Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Immortal ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Raja Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Master Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Kaisar Immortal Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


➡ Dewa Suci Semesta ⭐ 1 - ⭐ 5


“Hmm..!! Karena Saudara Long Yuan menyuruhmu kesini untuk belajar beberapa hal dariku, maka aku tidak bisa menolak, kebetulan perbedaan waktu disini dengan dunia luar juga bisa aku ubah semauku,” kata Bai An sambil melirik ke arah Jiu Long yang terlihat berharap.


Mendengar itu Jiu Long langsung bersemangat.


Jiu Long sangat ingin membalas semua tetua inti itu, namun ia tidak berani karena Patriak Sekte pasti menghukumnya, tapi semenjak Long Yuan bercerita tentang hanya ada satu orang yang bisa, dan dia adalah saudara sekaligus Tuannya, Jiu Long tentu senang.


“Kau saat ini hanya perlu mendatangi adik ku dan beritahu saja aku ingin belajar strategi, jika kau ada perkembangan hingga ke tahap yang aku inginkan, maka datangi Tu Long, dan kau melakukan hal yang sama, yaitu perkuat tubuh serta teknik bertarungmu sekaligus pengalaman.”


“Jika sudah, aku akan mengajarimu cara berpikir luas, sehingga dapat mengalahkan penetua inti dan tidak mendapat hukuman dari Patriakmu.” Kata Bai An panjang lebar lalu terdiam karena sedang meneguk araknya.


“Ah,, ya walaupun kamu kuat, kamu masih banyak kelemahan, jadi belajar dari awal itu penting,” jata Bai An.


Jiu Long yang mendengar itu sama sekali tidak mengeluh, ia mengangguk patuh.


Waktu terus berlalu.


10 tahun telah berlalu di Dunia Jiwa dan 1 menit berlalu di Dunia Nyata.

__ADS_1


Saat ini Bai Han juga belajar berkultivasi karena keinginan dan tekadnya untuk membantu ayahnya.


Sebenarnya Bai Han begini karena hasutan Duan Du dan Tu Long.


Tapi Bai An hanya bisa pasrah mengajarkan putranya.


Sebenarnya Bai An ingin putranya belajar biasa saja layaknya manusia biasa, karena ia tak ingin putranya terlibat masalah seperti pembunuhan.


Tapi Bai An berpikir jika suatu saat putranya pasti tak ingin ia lindungi terus menerus, sehingga ia mengiyakan.


Waktu terus berlalu, saat ini Bai Han dan Jiu Long terlihat berlajar bersama.


Mereka berdua di ajari trik licik, seperti memprovokasi, tipu muslihat, berbuat kekacauan dan masih banyak lagi, orang yang mengajarinya tentu saja Duan Du.


Saat ini Duan Du menunjukkan titik-titik tertentu dan musuh-musuhnya di sebuah peta.


Jiu Long dan Bai Han mengangguk-angguk saat mendengar penjelasan Duan Du.


Waktu kembali berlalu.


10 tahun kemudian, saat ini Bai Han dan Jiu Long bersama Tu Long.


Mereka berdua sedang di siksa oleh tekanan yang di berikan Tu Long.


Bai Han dan Jiu Long tidak di perbolehkan mengeluarkan energi untuk melawan.


Setelah itu mereka berdua di pukul menggunakan batang kayu hingga membuat mereka berdua terluka parah, setelah di sembuhkan, mereka berdua kembali di siksa lagi untuk memperkuat tubuh mereka.


“Hmm..!! kini kekuatan Han'er melesat dengan cepat setelah berkultivasi selama 20 tahun di dunia jiwa,” gumam Bai An sambil meminum araknya.


“Kakak benar, mungkin Han'er di sukai oleh Semesta atau orang yang di anggap penentang Semesta, karena ini sungguh mengejutkan, anak berumur kurang 9 tahun dan usia jiwa 29 tahun memiliki kekuatan Kaisar Sejati ⭐ 2 Awal, sungguh di luar akal sehat.” Sambung Duan Du.


Tentu saja semua penghuni di Dunia Jiwa Bai An sangat iri melihat kecepatan pertumbuhan Bai Han dalam berkultivasi.


Termasuk Bai An, ia sungguh iri sekaligus kagum dengan putranya ini.


Tap tap..!!


“Ayah,, ayah, sudah aku bilang berhenti minum, tapi kau masih saja minum,” kata Bai Han datang sambil memarahi ayahnya.


“Arak ini tidak baik untuk kesehatan, jadi berhentilah minum, dan paman juga berhentilah membuat minuman seperti ini,” dengus Bai Han menceramahi Bai An dan Duan Du.


Bai An dan Duan Du hanya bisa tersenyum kecut.


Saat Bai Han mendapat banyak pengetahuan, ia selalu melarang semua orang yang berada di jalan yang salah.


Tapi anehnya, mereka juga melihat Bai Han sama sekali tidak naif.

__ADS_1


__ADS_2