Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Kekhawatiran Seorang Ayah ( Waktunya Menghancurkan Klan Bai )


__ADS_3

Bai Tan dan Bai So muncul sambil membelalakkan mata mereka.


“Cahaya Peri Ilahi.” Gumam Bai So dalam hati, di saat bersamaan.


“Ini, ini adalah Cahaya Peri Ilahi yang tidak pernah muncul selama miliaran tahun, bahkan Cahaya Peri Ilahi ini di katakan hanya Mitos belaka.” Ucap Bai Tan sedikit tak percaya.


Bai An yang mendengar itu, kini sedikit memiringkan kepalanya.


“Eeh,, kenapa aku begitu familiar dengan nama Cahaya Peri Ilahi?” Gumam Bai An dalam hati.


Karena penasaran, Bai An pun langsung bertanya. “Apa itu Cahaya Peri Ilahi?”


Bai Tan dan Bai So melirik ke arah Bai An dengan pandangan kagum, mereka kagum karena putri Bai An kini memiliki hal yang sempat di katakan mitos.


“Tentu saja kau tidak tahu tentang Cahaya Peri Ilahi ini, karena Cahaya ini hanya ada di buku kuno, dan itupun catatannya tidak lengkap, tidak ada yang tahu secara pasti tentang maupun bentuk dari Cahaya Peri Ilahi termasuk diriku, tapi ciri-cirinya cukup banyak para Penguasa Dimensi Pusat yang mengetahuinya.” Ucap Bai Tan dengan santai.


“Benar, ciri-cirinya agak mirip seperti ini, dari warna, dan Cahaya ini sebenarnya adalah Energi kehidupan milik Ratu Ras Peri yang sudah punah, tidak di ketahui apa penyebabnya,” sambung Bai So.


Bai An kini paham, ia tentu telah mendapat sedikit pengetahuan tentang energi kehidupan dari ingatan masa lalunya, dan dari ingatannya Energi kehidupan ini hanya mitos karena tidak pernah muncul.


“Lalu bagaimana cara agar kita bisa menembus cahaya ini?” Tanya Bai An.


Bai Tan dan Bai So langsung menggeleng. “Tidak ada informasi bagaimana cara menembus maupun menghancurkannya, Energi Kehidupan adalah Energi tertinggi, terlebih aku merasa ini seperti Inti Energi Kehidupan, walau belum membentuk wujud dan belum bergabung dengan pemiliknya, tetap saja Energi Cahaya Peri Ilahi ini sangat kuat, bahkan jika aku mencapai puncak sekalipun, aku ragu bisa menembusnya,” jawab Bai So dengan nada serius.


Huuff..!!


Terdengar suara Bai An menghela nafas berat, ia kini memijit keningnya.


“Tunggu saja, tidak ada sesuatu hal yang instan, kau pun tahu akan hal tersebut,” ucap Bai Tan langsung menghibur Tuan mudanya.


Bai An hanya mengangguk ringan.


...


Sementara Xie'er kini telah berada di alam berbeda.


“Aku ada dimana?” Gumam Xie'er sedikit bingung.


Saat melihat sekelilingnya, ia melihat keindahan yang luar biasa, banyak juga peri-peri berlalu lalang.

__ADS_1


Dan di setiap peri yang berlalu lalang, mereka pasti memberikan hormat kepada Xie'er.


Tanpa Xie'er sadari, ia merasa nyaman berada di sini, ia kini pergi kesana kemari hanya untuk bermain-main, ia juga mengajak banyak Ras peri untuk menemaninya bermain.


Setelah cukup lama ia bermain, seketika ia mengingat ayahnya. Rasa hampanya yang selama ini ia rasakan ternyata dari ayahnya yang tidak ada di dekatnya.


“Ayah, ayah kau ada di mana?”


Xie'er seketika panik saat mengingat ayahnya, seketika Xie'er berlari kesana kemari mencari ayahnya.


Tapi tetap saja ia tidak bisa menemukan satupun keluarganya.


Hal tersebut membuat Xie'er kini duduk lesu, terlihat juga ia menangis seorang diri tanpa ada peri yang berani mendekatinya.


Wuss..!!


Tap tap..!!


“Ratu, maafkan kami jika membawamu ke tempat ini, kami kira kau akan bahagia tinggal di sini bersama kami, tapi kami salah, keluarga tetap nomer satu bagimu,” ucap Ratu peri yang Bai An temui.


Ratu peri tersebut menundukkan kepalanya.


“Jika kau yang membawaku kesini, artinya kau bisa membawaku kembali bukan? Ayo cepat bawa aku menemui ayahku, aku sudah tidak menginginkan kekuatan, jika karena kekuatan aku terpisah dengan ayah, lebih baik aku tidak menjadi kuat saja,” ucap Xie'er kini bangkit dari tempatnya duduk.


Ratu Peri tersebut mengangguk dengan patuh, karena apa yang di ucapkan oleh Ratunya adalah mutlak bagi seluruh Ras Peri, bahkan jika Xie'er menyuruhnya bunuh diri pun, ia tak akan ragu.


Di masa lalu, saat Xie'er akan mati, seluruh Ras Peri yang ia pimpin lebih dulu untuk bersembunyi. Bukan tanpa alasan.


Xie'er lah yang menyuruh mereka untuk bersembunyi karena Ras mereka memiliki hal yang menentang di luar akal sehat, yaitu menghidupkan orang mati.


Xie'er pun dulu pernah berniat menghidupkan ayahnya, tapi ayahnya menolak dengan tegas karena ingin hidup damai saat di reinkarnasi.


Jadi Xie'er membuat hal menentang Hukum Alam.


Xie'er membuat semua keluarga yang ia sayangi maupun paling setia dengan ayahnya untuk di Reinkarnasi di tempat yang sama, seolah itu mengulang masa lalu atau kembali ke masa lalu. Namun nyatanya itu tidak kembali ke masa lalu.


Sebelum Xie'er mati, ia juga memberikan pesan kepada semua bawahan setia Bai An untuk diam saja, ia melarang mereka untuk balas dendam maupun melakukan pergerakan sebelum Bai An kembali bersama dirinya suatu hari nanti.


Tapi saat melakukan hal menentang Hukum Alam, Xie'er melakukan kesalahan yang membuat ayahnya akan terus menerus mati dan di reinkarnasi jutaan kali.

__ADS_1


Kesalahannya itu ia ingin hidup ayahnya tenang terlebih dahulu sebelum mengambil haknya yang telah di rebut.


...


Ratu Peri kini membawa Xie'er kembali ke tempat dimana ia dan Bai An berada sebelumnya.


Wuss..!!


Bai An yang melihat Cahaya tersebut mulai meredup langsung melesat ke tempat putrinya yang masih melayang.


Bruk..!!


“Xie'er kau tidak apa-apa nak?” Tanya Bai An dengan nada khawatir.


Xie'er yang mendengar itu langsung meneteskan air mata. Baru kali ini ia merasakan kehangatan dari ayahnya. Dulu ia sangat jarang merasakan hal seperti ini.


Saat ini Xie'er telah mengingat semua ingatan masa lalunya, tapi ia tidak ingin mengungkapkannya, ia juga ingin terus menerus seperti ini bersama ayah, kakak, paman, ibu, nenek dan kakeknya.


Mereka semua sangat baik kepada mereka dari dulu semasa hidup sebelum kematian mereka.


“Hmm hmm,, Xie'er baik-baik saja ayah, tapi kenapa ayah menangis?” Tanya Xie'er pura-pura tidak tahu.


“Tentu saja ayah menangis karena mengkhawatirkan Xie'er,” jawab Bai An tersenyum hangat, ia kembali memeluk putrinya sambil bergumam.


“Xie'er tenang saja, ayah tidak akan mencampakkan Xie'er lagi seperti di masa lalu, ayah juga akan terus membuat Xie'er tersenyum seperti saat ini.”


Hehe..!!


Xie'er hanya memarkan giginya saat mendengar ucapan tulus ayahnya.


Waktu berlalu.


Saat ini Xie'er kembali tertidur di punggung ayahnya dengan senyum bahagia, ia tak pernah sebahagia ini senelumnya.


Di depan Bai An kini, Duan Du, Bai Han, Bai Chu Ye, Mo Liang Liu, Mo Denshan telah berkumpul.


“Hmm..!! Dengan kekuatan seperti ini, maka kita mampu menghancurkan klan Bai, aku juga ingin mengambil sesuatu di kediaman klan Bai yang telah mereka sembunyikan dalam waktu lama.” Ucap Bai An.


Duan Du, Bai Han seketika menyeringai kejam, mereka terlihat tidak sabar untuk menghancurkan klan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2