Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
Membunuh Li Xing dan Musuh Kuat Datang


__ADS_3

Untuk Li Xing, wajahnya langsung menghitam. Tak lama ia menghilang lalu muncul di atas kepala Bai An.


“Aku akan membungkam mulutmu itu,” ucap Li Xing langsung mengayunkan tangannya.


Sebuah bintik-bintik darah seketika muncul dalam jumlah banyak.


Bai An yang melihat kecepatan Li Xing sedikit terkejut, tapi dengan tenang ia menutupi tubuhnya dengan Hukum Api yang telah ia kuasai.


Blush..!!


Api yang keluar dari tubuh Bai An seketika melelehkan bintik-bintik darah hingga menghilang.


Li Xing yang melihat itu menyunggingkan senyum mengejek. “Kau mengira dirimu pintar, hanya karena mengira jika Ras Vampir lemah terhadap api, kau salah besar.”


“Hem..!! Seorang Vampir Hibrida sepertimu jangan terlalu sombong. Hanya karena setengah darah Vampir mengalir di tubuhmu kau mengira dirimu tidak akan bisa mati,” dengus Bai An.


“Aku akan membuatmu mengerti jika kau salah mengambil langkah, dan pada akhirnya hanya ada sebuah penyesalan,” sambung Bai An.


Jlep..!!


Bai An menghilang lalu muncul di atas kepala Li Xing. Bai An kini memaksa kakinya untuk bergerak cepat.


Setelah muncul Bai An langsung mengayunkan pedang Asyura yang telah ia keluarkan dari cincin penyimpanannya.


“Teknik Asura tingkat 4.”


“Gerakan pertama sang asura,” ucap Bai An datar.


Wuss..!!


Bukan sebuah energi yang melesat, melainkan sebuah bayangan yang muncul dari belakang Bai.An


Bayangan tersebut kini mulai membentuk sebuah senjata. Inilah uniknya kekuatan serangan Bai An di masa lalu, Bai An bisa mengubah bayangan mirip Asura itu menjadi kehendak dirinya sendiri.


Senjata berbentuk tombak melesat dengan kecepatan tinggi merobek ruang.


Wuss..!!


Li Xing yang melihat itu memasang wajah gelap karena mengerti jika Bai An saat ini menggunakan kekuatan utamanya.


Perlu di ketahui jika Wing Zhen sebenarnya mengincar bayangan yang muncul di belakang Bai An. Bcyangan ini adalah sesuatu yang beharga untuk membangkitkan sosok Raja Vampire.


Terlebih Bayangan ini pemberian dari sosok yang mereka anggap guru.


...


Crak..!!


Tombak tersebut muncul di depan Li Xing tanpa ia sadari. Tapi Li Xing yang telah waspada dari awal langsung membentuk sebuah pertahanan.

__ADS_1


Muncul sebuah dinding darah di depan Li Xing.


Bom..!!


Crak crak..!!


Walau begitu, dinding darah tersebut tidak mampu menghentikan tombak wujud dari bayangan Asura.


Duar..!!


Dinding darah seketika hancur. Tapi Li Xing di sini sudah menghilang entah kemana.


Pandangan Bai An mengarah ke segala arah. Tak lama ia menggerakkan tombak dari bayangan Asura melalui kehendaknya.


Wuss..!!


Tombak tersebut melesat dengan kecepatan penuh mengejar setitik darah yang berusaha menjauh.


Li Xing yang berusaha kabur memasang wajah jelek, ia kini sadar jika terus bertarung. Maka ia akan mati, terlebih ada dua wanita yang lebih kuat darinya sedang menonton. Walau Dong Jin datang sekalipun, jika kedua wanita itu menyerangnya secara bersama. Maka Dong Jin tidak akan pernah bisa kabur.


“Sialan kau,” teriak Li.Xing kini mulai sedikit frustasi.


Bai An menyunggingkan senyum tipis mendengar teriakan Li Xing.


Dengan semua energi yang ia punya, Bai An mengerahkan tombak bayangannya.


Wuss..!!


Li Xing yang merasakan tekanan tersebut membelalakkan matanya saat merasakan sebuah tekanan mengerikan mutlak. Tubuh Li Xing kini tidak bergerak sama sekali.


Bai An serta kedua wanita itu tidak tahu apa yang membuat Li Xing terdiam seperti di teror oleh sesuatu.


Wuss..!!


Jlep..!!


Sreek..!!


Tanpa Bai An perintahkan, tombak tersebut menyerap darah milik Li Xing dan hanya menyisakan energinya.


Bai An yang melihat itu langsung menyerap energi milik Li Xing yang kini mati dengan mata melotot ketakutan.


“Hmm.!! Ada yang tidak beres dengan Roh Senjata Asura pemberian guru?” Gumam Bai An.


“Apa roh ini telah bangkit? Seperti yang guru katakan dulu jika Roh ini sedang mati suri, jika ia bangkit maka musuh yang bisa membuat senjata ini kuat seperti di masa lalu juga akan datang,” sambung Bai An kini membelalakkan matanya.


“Apa guru telah memprediksi ini jika Wing Zhen setengah Vampire, lalu guru memberikan senjata Roh ini kepadaku untuk melawan jika suatu saat tidak mampu melawan mereka.” Gumam Bai An kini merutuki kebodohannya di masa lalu.


Bai An terlalu terobsesi dengan apa yang ia lihat serta kekuatan di masa lalu sehingga lupa pesan dari gurunya sebelum pergi.

__ADS_1


“Jadi begitu, aku sadar jika guru memberikan ini artinya aku adalah pelindung selanjutnya dari Dimensi Pusat ini,” gumam Bai An.


“Tapi aku tak ingin terkekang hanya karena menjadi penjaga. Jalanku dan takdir ku masih panjang. Jadi maafkan aku tidak bisa memenuhi keinginanmu guru.” Sambung Bai An dalam hati.


Wuss...!!!


Duar..!!


Bai An langsung mundur saat serangan tiba-tiba muncul di depannya.


Pandangan Bai An kini sangat tajam mengarah ke sosok yang ia kenal.


“Dong Jin, Ling Qin. Hmm..!! Aku tak perlu repot-repot mencari kalian. Karena kalian sendiri datang untuk kematian yang lebih cepat.” Ucap Bai An dengan dingin.


Roh Asura di tubuh Bai An bergejolak, Bai An kini menyadari jika Roh Senjata pemberian gurunya ini belum bangkit dan untuk membangkitkannya maka makanannya adalah Ras Demi Humans atau setengah darah Vampire.


“Keluarlah dan lakukan sesuka hatimu,” ucap Bai An.


Blush..!!


Bayangan Asura muncul lalu membentuk sebuah kapak.


Wuss..!!


Melihat Bayangan Asura yang kini berubah menjadi Kapak membuat Dong Jin serta Ling Qin tahu jika di depan mereka adalah Ling Bai An atau Asura.


“Sialan, jika aku tahu orang ini adalah Asura, aku akan menggunakan kekuatan penuh untuk membunuhnya saat melancarkan serangan tadi,” ucap Dong Jin kesal.


“Yang lalu biarlah berlalu, lebih baik kau urus dia dan aku akan menahan dua wanita ini.” Ucap Ling Qin.


Ling Qin adalah bawahan terkuat milik Wing Chen saat ini, ia yang paling menghampiri sosok setengah Vampire atau Vampire kelas 4.


Ling Qin ikut kesini karena di tugaskan langsung untuk melihat kekuatan dari bayangan yang ada di tubuh Bai An atau Senjata Roh Asura.


Dong Jin hanya mendengus saat di perintahkan oleh Ling Qin. Tapi Dong Jin tetap melesat ke arah Bai An.


Dong Jin sama sekali tidak mengetahui tentang Senjata Roh Asura, yang ia tahu hanya sosok bayangan yang muncul dari tubuh Bai An adalah kekuatan Bai An yang terkuat.


Dengan cepat Dong Jin bergerak ke arah Bai An. Sosok yang dulu adalah Tuannya.


Bai An yang melihat Dong Jin bergerak ke arahnya terlihat tenang.


“Hmm..!! Aku tahu tujuanmu yang sebenarnya jika langsung bergerak menyerang,” ucap Bai An terdengar datar. “Apa yang di katakan oleh adik ku dulu memang benar, sekali perampok tetap saja memiliki sifat rakus, itu tidak akan berubah kecuali mati yang mampu menghentikannya,” sambung Bai An langsung mengeluarkan Bai Chu Ye.


Wuss..!!


Bai Chu Ye yang di keluarkan secara paksa langsung melirik ke arah Dong Jin.


Dengan cepat Bai Chu Ye paham maksud ayahnya mengeluarkan dirinya.

__ADS_1


Wuss..!!


__ADS_2