Lahirnya Raja Para Dewa 2

Lahirnya Raja Para Dewa 2
S4. 1 Vs 15 dan Kedatangan Bala Bantuan


__ADS_3

Energi yang besar langsung keluar dari pedang Chen Long yang memberikan dampak tekanan luar biasa. Tanpa basa basi Chen Long pun langsung mengayunkan pedangnya.


Slash..!!


Crash..!!


Sebuah celah langsung muncul dari batang pohon tersebut.


“Cepatlah, celah ini tidak akan bertahan lama,” ucap Chen Long melirik semua orang yang ada di belakangnya.


Mereka semua pun satu persatu memasuki celah yang Chen Long ciptakan hingga tersisa Chen Long sendiri.


“Semoga kalian berhasil meningkatkan kekuatan kalian, jika tidak, kita semua tidak akan ada yang selamat,” gumam Chen Long dalam hati, ia juga merasakan hal yang sama dengan kakek, nenek dan keluarga Bai Han saat ini, perasaan khawatir yang selalu menyelimuti pikirannya.


Wuss..!!


Setelah bergumam dan meninggalkan pesan telepati, Chen Long langsung melesat ke dalam celah.


Jlep..!!


Bersamaan dengan masuknya Chen Long, celah tersebut langsung lenyap.


...


Tap tap..!!


Chen Long yang muncul, kini melihat semua orang yang telah menunggunya. “Ayo kita harus bergerak cepat sebelum mereka menyadari kemunculan kita,” ucap Chen Long.


Dengan cepat Chen Long mengeluarkan artefak yang mirip dengan sebuah Kapal Langit, tapi aura dari Artefak kapal tersebut sama sekali tidak terasa. Namun tidak ada dari mereka yang meremehkan barang yang Chen Long keluarkan.


Dret..!!


Mereka semua pun menaiki Kapal Artefak yang mulai membesar.


Wuss..!!


Dalam sekejap kapal Artefak langsung melesat layaknya berteleportasi.


...


Tap tap..!!


Tidak sampai hitungan detik, Penasehat Petinggi Menara muncul sambil melihat area sekitar di tempat kemunculan Chen Long barusan.


“Tadi aku merasakan adanya jejak energi muncul di sini, apa hanya perasaanku saja lantaran tidak pernah melakukan apa-apa selama 3 tahun ini?” Gumam Penasehat Petinggi Menara dalam hati.


Setelah mencoba mencari jejak energi dengan hati-hati dan teliti selama 3 hari, bahkan ia berpura-pura pergi padahal ia bersembunyi untuk mengintai apakah ada seseorang datang. Tapi semuanya nihil.


“Mungkin benar hanya perasaanku saja,” gumam Penasehat Petinggi Menara langsung kembali mengelilingi Dimensi Binatang Buas.


***


Dimensi Alam Kegelapan.


Wung..!!


Duar..!!


Bom bom bom..!!


Tubuh Bo Wuhan langsung terlempar saat terkena serangan tiga anggota topeng hitam sekaligus.


Uhuk..!!


Bo Wuhan langsung memuntahkan seteguk darah, tapi tidak ada jejak ketakutan atau kesakitan ia perlihatkan, malah sebaliknya ia menyeringai lebar.

__ADS_1


“Khehehe,, kalian semakin bertambah setiap bulannya, bahkan tidak memberikanku memulihkan diriku selama setahun ini,” kekeh Bo Wuhan melihat 15 topeng Hitam yang telah berubah menjadi Binatang Iblis.


Kekuatan dari satu topeng hitam yang telah berubah menjadi Binatang Iblis setara dengan Bo Wuhan. Yaitu Kaisar Dewa ⭐ 3 Puncak.


Walau begitu, jika hanya satu atau dua topeng hitam, ia tentu mampu membunuhnya dengan mudah karena fisiknya sangat luar biasa kuat. Tapi untuk melawan lebih dari itu, ia tentu tidak akan mampu, bahkan mereka terus bertambah setelah Bo Wuhan berhasil membunuh satu.


Terlihat di sekitar Bo Wuhan cukup banyak berceceran mayat Topeng Hitam yang telah berubah menjadi Binatang Iblis. Jika di hitung kurang lebih sekitar 18 yang berhasil Bo Wuhan bunuh.


...


Gerr..!!


Seketika ke 15 Topeng Hitam langsung menggeram setelah mendengar ejekan Bo Wuhan.


“Cepat bunuh dia sebelum kewarasan kita benar-benar di lahap oleh perubahan kita ini,” teriak salah satu dari Topeng Hitam.


Ke 14 yang tersisa tentu setuju, dengan cepat mereka langsung menerjang ke arah Bo Wuhan dari berbagai arah.


Goar..!!


Slash..!!


Bom bom bom..!!


Muncul bola energi dari mulut ke 15 Topeng Hitam, bersamaan dengan mengayunkan kedua cakar mereka semua masing-masing.


Bo Wuhan tentu sadar instingnya tidak akan bisa menghindari bola energi tersebut.


Melihat itu Bo Wuhan tidak pernah terlepas dari senyum menyeringainya. “Jika aku bertahan hidup, di sanalah kalian semua akan mati,” teriak Bo Wuhan.


Dret..!!


Bom..!!


Energi Bo Wuhan langsung melesat, tak lama energi tersebut langsung kembali menyusut dan menyelimuti kapak serta kepalan tinjunya.


Bo Wuhan dengan ganas mengayunkan kapak serta tinjunya menggunakan teknik Ledakan Surgawi.


Wuss..!!


Wuss..!!


Bom bom bom..!!


Bola-bola energi yang akan mengenai Bo Wuhan langsung hancur, tapi terlihat beberapa dari bola energi berhasil lolos hingga mengenai tubuh Bo Wuhan.


Duar..!!


Duar..!!


Argh..!!


Bukannya merasakan kesakitan, Bo Wuhan seketika bangkit lalu meraung dan kembali mengayunkan Kapak dan Tinjunya sekuat tenaga.


Bom bom bom..!!


Tepat setelah berhasil menghancurkan semua bola energi, kini ke 15 Topeng Hitam muncul dengan bilah cakar.


Crash..!!


Crash..!!


Tubuh Bo Wuhan yang hampir hancur akibat terkena ledakan bola energi kini kembali tercabik-cabik.


Anehnya Bo Wuhan sama sekali tidak berteriak kesakitan. Ia malah terlihat tersenyum lebar layaknya menikmati tubuhnya tercabik-cabik.

__ADS_1


“Gila, dia sudah gila,” teriak salah satu Topeng hitam sedikit ketakutan saat melihat ekpresi Bo Wuhan.


“Akan ku bunuh kau,” sambung Topeng hitam tersebut berteriak sambil mengayunkan kedua cakarnya ke arah kepala Bo Wuhan.


Slash..!!


Wung..!!


Duar..!!


Sebelum mengenai kepala Bo Wuhan, sebuah cahaya muncul lalu menghancurkan bilah cakar tersebut.


Bersamaan dengan itu, muncul Rubah Kematian dan Lou Sha.


Tap tap..!!


“Untung kita cepat, jika tidak ia bisa mati,” ucap Rubah Kematian sedikit bergidik saat melihat kondisi Bo Wuhan yang hanya menyisakan tubuh dan kepala saja.


Tangan dan kaki Bo Wuhan telah hancur dan terpotong, bahkan Rubah Kematian melihat beberapa isi perut Bo Wuhan hampir keluar akibat terkena banyak sekali bilah cakar.


“I..Ini, akan ku hancurkan setiap inci tubuh kalian,” teriak Rubah Kematian dan Lou Sha secara bersamaan.


Mereka tanpa basa basi langsung melesat ke arah satu persatu ke 15 Topeng Hitam.


Wuss...!!


“Mati,” teriak Lou Sha mengayunkan pedang besarnya yang telah ia alirkan energi dalam jumlah besar.


Melihat kecepatan Lou Sha, topeng hitam yang melihat itu ingin menghindar. Tapi tubuhnya berkata lain, ia tidak mampu menggerakkan tubuhnya lantaran tekanan dan kecepatan yang Lou Sha kerahkan.


Crash..!!


Bom..!!


Tubuh Topeng hitam tersebut hancur menjadi daging cincang, tidak sampai di sana saja, Lou Sha yang di selimuti oleh amarah kembali melesat mengejar 2 Topeng hitam yang mencoba kabur.


Wuss..!!


Sementara Rubah Kematian jauh lebih cepat dari Lou Sha, ia kini sudah membunuh 5 Topeng Hitam tanpa di sadari oleh musuhnya sendiri.


Dret..!!


Bom..!!


Di setiap Rubah Kematian bergerak melewati musuhnya, musuhnya langsung hangus terbakar menjadi abu oleh api hitam.


...


Tap tap..!!


Tidak sampai beberapa menit, Rubah Kematian dan Lous Sha muncul di tempat Bo Wuhan berada.


Dengan cepat Rubah Kematian mengeluarkan herbal serta pil bercahaya emas pemberian Bai Yu sebelum mereka berpisah beberapa waktu yang lalu setelah mereka sampai.


Glek glek..!!


Rubah Kematian pun langsung memasukkan pil tersebut ke dalam mulut Bo Wuhan dan menaburi herbal di semua anggota tubuh Bo Wuhan.


Wuss..!!


Tak lama tubuh Bo Wuhan langsung bersinar serta mengeluarkan uap.


Melihat pil dan herbal telah bereaksi, Rubah Kematian dan Lou Sha saling melirik.


“Aku tak menduga jika saudara Wuhan mampu bertahan selama ini melawan mereka semua yang setara dengannya,” ucap Lou Sha terlihat iri.

__ADS_1


“Hemm..!! Jika itu aku mungkin aku sudah lama mati, karena terlihat mereka bertarung tidak hanya sebulan atau dua bulan saja,” sambung Rubah Kematian sedikit bergidik.


__ADS_2