
“Hemm..!! Aku tak menduga jika kau secepat ini mengejar kami, padahal kami butuh hampir setengah tahun untuk mencapai tempat ini,” sambung Bai Zhan dengan nada kagum.
“Haha itu karena menggunakan kecepatan penuhku dan menggunakan beberapa trik untuk melewati para Binatang aneh itu, yah, walau aku hampir beberapa kali mati,” jawab Bai Han tersenyum kecil.
“Hoho, apakah ini yang namanya merendah,” ejek Bai Zhan.
“Aku rasa ia mengejek kita,” balas Ling Shen di sertai senyum kecil.
“Ayolah kakek, aku serius loh mengatakannya,” ucap Bai Han di sertai memasang wajah sedikit cemberut.
Tak lama, mereka pun saling melirik satu sama lain.
Hahahaha..!!
Hahahaha..!!
Hahahaha..!!
Sebuah tawa pun terdengar bahagia dari ketiganya.
...
“Han'er, pulihkan dirimu terlebih dahulu,” ucap Bai Zhan kini menghentikan tawanya.
“Tidak perlu, karena sekarang tubuh tanpa batasku sudah terbuka setengahnya,” jawab Bai Han langsung menunjukkan energi pinjaman di kaki, tangan dan kepalanya.
Mata Ling Shen dan Bai Zhan seketika melebar selama beberapa detik.
“I..Ini, aku tak menyangka akan secepat ini,” ucap Ling Shen sedikit tergagap.
“Hem..!! Apa saja yang kau lakukan Han'er? Bahkan saat ini aku baru sadar jika tingkat kultivasimu satu tahap lebih tinggi dari kami,” sambung Bai Zhan kini bertanya.
“Ah itu, banyak hal yang terjadi setelah kakek meninggalkanku, saat pelatihanku selesai, kata paman Naga, kakek memegang benda yang bisa membuatku membuka seluruh tubuh tanpa batasku, jadinya aku mau tak mau pergi kesini.” Jawab Bai Han sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Terlebih lagi tempat ini adalah pelatihan yang cocok buatku untuk meningkatkan kekuatan, dan kini itu terbukti, walau dua saudara sesumpahku saat ini sedikit lebih kuat sih,” sambung Bai Han.
Tidak berhenti sampai disana, terdengar Bai Han terus menceritakan perjalanannya melawan para Binatang Buas bersama Lan Yuheng hingga ia di pertemukan oleh saudara termudanya dan kembali melakukan perjalanan menundukkan para Raja Binatang Buas lalu menuju ke tempat ini.
__ADS_1
Satu jam kemudian.
“Jadi seperti itu ya,” ucap Bai Zhan langsung mengeluarkan kuno benda aneh.
“Aku tak tahu nama benda ini, namun ini adalah peninggalan pendiri klan di masa lalu, benda ini kunci untuk membuka tubuh tanpa batas milikmu, dan hanya kau atau keturunan yang miliki tubuh seperti dirimu mampu menggunakannya,” ucap Bai Zhan menyodorkan benda kuno mirip emas batangan dengan pola aneh terukir di semua sisinya.
Bai Han pun menerimanya, saat ia memegang benda kuno tersebut, ia sedikit bingung karena benda ini sama sekali tidak bereaksi.
“Gunakan seluruh energi tubuh tanpa batasmu untuk mengalirkan benda tersebut, atau bisa di katakan energi pinjamanmu. Jangan setengah-setengah saat mengalirkannya,” ucap Bai Zhan sambil melirik Ling Shen.
Bai Zhan dan Ling Shen pun langsung mundur, karena mereka tidak tahu apa dampaknya saat Bai Han mencoba mengaktifkan tubuh tanpa batasnya.
Sementara Bai Han pun langsung duduk lalu memejamkan matanya.
Blush..!!
Saat Bai Han mengalirkan energi pinjamannya, energi tersebut seketika terserap dalam kecepatan luar biasa kedalam benda kuno tersebut, hal tersebut membuat Bai Han terkejut luar biasa.
Baru saja ia ingin melepas benda kuno tersebut, seluruh energinya yang tersimpan di dantiannya ikut terserap habis, bahkan dantian dan jiwanya ikut masuk kedalam benda kuno dan hanya menyisakan tubuh kosong.
“Urgh,, dimana ini?” Gumam Bai Han dalam bentuk jiwa.
Pandangannya sedikit silau dan tidak biasa melihat sinar kuning yang ada di sekelilingnya.
“Akhirnya setelah sekian lama, kau datang juga nak,” sosok pria tua muncul dengan senyum hangat di depan Bai Han.
“Si..Siapa anda kakek? Apakah anda mengenal ku?” Tanya Bai Han melirik pria tua sambil menyipitkan matanya karena cahaya kuning di sekelilingnya yang masih membuatnya silau.
“Tentu saja, kau adalah keturunanku yang entah yang ke berapa, hanya itulah yang aku tahu. Dan jika kau bertanya dari mana aku tahu, tentu saja karena Tubuh Tanpa batasmu atau biasa di sebut Tubuh Spesial Energi Alam Tanpa Batas, kita memiliki Tubuh Spesial yang sama nak,” ucap pria tua tersebut kini menjentikkan jarinya.
Dret..!!
Tak lama, cahaya kuning yang ada di tempat tersebut langsung berubah menjadi cahaya putih.
Saat Bai Han sudah bisa melihat sosok pria tua di depannya dengan jelas, ia sedikit terkejut. “A..Ayah, apakah ini kau?” Tanya Bai Han dengan nada terkejut.
Pria tua tersebut seketika tersenyum tipis. “Aku bukan ayahmu, aku memang orang yang sama, tapi tepatnya aku adalah pendahulu atau Reinkarnasi ke 9990 sebelum ayahmu,” jawab sosok pria tua yang memiliki aura yang sama dengan Bai An.
__ADS_1
Walau wajahnya sedikit berbeda, aura dari tubuh ayahnya tidak akan pernah ia lupakan, jadi wajar Bai Han langsung bertanya.
“Tetap saja kau ayahku, walau kau lebih dulu terlahir, karena kau orang yang sama,” ucap Bai Han terlihat memasang wajah sedih, seandainya ini bukan bentuk jiwa, Bai Han mungkin sudah meneteskan air matanya.
“Terserah apa yang kau katakan nak, walau kami sama, kami tetap berbeda, karena menjalani kehidupan yang berbeda tanpa ingatan yang sama. Dan saat kami matilah kami bisa mengingat jika kami sama.” Ucap pria tua tersebut dengan suara tenang.
“Saat ini aku adalah setitik jiwa yang sengaja aku tinggalkan, karena aku tahu akan ada keturunanku yang akan datang kesini untuk membuka Tubuh Spesialnya seutuhnya, jadi persiapkan dirimu nak, aku akan menggabungkan setitik jiwaku ini denganmu. Saat aku bergabung denganmu, aku akan hilang selamanya.” Ucap pria tua tersebut tersenyum hangat.
Tanpa menunggu balasan atau melihat reaksi Bai Han yang ingin mengatakan sesuatu. Pria tua atau Pendiri klan Bai langsung masuk ke jiwa Bai Han.
Wuss..!!
Blush..!!
Mata Bai Han seketika melotot saat ia merasakan rasa sakit yang luar biasa.
Argh..!!
Argh..!!
Teriakan Bai Han seketika menggema di ruangan tersebut, entah berapa lama ia berteriak hingga teriakan tersebut mulai mereda.
Bersamaan dengan itu, jiwa Bai Han langsung di kirim kembali ke tubuh aslinya.
...
“Hem..!! Aku tak menyangka jika bertemu dengan ayah, walau ia lebih dulu ada dengan ayah yang melahirkanku,” gumam Bai Han membuka matanya.
Bai Han sebenarnya ingin bertanya kenapa ayahnya bisa bereinkarnasi sebanyak itu dan apa tujuannya. Tapi sayangnya, ayahnya sama sekali tidak memberikannya kesempatan untuk bertanya.
“Huuf,, aku tak tahu apa yang terjadi kepadamu di masa lalu, tapi aku akan memecahkannya ayah, aku akan berjuang untuk membantumu jika kau memiliki masalah sehingga kau selalu bereinkarnasi,” gumam Bai Han.
Kini Bai Han sadar jika ayahnya Bai An mungkin sengaja memilih untuk mati waktu itu karena suatu sebab yang tidak ia ketahui.
“Jika begitu, ayah pasti sudah terlahir kembali dari Reinkarnasinya saat ini.” Gumam Bai Han mencengkram erat tangannya.
“Tunggu aku ayah, Ye'er, Xie'er, Ibu, paman Du, paman Tu, aku yakin akan bertemu dengan kalian lagi di satu tempat,” Sambung Bai Han dengan pancaran mata terlihat polos namun memiliki ketegasan.
__ADS_1