SANG PEWARIS

SANG PEWARIS
Sang pewaris BAB 38 Bersubahat


__ADS_3

Hmmmmm Andika bersandar di sofa sambil mengunyah apel yang dikupas oleh Bu Lastri.


"Sungguh beruntung sekali Niken bisa menikahi Zulkarnain, sudah membunuh Aida dimaafkan pula sama Zulkarnain"


"Itulah sayang,gerram sekali mama sama dia.Entah pakai jampi-jampi apa sampai bisa begitu "sambung Bu Lastri.


"Tenang saja Ma, Andika sudah bebas sekarang.Aku jamin hidup Niken takkan tenang selepas ini."


"Harusnya begitu sayang, sakit hati Mama takkan bisa hilang sebelum melihat Niken menderita, sampai detik ini Mama tidak bisa melupakan kejadian penangkapanmu"


"Aku pun sama Ma..."


"Sudahlah tu..."tiba-tiba sebuah suara menimpali.Sontak kedua ibu dan anak itu menoleh kearah datangnya suara.


Soraya dengan santainya duduk disofa sebelah.Memainkan hp ditangannya.


"Kamu tidak kerja ???"tanya Andika kepada adiknya.


"Kerjalah"jawab Soraya cuek.Sambil terus mengamati HP nya.


"Kok masih disini??"


"Adikmu kerja di bidang auditor,jadi memang sering dirumah"jelas Bu Lastri.Soraya melirik dengan pongahnya.Ia memang kurang suka dengan kakak kandungnya itu.


"Ohya??? kenapa tidak kerja di perusahaan Papa aja??? Nggak Dikasih jabatan ya sama si Zul?"


"Aku lebih suka berdikari sendiri dari pada mengharapkan warisan orang tua "


"O-hoh bijak pula kau ini "


Soraya cuek dengan pujian kakaknya.


"Ohya Papa mana Ma... dari semalam sejak aku pulang aku tidak melihat kelibat Papa"


"Dia lebih suka menyendiri di lantai atas, sejak kematian Aida dan Pak Wira"jawab Bu Lastri.


"Mmm ceritanya Papa belum move on begitu"


"Iya,,,di tambah lagi anaknya Zulkarnain yang kembar dan aneh itu menghilang tanpa jejak.Sampai sekarang belum ketemu juga"


"Tunggu tunggu...tadi mama bilang apa ??? Anaknya Zul aneh ???Aneh gimana maksudnya Ma ?"


"Mama sih kurang tau pasti,cuma Mama denger denger aja kalau salah satu anaknya tu aneh "


"Kalau menurut ku sih Mama yang aneh "sahut Soraya menimpali.


"Aneh kenapa ?"Andika jadi kepo.


"Diumpamakan orang sakit pasti ada sembuh -sembuhnya,nih Mama dari dulu sampai sekarang penyakit hatinya kagak sembuh-sembuh.. bertobat napa"

__ADS_1


bhukk!! sebuah bantal terlempar mengenai kepala Soraya.


"Jadi anak kurang ajar sekali,sana sana pergi!menyemak saja disini "


Soraya memonyongkan bibirnya dan bingkas bangun meninggalkan Mama serta kakaknya.


Andika geleng-geleng kepala,ia pun bangun dari duduknya.


"Mau kemana sayang ???"


"Mau ke kantor Ma,sambil nyari -nyari ide buat ngasih pelajaran sama Niken "


"Ohh ya udah hati-hati ya..."


Andika mengacungkan jari jempolnya


___Suasana kantor sudah banyak berubah,dari dekorasi dan beberapa staf.6 tahun berlalu bukan lah hal yang mudah bagi Andika, kini ia kembali.Kembali untuk membalas kan dendam kepada orang yang telah menjebloskan dirinya ke penjara.


Sebelum masuk lift Andika berpapasan dengan Denies teman kuliah nya dulu yang sekarang menjabat sebagai sekretaris Zulkarnain.


"Hay Denies masih ingat gue nggak ??"sapa Andika.Wanita semampai itu mengerutkan keningnya.Andika membuka kacamatanya.


"Eh Andika, kapan ello keluar dari penjara ??"


"Kemarin "


"Oohhh tambah ganteng aja"


"He-em "Denies menganggukan kepalanya.


"Bisa kita bicara sebentar "


"Bicara mengenai apa?"


"Ada dech yang jelas menguntungkan buat Ello "


Denies bertanya-tanya dalam hati, alis tebalnya bertaut.


"Kapan ello ada waktu ??"


"Bentar lagi jam makan siang,Ello tunggu aja dilobi, nanti gue samperin"


"Ok"Andika langsung menyanggupi.


___"Emangnya Ello punya bisnis apa sama gue Dik"Tanya Denies sambil menyuapkan makanan ke mulutnya.


"Gue butuh bantuan Ello Dens"


"Bantuan apa??"

__ADS_1


"Ngejebak Abang gue"


spontan Denies langsung keselek makanan hingga terbatuk-batuk.Ia meraih juz orange pesanannya dan menyeruputnya.


"Ello gila ya"sergah Denies ketika sudah baikan.


"Please tolongin gue"bujuk Andika.


"Ello pengen masuk penjara lagi "


"Ini tak ada hubungannya dengan hukum pidana "


"Terus ??"


"Ello jebak Abang gue biar selingkuh sama Ello "


spontan Denies ngakak.


"Apanya yang lucu sih??"


"Dik...Dik...Ello pikir Pak Zulkarnain setipe kayak Ello,iya kalau Ello, lihat paha mulus aja langsung kayak kerbau dicocok hidungnya"


"Pak Zulkarnain to beda Dik... sama istrinya aja dia dingin"


"Maksud Ello Niken ayu ??"


Denies mengiyakan.Andika menautkan alisnya,dia heran.Padahal tadi pagi jelas jelas Zulkarnain membela Niken didepannya.


"Mmmmm masak nggak ada cara gitu biar si Niken mengira Zulkarnain selingkuh "


"Tujuan Ello itu sebenarnya apa Dik?"


"Menghancurkan rumah tangga Niken,enak aja dia hidup bahagia setelah memenjarakan gue dan membunuh istri pertama Abang gue"


"M-m-maksud Ello Bu Aida ???"Denies membulatkan matanya.


"Iya... emang Ello belum tahu ya kalau Aida to dibunuh dengan sengaja sama Niken Ayu biar dia bisa menjadi istri Zulkarnain satu-satunya "


"Yang bener aja Ello "


"Serius.... Niken Ayu itu wanita ular "


"Nggak nyangka gue"


"Mangkanya Ello harus bantu gue "


"Imbalannya apa?"


"Nanti gue transfer "

__ADS_1


"Bener ya... kalau nggak ada uang masuk gue nggak bakalan beraksi "


"Siiippppp"


__ADS_2