
POV ZULKARNAIN II
"Aida sudah lama meninggal Bu"akhirnya dengan segenap keberanian yang ada aku mulai menceritakan semuanya.
"Apa? meninggal ??"Bu Minah seperti tidak percaya
"Iya...dia kecelakaan dengan bayi kembar ku."
Bu Minah ternganga, wajahnya yang kuyu nampak tegang.
"Aku mau ngabarin ibu dan Bibik, tapi aku tidak tahu nomer telpon kalian yang bisa dihubungi"
"Kok bisa Leh gimana ceritanya ??"Bibiku bertanya.
"Aku berencana pulang bersama Aida dan tinggal bersama kalian.Kami naik mobil masing-masing.Tapi mobil Aida bannya slip dan masuk jurang "Aku berusaha menutupi sebagian kisah yang sebenarnya.
Bu Minah menumpah tangisnya di pundak Bibiku.Ia terlihat begitu hancur mendengar kenyataannya.Bibiku juga ikut menangis.Karena aku seorang laki-laki,aku berusaha menahannya dengan menarik nafas dalam-dalam.
"Jadi sekarang aku sudah tidak punya siapa-siapa Jah"rintih Bu Minah pilu.
"Bu jangan ngomong begitu,ada Zul...Zul anak Ibu"aku merayu sayu.
"Tapi kenapa Bapak datang ke dalam mimpiku menyuruhku mencari keturunannya ??"ungkap Bu Minah.
"Bapak ???"aku terheran.
__ADS_1
"Iya Leh.. bapaknya Aida"
aku tercenung apakah ini ada hubungannya dengan si kembar.Dan apa juga ada hubungannya dengan kejadian tadi yang aku alami.
"Kok melamun Leh"suara Bibiku menyadarkan aku dalam kemelut pikiran yang tak ku temukan jawabannya.
"eee begini Buk...anak kami,anak aku dan Aida itu kembar.Salah satunya mempunyai ke istimewaan.Dia mempunyai mata perak"
"Mata perak??!"celutuk Bu Minah memotong cerita ku.Aku mengangguk.
"Bener Jah tidak salah lagi mungkin ini maksud dari mimpi ku"
aku bingung,Bu Minah dari tadi mengatakan perihal mimpi terus.
"Zul... Bapak mertua mu juga memiliki mata perak, tapi Aida tidak tahu mengenai hal itu.Karena bapak menutupi nya dengan kacamata dan ia berpura-pura buta.Dia lelaki istimewa yang dianugerahkan kekuatan melebihi manusia biasa.Dia adalah penjaga sebuah benda keramat"
"Tidak disangka itu akan menurun kepada cucunya "
"Bu apakah kekuatan Bapak juga bisa menghentikan waktu??"
Bu Minah mengiyakan.
"Apakah anak Aida sudah menunjukkan kekuatannya ??"sambung beliau.
Aku tersenyum, kini aku yakin tadi itu adalah kekuatan anakku.Segera aku telfon Riky untuk datang ke ruangan kerja ku.
__ADS_1
Bu Minah dan Bibiku heran melihat aku begitu semangat.
"Ada apa Tuan ?"
"Cepat kamu pergi ke sekolah nya NOUVAL dan cari tahu apakah ada anak kembar sekolah disana?? kalau ada cari tahu alamatnya "
"Maksud Tuan anak kembar ??"
"Yah Riky anakku ada di sana,dia yang menolong ku waktu aku hampir tertabrak truk.Aku yakin dia ada disitu, kemungkinan dia sekolah disana "
"Baik Tuan "
Tanpa menunggu perintah lagi, Riky bergegas pergi.
"Zul..ini maksud mu apa?tadi kamu cerita kalau Aida kecelakaan bersama anaknya"ujar Bibiku.
"Iya Bik,tapi si kembar tidak ditemukan mayat nya.Yang ada hanya mayat Aida dan Pak Wira selaku supirnya.Si kembar menghilang tanpa jejak"aku menjelaskan secara detail.
"Itu tidak mengherankan, karena anakmu bisa melakukan apapun"
"Terus kenapa Bapak meninggal Bu"aku merasa ingin tahu.
"Aida digigit ular berbisa saat ia ikut menoreh getah dan ia hampir mati karena itu.Tidak ada jalan lain untuk menyelematkan Aida,dengan kekuatannya Bapak menyerap racun itu.Sebulan kemudian Bapak meninggal"
Aku mengangguk tanda mengerti. Alhamdulillah jika tadi itu benar anakku.Aku akan menjaganya segenap jiwa ragaku.Karena mereka lah buah cintaku dengan Aida.
__ADS_1