SANG PEWARIS

SANG PEWARIS
Sang Pewaris BAB 48 Otak Licik


__ADS_3

Ki Ageng melakukan telepati dengan teman seperjuangannya yaitu SURYA DAN RAHIM.


mereka adalah kakak seperguruannya dari Almarhum MBAH KARYO.


Ki Ageng memberi tahu pasal topeng legendaris itu.Kedua kakak seperguruannya berjanji akan datang ke tempat Ki Ageng secepatnya.


"Kakak seperguruan saya akan segera datang menemui saya Pak.Mereka pasti lebih tahu tentang benda pusaka itu.Karena setahu saya guru saya dari dulu sangat menginginkan nya"jelas Ki Ageng.


"Baguslah lebih cepat lebih baik,aku akan pamit pulang dulu"


"Silahkan Pak"


___Ki Ageng begitu teruja melihat kedatangan kedua kakak seperguruannya.Dengan sangat hormat Ki Ageng menyambut kedatangan mereka.


"Selamat datang di gubuk tua ku Bang"


Surya dan Rahim manggut-manggut, keduanya masuk dan melihat ke sekeliling ruang tamu yang megah itu.


"Berguna juga ilmumu meskipun tidak seberapa Ageng"puji SURYA.


"Ini juga berkat bimbingan dari Abang yang sabar mengajari saya"


"Rumah kami saja mungkin kamar mandi kamu masih lebih bagus"sambung Rahim.

__ADS_1


"Ahh Abang berdua terlalu merendah, Abang saja yang tidak mau harta.Lebih memilih sering bertapa.Beda dengan saya, yang lebih menjual ilmu yang didapat"


Rahim tersenyum begitu pun Surya.


"Ohya Abang-abang ini mau minum apa ?"


"Air putih saja,kami lagi mutih"jawab Surya mewakili.


"Baiklah Bang.."


Ki Ageng menoleh ke arah pembantunya,ia memberi kode seperti perintah.Dengan sigap pembantunya langsung melaksanakan perintah itu.


"Dimana kamu bertemu dengan pemakai topeng itu Ageng ?"tanya Rahim.


"Dia tidak membunuh peliharaan kamu?"


"Tidak Bang Surya,hanya membuntungkan tangannya saja "


"Berarti dia memberi mu peringatan agar tidak menggangu anak itu "


"Anehnya si Topeng legendaris itu anak kecil bang"


"Yang membunuh Guru kita dulu juga anak kecil,aku pikir Mbah Sukma adalah orang kerdil.Tapi ternyata dia bukan Mbah Sukma"

__ADS_1


"Lalu dia siapa Bang?"


"Kami bertapa selama 41hari untuk menemukan jawaban itu, ternyata kita mendapat petunjuk.Bahwa anak itu adalah Sang Pewaris.Sang Pewaris Asli ke tujuh purnama penjaga topeng iblis pencabut nyawa "


"Ja-jadi dia memang tiada tandingannya "


"Guru kita saja mati melawan dia yang belum cukup umur 3tahun, apalagi sekarang ?"suara Ki Rahim terdengar sedih.


"Sebaiknya kamu angkat tangan dari masalah ini Ageng,kami saja tidak mau berurusan dengannya "


"Baik Bang.. akan saya lakukan.Tapi boleh kah saya tahu siapa anak itu bang?"


"Menurut penulusuran kami kerumah Mbah Sukma yang sudah ditinggalkan itu.Kami menemui para tetangganya.Dan disitu kami dapat tahu kalau Mbah Sukma punya cucu angkat yang bernama Lisa dan Lucy.Salah satu dari merekalah Sang Pewaris "


"Baik Bang terimakasih banyak Bang, sudah banyak membantu saya "


"Sama-sama "jawab Ki Surya.


Ki Ageng mengambil hpnya dan mengetik pesan tentang informasi yang baru ia dapat.


[anak itu kembar, yang menolong keponakan sampean antara salah satu dari mereka.Namanya Lisa dan Lucy]


*_Pak Jayadi membaca pesan itu,ia kaget.Lisa dan Lucy bukankah itu cucu Mbah Sukma ?? pikir Pak Jayadi.

__ADS_1


"Baiklah, kalian berani ikut campur.Maka kalian akan berhadapan dengan ku"Pak Jayadi begitu tersulut emosi.Ia memang tidak suka dengan kegagalan dan kekalahan.Otak liciknya sudah menyusun rencana untuk mencelakakan anak kembar itu.Daripada susah-susah menebak yang mana yang menolong Rudi, lebih baik habisi saja keduanya.


__ADS_2