
Huffffffff Andika membanting hpnya ke sofa.Bu Lastri sedikit heran melihat putranya yang terlihat emosional,ia pun datang menghampiri.
"Ada apa sayang ?kok emosi gitu ??"
"rencana ku mau buat Niken dan Zulkarnain bertengkar gagal Ma"jelas Andika kesal.
"Emang kenapa ??coba ceritakan sama Mama"
Bu Lastri duduk didekat Andika.
"Awalnya aku mau buat seolah-olah Zulkarnain selingkuh, semua berjalan sesuai rencana.Niken terpancing emosi,tapi pada akhirnya ia percaya gitu aja sama Zulkarnain kalau dia tidak melakukan itu semua."
"Iya karena emang Zul adalah tipe orang yang jujur"Pak Hans menimpali membuat kedua ibu dan anak itu terhenyak kaget.
"Sejak kapan Papa ada disini ??"Bu Lastri bertanya agak ketakutan.
"Ku rasa cukup untuk tahu apa yang kalian rencanakan"jawab Pak Hans tenang.
"Maaf pa.. Andika cuma tidak mau Abang ZUL hidup berdampingan dengan pembunuh istrinya"Andika mencoba mencari alasan.
__ADS_1
"Sudah -sudahlah Dik... biarkan mereka hidup bahagia dengan cara mereka.Jangan kamu ikut campur."
"Tapi Pa.. Niken itu wanita ular"
"Papa tahu semua yang Niken perbuat,apa salahnya kita mencoba memberikan kesempatan kedua kepadanya.Seperti Papa memberikan beberapa kali kesempatan kepada mu.Dan untuk kali ini tolong jangan kecewakan Papa"
Mendengar kalimat yang sengaja ditekankan oleh Papanya.Andika tidak bisa membantah lagi.Ia memilih diam dan mengalah.Walau hatinya sangat dongkol.
___Di hari yang sama,pada tengah hari.Para murid -murid TK MELATI sudah pada pulang dengan dijemput oleh orang tua masing-masing.
Lucy dan Lisa masih setia menunggu Laras dibalik jeruji pintu gerbang sekolah.Lisa celingukan kesana kemari,ia merasa sangat lapar karena itu ia ingin cepat-cepat pulang.
Tanpa disangka,Lucy menyodorkan sebungkus roti kepadanya.
Lucy tidak menjawab,Lisa senang sekali menerima roti itu.
Dalam diamnya, Lucy sedang memperhatikan NOUVAL yang sedang menunggu jemputan di Halte.Tak lama kemudian sebuah mobil hitam berhenti di seberang jalan.Zulkarnain melambaikan tangannya ke arah sang putra.Nouval kegirangan melihat sang Papa.Ia meloncat -loncat karena saking girangnya, tanpa memperdulikan langkahnya.Dan pada akhirnya kaki NOUVAL terpelosok membuat dia terjatuh.
"NOUVAL!!!"seru Zulkarnain panik,ia pun berlari menyebrang jalan tanpa melihat kekanan dan kekiri.Sebuah truk melaju cepat tak terkendali mengarah kearah Zulkarnain.Semua orang yang melihat adegan itu langsung histeris.
__ADS_1
Tanpa disangka sebuah cahaya melesat cepat menahan tubuh Zulkarnain.Tinggal 1inci saja truk itu menabrak tubuh Zulkarnain.
WUZZZZZ
dalam hitungan detik tubuh Zulkarnain langsung terjerembab ke jalan aspal.
"Papa"NOUVAL yang tadi terjatuh bangkit dan berlari kearah papanya sambil menangis.Semua orang yang ada disitu pun berlari kecil menghampiri Zulkarnain.
"Mas tidak apa-apa"salah satu orang bertanya diikuti yang lain.
"Tidak apa-apa Mas"jawab Zulkarnain sambil memangku NOUVAL.Riky mengulurkan tangannya membantu sang Tuan bangun.Nouval tetap menangis dalam gendongan sang Papa.
"Tanang nak... tenang ya...cup cup Papa nggak apa-apa kok. NOUVAL juga nggak apa-apa kan"
NOUVAL menjawab dengan anggukan.
"Ya udah yuk kita pulang, Mama sudah menunggu dirumah "
"Benar bapak nggak apa-apa,apa nggak perlu ke dokter "tanya seseorang.
__ADS_1
"Tidak Pak,saya nggak apa-apa, mari Pak..."Zulkarnain pamit masuk ke dalam mobilnya.
Dari kejauhan Lucy menatap Zulkarnain sampai mobil yang dinaiki Ayahnya itu menghilang ditikungan.Bersamaan dengan itu, Laras datang dengan mengendarai sepeda motor Scoopy nya.Lisa kegirangan,ia langsung menarik tangan Lucy untuk naik ke atas sepeda motor.Lucy menurut dalam diam.