SANG PEWARIS

SANG PEWARIS
SANG PEWARIS BAB 61 Berani Macam-macam


__ADS_3

Hari sudah menjelang siang,Para siswa SMA Taruna Nusantara Sudah menyelesaikan belajarnya di hari ini.


Mereka semua berbondong-bondong keluar kelas untuk pulang kerumahnya masing-masing,Ada lagi beberapa pelajar yang ikut extra kurikuler.Ada juga yang ikut sekolah les tambahan seperti musik dan bahasa Inggris.


Untuk seorang siswa baru,Lisa belum tertarik untuk ikut pelajaran tambahan apapun.Ia mengajak Lucy untuk pulang saja.Di tengah perjalanan menuju tempat dimana sepeda motornya di parkir tiba-tiba segerombolan gadis-gadis cantik mencegat langkah Lisa dan Lucy.


"Ada apa ini?"Lisa menunjukkan kalau dia tidak suka ada yang menghalangi jalannya.


"Kau anak baru sudah blagu dan pede banget deketin Andrew,Kau perlu tahu ya kalau Andrew itu milik Aku"Seorang gadis yang lebih terlihat cantik serta seksi menghardik Lisa.


"Kak Andrew nggak bilang apa-apa tuh kalau sudah punya cewek"Lisa membantah.


"Yah namanya juga cowok meskipun udah punya cewek pasti ngakunya jomblo kalau ketemu yang baru "


"Mending kamu jaga jarak deh dengan Andrew, jangan kegatelan kalau tidak mau aku garukin pakek paku"Teman-temannya gadis itu ikut mengancam.Lucy maju ke depan menjadi benteng pelindung bagi Lisa.


"Jangan buat macam-macam ini area sekolah, kalau mau lanjut kita keluar"Lucy menantang tanpa ragu.


"Jangan ikut campur cewek aneh"


Lucy langsung mencekal lengan gadis yang bersuara barusan.Dengan sekali cekal gadis itu mengaduh kesakitan.

__ADS_1


"Adduuuuhhh sakit to-tolong"Ia melambaikan tangan meminta tolong.Bukan menolong teman-temannya pada mundur beberapa langkah.


"Sekali lagi kalian mengganggu kami,Aku tidak akan segan lagi pada kalian"


Lucy mendorong tubuh gadis itu sampai tubuhnya terduduk menyentuh tanah.


Gadis itu buru-buru bangkit dan kabur mengikuti langkah teman-temannya yang lebih dulu ngacir.


Lisa tersenyum kecut, melihat mereka yang sudah lenyap diantara kerumunan.


"Mentang-mentang senior mau nginjek-nginjek juniornya, Junior bukan sembarangan junior nih"Lisa membusungkan dada dengan sombongnya.


Lucy menatap Lisa tajam,Lisa yang menyadari hal itu langsung kelabakan.


"Kalau cowok nggak bener jangan dipacarin"Lucy berkomentar sambil lalu memasang hlem ke kepalanya.


"Aku belum pacaran sama siapa-siapa ?"Lisa berusaha mengelak.Ia memundurkan motornya untuk keluar dari parkiran.Lucy membantunya.


"Jangan bohong sama aku"tambah Lucy sambil naik ke atas sepeda motor.Lisa pura-pura tak mendengar ia menstrater motornya lalu cuuussss pulang.


__Dari kejauhan Karin dan teman-temannya memperhatikan gerak-gerik si kembar.

__ADS_1


"Kalau dengan kekuatan kita tidak bisa menangani mereka,maka kita harus menggunakan akal"Karin memberi petuah yang disetujui oleh teman-temannya.


"Tadi aku mencari biodata mereka, mereka itu kembar"Nana membuka suara, semua temannya menoleh serentak padanya.


"Kita sudah tahu Naaaaa"seperti paduan suara menggema ditelinga Nana.Nana menutupi telinganya.


"Tapi yang bernama Lucy adalah gadis yang genius, selalu mendapat gelar nilai tertinggi"Nana menjelaskan sambil mengibas-ngibas telinganya karena mendapat suara yang sangat nyaring.


Karin menatap jalan di mana Lisa dan Lucy menghilang tadi.


"Jadi lawan kita kali ini bukan calang-calang"


teman-temannya kompak mengangguk.


Tika mengusap-usap lengan bekas cengkraman tangan LUCY tadi.


"Parah nih orang dia kuat banget, lenganku kayak patah, sakit banget"


"Perlu ke dokter ??"Nana menunjukkan perhatiannya.


"Kayaknya sih"ujar Tika.

__ADS_1


"Ah begitu aja udah mau di bawa ke dokter,bawa ke Mall aja pasti udah sembuh "Karin menimpali.Tika cengengesan.


"Ya udah yuk cabut "Karin mengajak ketiga temannya berangkat ke Mall.Teman-temannya mengekor bagai sekelompok hulu balang mengikuti panglimanya.???????


__ADS_2