SANG PEWARIS

SANG PEWARIS
Sang Pewaris BAB 84 Kesurupan masal


__ADS_3

Andrew menunggu kedatangan Lisa dengan bersandar disebelah sepeda motornya.Hari ini adalah hari pertama dia menjalankan tugasnya sebagai penjaga Lisa.


Semalam secara khusus Zulkarnain menemuinya untuk menjadi penjaga Lisa.Dan Zulkarnain juga tidak keberatan jika memang Andrew ada hubungan khusus dengan putrinya itu.Namun Andrew menegaskan kalau ia tidak punya hubungan khusus dengan Lisa.Hanya saja ia memang menjaga jarak karena Lucy tidak suka jika Andrew mendekati Lisa dengan niat tidak baik.


Ia takut kalau Lucy makin tidak suka akan berdampak terhadap karir Papanya.


Zulkarnain tertawa lepas mendengar pengakuan Andrew "Baiklah,aku tidak akan menghubungkan antara pertemanan kamu dan Lucy dengan karir Papamu.Tapi ini permintaan Lisa agar kamu bisa menjadi temannya dan tidak usah mengkhawatirkan Lucy"


"Dan semua yang kamu lakukan akan mendapatkan bayaran dariku"Zulkarnain membuat janji.Andrew menatap Papanya.Pak Ikbal mengangguk tanda setuju.


__Mobil Nouval berhenti di depan pagar sekolah,Lisa dan Lucy turun.Sebelum pergi Lucy mengungkapkan terimakasih kepada adiknya.Nouval membalas dengan senyuman.


Andrew segera menghampiri Lisa"Hay"Sapanya.Lisa tersenyum lebar melihat Andrew begitu ramah padanya."Kamu diantar siapa ??"Karena Andrew melihat mobil yang baru saja ditumpangi oleh Lisa dan Lucy bukan Mobil Tuan Zulkarnain.

__ADS_1


"Nouval"Jawab Lisa pendek.


"Ohhh"Andrew mendapat tatapan begitu tajam dari Lucy.Lisa tahu itu,ia segera menarik tangan Andrew agar menjauh dari Lucy.Lucy cuek saja meskipun ia ditinggal sendiri.Karena sudah biasa dari dulu kalau Lisa punya cowok, pasti ia akan ditinggal.


_Hari ini di Halaman sekolah ada upacara kesenian.Semua siswa dari kelas X,XI,dan XII diharapkan untuk berkumpul dibawah terop yang disediakan pihak sekolah.


Beberapa siswa dari masing-masing kelas menggelar pertunjukan tari-tarian dari berbagai propinsi di Indonesia.Mereka melenggak lenggok dengan gemulainya.Entah itu pria dan wanita semuanya mempersembahkan tarian terbaik mereka.Siapa yang paling baik akan dikirim untuk mengikuti lomba kesenian tingkat Nasional.


Melihat ada yang tidak beres beberapa penari perempuan menjerit histeris,dan langsung disambut dengan jeritan lainnya.Suasana jadi kacau balau, yang awal mula hanya satu orang yang kesurupan.Kini sudah menjadi beberapa orang.Dan semakin lama semakin bertambah.


Para guru jadi bingung harus berbuat apa, kondisi benar-benar kacau sekali.Banyak diantaranya yang berlari ketakutan karena dikejar oleh murid yang kesurupan.


Lucy yang menyaksikan semua itu,ia tidak tinggal diam.Ia mencari Lisa, begitu ketemu tanpa ba-bi-bu Lucy langsung menarik tangan Lisa.

__ADS_1


"Eh"Andrew kaget melihat Lisa main ditarik begitu saja oleh Lucy.Lisa memberi kode agar Andrew tetap ditempat.Karena Lisa tahu apa yang akan dilakukan oleh saudara kembarnya itu.


Lucy memilih kelas yang kosong jauh dari kekacauan yang terjadi.Ia memberi arahan agar Lisa diam dipintu kelas.Lisa mengangguk patuh.


Lucy melakukan semedi,ia duduk bersila dengan mata terpejam.Bersamaan dengan itu para murid yang kesurupan semua melayang ke udara.Mereka tak berdaya dengan kekuatan yang menekannya.Semua yang menyaksikan kejadian aneh itu begitu terpana hingga tidak perduli dengan keadaan sekitar.


Angin besar berhembus kencang seperti sebuah tenaga yang ditekankan keluar begitu dahsyat.Para murid-murid yang melayang satu persatu tergeletak di tanah . Mereka semua dalam keadaan tidak sadarkan diri.


Semua guru-guru memerintahkan murid-murid yang lain untuk membantu teman-temannya yang pingsan.


Mereka kompak berusaha menyadarkan para siswa-siswa yang tidak sadarkan diri dengan memberikan segelas air minum.Perlahan-lahan mereka yang kesurupan mulai sadar,kepala mereka terasa pusing den tenaga mereka seperti terkuras habis.


Lucy keluar dari dalam kelas,ia mengajak Lisa kembali.Lisa patuh,Ia mengikuti langkah Lucy.

__ADS_1


__ADS_2