
Sedari pagi hari cuaca sangat cerah sekali, Namun menginjak tengah hari,Mendung tebal menyelimuti.Rinai hujan mulai berjatuhan.
Niken Ayu terus saja mengemudikan mobilnya menuju rumah orang tuanya.Karena hari ini hari Minggu, Niken mengajak putra semata wayangnya untuk mengunjungi sang Nenek.Tapi di dalam mobil tidak terlihat Zulkarnain.Niken ayu hanya berdua saja dengan NOUVAL.
Sampai dipertigaan, Lampu merah menyala.Niken berhenti sambil membenarkan sabuk pengamannya.
"Ma pengen es krim"rengek NOUVAL.
"oyk sayang sebentar ya"
Niken melihat-lihat kekanan dan kekiri siapa tahu ada Toko yang jual es krim.Pada saat itulah dia melihat kelibat seseorang yang ia kenal menggandeng dua anak kecil.Mereka menerobos ke derasnya air hujan menuju sebuah angkot yang sudah menunggu.
Niken ternganga,ia sangat tidak percaya dengan apa yang ia lihat.Berkali-kali dia mengucek matanya memastikan itu adalah nyata.
Setelah 3orang itu masuk ke dalam angkot, Barulah Niken yakin itu adalah nyata.
"Itu tadi Mbah Sukma kan??"Niken bertanya pada diri sendiri."2 anak kembar itu??"
tit tit tit...
Niken kaget,ia baru sadar kalau lampu sudah berganti warna hijau.Ia segera menginjak gas.
__"2 anak itu siapa ya??sejak kapan Mbah Sukma punya cucu ??"
__ADS_1
Bu Risma yang sedang bermain dengan cucunya jadi heran sewaktu melihat Niken melamun.Beliau bangkit menghampiri anaknya yang duduk di atas sofa tak jauh darinya.
"Niken..."
"Eeh iya Ma"Niken gelagapan.
"Kamu kenapa ?kok melamun terus dari tadi ??"Bu Risma duduk di sebelah anaknya.
"Mmmm nggak ada apa-apa MA"Niken berusaha menutupi
"Jangan bohong "
"Mmmm nggak Ma... hanya saja kemarin Niken bertengkar dengan Mas Zul "Niken berbohong.
"Bibiknya Mas Zul yang dari kampung datang Ma, bersama ibunya Aida.Mas Zul tidak bilang sama aku, kalau aku tidak membuntutinya aku tidak akan tahu."
"Aku tegur dia, menurut aku kan kalau keluarganya Mas Zul ya keluarga ku juga.Kan gimana ya kalau mereka datang berkunjung, malah dibokingin hotel.Nggak di ajak ke Villa"
Bu Risma manggut-manggut menyimak cerita putri sambungnya.
"Mas Zul malah marah-marah sama aku dan nyalahin aku yang datang menemui mereka untuk berkunjung ke Villa dan menginap bersama.Katanya aku selalu bertindak sesuka hati tidak memikirkan perasaan orang lain"
"Kok bisa dia bilang begitu ??"Bu Risma menyela pembicaraan.
__ADS_1
"Entahlah "Niken mengangkat kedua bahunya.
"Katanya ibunya Aida sakit hati gitu terus pamit pulang,dia itu nggak tau ma kalau Aida sudah lama meninggal.Dia kesini karena rindu dengan AIDA "
"Oh begitu...ya pantas lah nak dia sakit hati.Dia kan tahunya AIDA belum meninggal.Pas datang tiba-tiba dengar kabar kalau anaknya sudah meninggal.Terus menantunya ternyata sudah punya istri lagi."
"Kalau Mama diposisinya pasti sudah tidak tahu harus bagaimana ??ya tidak ada jalan lain selain pulang "
"Jadi sikap Niken salah ya Ma?"
"Salah sih nggak ?? hanya saja belum tepat waktu dan tempatnya "
"Apa aku harus minta maaf Ma?"
"Harus dong"
Niken mengangguk tanda mengerti.
"Sejak kemarin Mas Zul menghindari ku ma,dia terlihat marah sekali "
"Kamu harus bertanggung jawab atas sikap mu"
"Iya Ma... makasih ya Ma"Niken meremas tangan mamanya.Bu Risma mengangguk sambil tersenyum.
__ADS_1