
Zulkarnain berangkat awal pagi, karena ia ingin memastikan anak kembarnya masuk sekolah.Kemarin Riky sudah mencari ke alamat yang diberikan oleh kepala sekolah,tapi malah salah alamat.Nomer telfonnya pun sudah tidak aktif.Perasaan Zulkarnain jadi tidak karuan.Jangan-jangan ia akan kehilangan anak kembarnya lagi.
Melihat wali kelas B sudah datang,Zulkarnain langsung menyambutnya.
"Selamat pagi Bu guru"sapa Zulkarnain.
"Selamat pagi ypak"balas Bu guru.
"Ibu adalah wali kelas dari Lisa dan Lucy ??"
Zulkarnain mengetahui nama si kembar dari informasi yang didapat oleh Riky.
"Iya bener Pak,ada apa ya?"
"Apa mereka masuk sekolah hari ini?"
"Oh tidak Pak, karena kemarin walinya menelfon kalau mereka akan pindah sekolah"
"Pindah ??? kalau boleh tahu pindah kemana ya Bu ??"
"Saya kurang tahu Pak "
"Ohh begitu "Zulkarnain kecewa teramat sangat.
"Ya sudah terimakasih Bu atas informasinya "
"Sama-sama Pak"
Zulkarnain melangkah gontai tak bersemangat.Beberapa kali dia menghela nafas berat.
"Tapi setidaknya mereka masih hidup dan baik-baik saja"Zulkarnain menyemangati diri sendiri.
"Bagaimana mana Tuan ??"Riky bertanya setelah majikannya masuk ke dalam mobil.
Zulkarnain menggeleng pelan.
"Seperti yang ku khawatirkan, mereka sudah pindah"
__ADS_1
"Apakah Nona diculik ya Tuan disaat kecelakaan itu, kenapa malah pindah seketika itu juga"
"Entah lah "
Zulkarnain menyandarkan kepalanya ke belakang, matanya menatap kosong ke arah sekolah.
"Kenapa terlambat sekali ia menyadari keberadaan si kembar ???"hati Zulkarnain berucap tak bersuara.
"Menurut kepala sekolah kemarin, Nona sangat lah cerdas Tuan,ia sangat berprestasi dalam segala bidang.Kecerdasannya melebihi rata-rata anak TK pada umumnya "
Zulkarnain tersenyum mendengar itu.
"Aku akan mencari nya sampai ketemu Rik"
"Saya siap membantu Tuan "
"Terimakasih "
Riky mengangguk.
"Ke hotel dulu sebelum ke kantor,aku akan memberi kabar kepada Ibu dan Bibik dulu"
"Baik Tuan"
Riky menghidupkan mesin mobil lalu melajukannya pelan.
__"Gimana Zul ?? sudah ketemu sama si kembar ??"sambut Bu Ijah sewaktu melihat Zulkarnain yang datang.
"Belum Bik"
"Kok belum ??kan kamu sendiri yang bilang kalau mereka sekolah di tempat yang sama dengan putramu"sambung Bu Minah.
"Mereka mendadak pindah Bu " Zulkarnain mencoba menjelaskan.
"Pindah ??kok bisa ??"Bu Ijah tidak percaya.
"Entahlah,aku sudah mencoba mencari kemana -mana tapi tidak ketemu juga "
__ADS_1
"Aneh ini sangat aneh...dia mencoba menghindari mu.Apa ada sesuatu yang membuat dia tidak ingin berjumpa denganmu??"
"Tidak mau berjumpa denganku??? kalau dia memang tidak ingin berjumpa denganku Bu, pasti sudah lama dia pindah sekolah.Tidak mungkin sampai kejadian kemarin.Karena aku rasa dia selalu diam-diam memperhatikan ku"
Zulkarnain merasa tidak terima jika putrinya dikatakan tidak mau berjumpa dengan nya.
"Kalau tidak ada sesuatu, pasti dia sudah kembali padamu,dia anak spesial.Dia bisa tahu yang tidak kau tahu "bantah Bu Minah.
Zulkarnain terdiam, dia berpikir mencoba mencari jawaban.
"Kalau dia tahu apa yang tidak ku tahu seperti kata ibu, mungkin kah dia tahu tentang Niken "pikir Zulkarnain.
Tiba-tiba handphone Zulkarnain berdering,ia mengambil hpnya dari saku.NIKEN namanya tertera dilayar ponsel.
"Halo..ada apa?"
"Kamu kemana ??kata sekertarismu kamu belum sampai ke kantor, padahal kamu berangkat sangat awal sekali"
"Sejak kapan kamu menyelidiki ku??"Zulkarnain balik bertanya.
"e-e..bu-bukan begitu,aku hanya mencemaskan mu"
"Urus saja urusan mu jangan ikut campur urusan ku "Zulkarnain begitu tegas berucap.Lalu ia mematikan hp sepihak.
"Zul... apakah hubungan mu dengan Niken baik-baik saja?"Bu Ijah bertanya.
"Sama seperti hubungan ayah dengan istrinya Bik"
Bu Ijah dan Bu Minah saling berpandangan satu sama lain.
"Aku sangat merindukan Aida Bik, nanti aku akan berziarah ke makamnya.Apa Ibu mau ikut ??"
"Boleh, tidak apa tidak bertemu dengannya.Membaca Al Fatihah untuknya pun Ibu rasa cukup mengobati rindu ini"
"Kalau begitu sepulang dari kantor kita pergi ke sana ya bu.Sekarang Zul pergi kerja dulu "
Zulkarnain menyalami kedua wanita lanjut usia itu.
__ADS_1