Wanita Nakal

Wanita Nakal
Part Ending 3


__ADS_3

“ kamu harus makan dulu, kasihan anak kita belum makan..” jonathan membersihkan wajah istri nya yang masih menangis.


‘ apa sebenarnya yang kalian bicarakan hingga kau seperti ini ara’ batin jonathan.


Jonathan menyentuh tangan istrinya, mencium nya berkali kali. “ aku hanya milik kamu ara, jangan terpengaruh dengan omongan yang tak pasti, Jangan menyiksa dirimu seperti ini, kasihan anak kita, dia akan merasakan bahwa mami nya bersedih..” kata kata jonathan malah membuat jovanka tak berani mengatakan atau pun. “ minumlah dulu..” jonathan memberikan air putih agar istrinya meminum nya. “ sekarang katakan pelan pelan ada apa, aku akan mendengarkan semua nya..” sambungnya dengan sangat hati hati, ibu hamil lebih sensitif apalagi jika hati dan pikiran nya kacau seperti ini.


“ apa kau mencintai ku jo..” dengan sesenggukan jovanka bertanya.



“ pertanyakan macam apa itu honey..” jawabnya dengan sangat lembut.


“ please jawab saja.”


“ tentu saja aku mencintaimu, sangat mencintaimu lebih dari apapun, kamu dan anak kita adalah nyawaku sekarang, kalian adalah jiwaku, nafas ku, jantung ku. kalian adalah harta yang sangat berharga yang akan aku jaga dengan hati hati. Tak ada wanita lain yang ada di hati ku kecuali kamu honey.”


“ apa kau sangat menginginkan anak ini honey?, apa kau bahagia aku hamil, apa tak ada pikiran jelek yang ada di otak mu ketika aku bilang aku tengah hamil waktu itu.”


Jonathan semakin tak mengerti dengan pertanyakan yang diberikan oleh istrinya. “ sebenarnya apa yang ingin kau tanyakan ara.”


“ jawab saja pertanyaan ku jo, please..” katanya dengan mata yang sudah mulai berkaca kaca lagi.


“ tentu saja aku menginginkan anak ini ara, aku bahagia sangat bahagia ketika aku tahu kau tengah hamil, bahkan kebahagian ku nyata ketika aku baru pertama kali nya mendengar detak jantung bayi kita, untuk pertama kalinya aku meneteskan air mata ketika aku merasakan tendangan kecil yang berada di perutmu.”

__ADS_1


“ apa tak ada pikiran jelek yang singgah di pikiran mu ketika aku hamil.”


“ tentu saja tidak honey..” katanya dengan menyentuh kedua pipi istrinya. “ sebenarnya ada apa, katakan dengan jujur jangan membuat aku bertambah bingung seperti ini..” tanyanya lagi dan Jovanka hanya menghela nafasnya.


“ bagaimana jika anak ini-“ jovanka tak sanggup bicara dia kembali menangis dengan sesenggukan.


“ anak ini kenapa?, katakan ada apa sebenarnya..” jonathan semakin kehilangan kesabaran nya. “ apa yang sebenarnya kamu dan yongki bicarakan tadi kenapa kau seperti ini, dia bilang apa tadi honey..” tanyanya dengan nada sedikit marah.


“ kau tahu aku bicara dengan yongki..” jawabnya dengan gemetar ketakutan.


“ isshh.. aku tak marah pada mu, aku hanya bertanya apa yang kalian bicarakan, jangan membuat ku tambah bingung, katakan ada apa.”


“ yongki bilang bahwa anak ini, ada campuran dari alfred dan bukan murni anak mu hiks hiks..” perkataan jovanka membuat jonathan langsung memerah seketika, emosinya seakan naik kepalanya. “ dia juga bilang tak mungkin waktu aku menikah dengan nya aku tak melakukan hubungan badan, dan anak ini mungkin anak nya, bukan anak mu..” sambungnya dengan takut, jonathan yang mendengarnya bertambah marah.


“ breng*ek.. akan ku bunu* anak itu,, tak tahu di untung..” katanya dengan nada tinggi.


“ honey maafkan aku..” katanya dengan lembut, jonathan segera mendekap istrinya dengan erat. “ berapah kali kalian berhubungan?” tanyanya.


“ hanya satu kali, itupun aku terpaksa untuk memasang alat di ponselnya, kalau kamu gak percaya tanya kris, dia tahu tapi kriss tak tahu rencana ku untuk tidur dengan nya.”


“ bukannya aku tak percaya dengan mu ara, tapi biarkan aku bertanya dulu dengan kris, aku tahu kamu orang yang pelupa tentang semua hal, mungkin kau melupakan sesuatu yang kris ingat.”


Jovanka melepaskan pelukan nya, mereka saling bertatapan. “ jangan menatapku seperti itu. Aku bertanya dengan kris bukan nya aku tak yakin bahwa anak ini anak kita, tapi agar kau bisa yakin bahwa anak ini anak ku, bukan anak laki laki lain..” jonathan bicara sangat lembut yang membuat jovanka terdiam dari tangisan.

__ADS_1


“ apa kau berfikir bahwa aku melupakan sesuatu.”


“ tenangkan dulu pikiran mu, bersihkan badan mu aku akan bertanya dulu dengan kris.”


“ aku ikut, kau pasti akan menyembunyikan kebenaran nya.”


“ baiklah mandilah dulu, aku akan mengambil makanan untuk mu..” jovanka hanya menganggu pelan, dan jonathan mencium kening istri nya dengan sangat lama.


Jonathan tak pernah berfikir bahwa anak yang di kandung jovanka adalah anak dari laki laki lain. Jonathan yakin bahwa anak itu murni anak kandungnya, tapi demi istri nya agar tak menyiksa dirinya seperti ini dia akan tetap bertanya pada kris asisten nya, meskipun sebenarnya dia tak perlu bertanya hal yang tak penting.


“ jangan beri dia makan dan minum, biarkan dia kelaparan dan kehausan seperti itu..” jonathan bicara di ponselnya.


“ baik tuan..” jawabnya dari sebrang telfon.


“ hubungi orang kita yang sedang mengintai alfred dan emil, bahwa mereka kesini, temukan mereka dengan yongki.”


“ baik tuan.”


Panggilan itu terputus ketika dia mendengar suara pintu kamar mandi terbuka. Jonathan dengan segera meletakkan ponselnya dan menatap istrinya yang masih basah rambut nya.


“ honey.. perut ku sedikit sakit.”


Jonathan yang mendengar istrinya mengeluh kesakitan pada perutnya segera menghampiri nya membopong tubuh istrinya. “ kamu belum makan dari tadi, tentu saja perutmu sakit.”

__ADS_1


“ biarkan aku berbaring sebentar jo.”


“ aku akan ambilkan makanan untukmu tunggu sebentar..” jovanka hanya menganggu pelan dengan merebahkan badan nya, memiringkan tubuhnya, mencari posisi tidur yang nyaman untuk dirinya ketika merasakan perutnya yang sedikit kram.


__ADS_2