Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Musim3_ Tak Ada Lagi Rasa 5


__ADS_3

Boleh minggir dulu gak🤭 ada 21+ di sini 😁 mince mau menebarkan benih benih kebasahan 🤣 pumpung hari libur kan ya jadi bikin panas dikit boleh lah ya 🤣 jangan sedih terus kita panas sedikit ya 🤪🤪


Happy Reading 😍😍😍


Andre yang masih terpaku di tempat dia berdiri, dia tak menyangka bahwa ada seorang wanita yang memanggil nya dengan panggilan 'om' dan itu membuat nya syok terapi.


" Om, aku di panggil Om..." Andre yang masih sadar tak belum terlalu mabuk kini masih bisa mendengar panggilan dari seorang yang tak dia ketahui. " Astaga, apa aku setua itu?" Andre kini melangkah kembali ke meja nya dia yang kesal kini tak jadi membuat dirinya untuk masuk ke dalam toilet itu.


Kini suasana semakin ramai, para tamu semakin berdatangan dengan ramai, suara musik yang begitu kencang membuat semua orang yang di sana membaur dengan alunan musik yang begitu enak di dengar di telinga mereka. Malam semakin larut tapi suara musik itu buka nya larut tapi semakin kencang.


" Kau ingin kemana?" Albert yang masih sadar kini segera menarik Steve yang tiba tiba berdiri.


" Aku ingin pulang kepala ku pusing..." Katanya dengan memengang kepala nya yang terasa pusing karena pengaruh alkohol itu.


" Baiklah ayo kita kembali..." Kini Monica juga menyentuh kepala nya yang juga terasa pusing.


" Sayang kau ingin kemana hem?" Monica kini sedikit meracau ketika melihat suami nya juga tiba tiba berdiri.


" Kau terlalu banyak minum sayang, lihatlah kau mabuk sekarang..." Abhi hanya geleng geleng kepalanya ketika membantu istrinya berdiri dari duduk nya itu.

__ADS_1


" Aku tidak, aku hanya minum sedikit..." Elaknya dengan senyuman tipis di bibirnya.


" Kau ini..." Abhi kini membopong tubuh istrinya yang melemas ketika berjalan.


Kini semua orang orang nya juga mengikuti langkah bos nya itu, para pengawal itu sebenarnya tak jauh dari tempat mereka hanya saja para pengawal itu tak akan maju jika mereka tak mengalami kesulitan. Steve yang dibopong oleh Albert kini hampir tak sadar karena dirinya terlalu banyak minum.


" Masuk lah..." Albert dengan sabar membawa teman nya itu masuk ke dalam mobil nya, sedangkan Monica dan Abhi juga masuk kedalam mobil nya yang dia bawah sendiri. Sedangkan Andre tentu saja mengendari sepeda besar nya itu.


Kini mereka mengendari kendaraan masing masing, tapi tujuan mereka sama sebuah markas yang akan mereka tuju untuk melepaskan rasa lelah untuk beristirahat.


Sedangkan di kamar hotel itu, kini Valarie hanya menutup mulut nya karena sedikit terkejut, kamar hotel yang biasa nya kini berubah menjadi kamar yang begitu romantis serta indah. Taburan bunga mawar menghiasi Bed besar itu, lilin aroma terapi juga mengelilingi nya, dari arah pintu hingga menuju ke kasar itu juga di penuhi dengan taburan bunga yang begitu romantis.


" Kau menyukai nya?" Zac kini memeluk istri nya dari arah belakang, menyandarkan dagu kepada bahu istri nya dengan mengembangkan senyuman itu.


" Bukan tetapi pihak hotel, aku hanya menyuruh mereka. Kau menyukai nya sayang?" Katanya dengan berbisik pelan di telinga istrinya itu.


" Hem..ini romantis sekali Hubby..." Val kini mengulum senyumnya ketika dia ingat apa yang akan terjadi setelah ini.


" Aku merindukan mu sayang, apa kita boleh melakukan nya?" Bisik nya dengan lembut serta sedikit memberikan gigitan kecil di telinga istrinya.

__ADS_1


Val kini mengangguk pelan sebelum akhirnya dia membalikan badan dan langsung menyambar bibir suami nya yang dari tadi menggoda nya itu. Kini mereka saling menyesa* penuh keliaran, mereka saling membelitkan lida* itu dengan sesekali menyesa* nya. Kenikmatan yang lama tak mereka dapatkan kini akan mereka gapai lagi.


" Hubby tapi hanya sebentar, kata dokter tak boleh terlalu lama dan tak boleh terlalu kencang..." Val menghentikan aksi nya itu dengan memperingatkan suaminya itu.


" Aku akan sebentar oke..." Mereka kembali dengan ciuma* itu. Kini Val dengan cepat melepaskan jas yang di kenakan suami nya melemparkan ke sembarang arah, Val juga melepaskan semua kancing baju suami dengan cepat, kini Zac juga membantu istrinya melepaskan gaun yang di kenakan oleh istri nya itu. Dengan tetap saling meluma* dengan tetap saling menarik lida* mereka.


" Hubby..." Erangnya ketika cumbuan itu kini menyasar ke leher nya, Zac menghisa* nya memberikan gigita* kecil hingga meninggalkan bekas di sana. Kini tangan nya membuka pengait br* yang berwarna hitam itu, membuka nya dengan segera, dan bibi* itu kini menggapa* putin* yang sudah menonjol keras karena gaira* nya.


Mereka yang masih tetap berdiri, masih ingin memulai pemanasa* yang biasa nya mereka lakukan sebelum pergulatan itu terjadi. Zac tentu saja tak lupa meninggalkan tanda di dada istri dengan bergantian, kini lida* itu menggoda nya, tangan satu nya kini merema* benda kenyal itu.


" Ugh... Ah.. Hubby...." Desaha* itu kini lolos dari bibir mungil Valarie yang membuat suami nya bertambah semangat dan gaira* nya memuncak hanya dengan sang istri mendesa* membuat tubuh nya merasa panas dingin.


Mereka kini berpandangan sebelum tangan itu menarik tangan istri nya dan mendudukkan istrinya di sisi ranjang itu, Zac kini mendaratkan cumbua* itu kembali, saling meluma* dan saling menyentuh kulit mereka. Kini Zac sedikit pelan mendorong tubuh istrinya agar segera berbaring disana. Kini mereka bisa leluasa berciuma* karena mereka saling memiringkan kepala untuk memperdalam ciuma* itu.



" Hubby.. ugh..." Lenguhan nya ketika bibir itu kini semakin menuruni tubuhnya dengan lida* bermain main di sana dan sedikit menggigi* nya pelan, seluruh tubuh itu kini mungkin akan ada bekas gigita* pelan yang akan terlihat besok pagi. Kini lidah itu berada di paha istrinya menyapu nya pelan sebelum akhirnya menyesa* lagi dengan lembut.


Tubuh Val kini mengeliat ketika merasakan sapuan dan gigita* kecil pada paha nya, kini tubuhnya lagi lagi di buat tersentak, nafas nya seakan terhenti ketika tiupan lembut yang dia rasakan kepada inti nya. Val menahan nafas nya ketika lida* sedikit menjila* nya dengan pelan. Kepelanan adegan itu membuat darah mereka mengalir begitu cepat dari kepala hingga ujung kaki mereka berdua. Kini lida* menggoda nya dengan sedikit menyapu nya, menjila* nya dengan menikmati apa yang dia lakukan.

__ADS_1


" Hubby.. ah.. ugh.. sayang..." Valarie kini tak bisa untuk tak berdiam diri ketika suami nya hanya main main di bawah sana. Valarie sendiri yang kini mengoyan* kan panta* nya memaju mundurkan nya sendiri hingga membuat lida* juga merasakan bawah istrinya bergerak. Val kini dengan cepat bergerak begitu juga sebalik nya dengan Zac yang juga mengerahkan lida* nya di bawah sana.


" Ugh.. ah... Zac.. ah..." Jambakan rambut yang kencang itu ketika bibir Suami nya kini menghisa* klitor** nya dengan liar. Panta* nya tak bisa diam, kini panta* itu juga bergerak meskipun mulut laki laki itu tetap menghisa* inti nya dengan kenikmatan yang tiada tara nya.


__ADS_2