Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season2_ Ex Husband Is Broken_ Masalah Pertama 2


__ADS_3

Plak!! Plak!! dua tamparan keras kini di layangkan oleh orang itu kepada orang nya ketika orang itu tiba di depan nya. Malam tadi orang itu langsung mendengarkan laporan yang menyatakan orang itu bawa orang itu sangat menginginkan wanita nya.


" Jadi di otak mu kau memiliki pikiran licik heh?" Orang itu mencengkram baju orangnya dengan melotot ke arah nya.


" Ampuni saya Tuan, ampuni saya..." Orang itu langsung menunduk ketakutan dengan cepat bersujud di depan nya dengan memohon ampun.


Laki laki itu hanya tersenyum sinis ketika melihat orang nya memohon ampun. Ini kedua kalinya orang itu memohon ampun tapi tetap saja tak berubah sama sekali. Bahkan apa yang di dengar tadi membuatnya mendidih karena amarahnya.


Bugh!! Laki laki itu langsung menendang dagu orangnya hingga orang itu sedikit mundur karena terpental. Laki laki itu maju dan berjongkok di depannya dengan tatapan membunuh.


" Jika kau berani menyentuh milik ku maka kau harus menerima akibatnya! kau dengar?" Ucapnya dengan dingin.


" Ampuni saya Tuan, saya mohon ampuni saya. Saya tak bermaksud apapun!" Suaranya bergetar dia ketakutan dia tahu betul hukuman apa yang akan di terima olehnya.


Lagi lagi laki laki itu hanya tersenyum sinis ketika orang nya memohon ampun dengan apa yang telah dia lakukan kepada wanita bos nya.


" Argh...." Orang itu berteriak ketika tangan bos nya dengan sengaja memelintir tangan orangnya dengan keras.


" Tangan ini yang menyentuh tubuh wanita ku heh? kau tahu aku saja tak ingin menyentuhnya terlalu jauh tapi kau dengan lancangnya berani menyentuh wanita ku dan memiliki pikiran kotor tentang nya."


" Argh... ampun Tuan, ampun! saya salah saya mengakui jika saya salah Tuan!" Tangannya terasa akan patah ketika tangan itu dengan kasar di pelintir secara terus menerus oleh bosnya.


Tapi laki laki itu tak peduli dengan suara teriakan yang dia dengar, dia tak peduli dengan apa yang telah di rasakan orangnya. Siapa yang melawannya maka mereka harus di hukum dengan cara nya.


" Aku sudah pernah memperingatkan kamu jangan pernah menyentuh nya sedikit pun, tapi apa yang aku katakan tak kau dengar sama sekali. Maka terima hukuman mu..." Laki laki itu melepaskan tangan orang itu dengan kasar, mendorongnya hingga lagi lagi orang itu tersungkur di sana.

__ADS_1


" Hajar dia sampai dia tak bisa untuk berpikir tentang wanita itu, lalu buang dia ke sungai. Aku tak ingin memiliki orang seperti sampah seperti dia..." Perintahnya kepada orang orang nya yang lain.


Orang itu langsung terbangun, dia berjalan menggunakan lututnya dengan cepat, tangan nya menggapai kaki bosnya dengan segera berlutut dengan memohon.


" Ampuni saya Tuan, saya mohon ampuni saya. Beri saya kesempatan satu kali lagi dan saya janji saya tidak akan mengulangi kesalahan ku lagi, saya mohon ampuni saya, saya ingin hidup Tuan..." Katanya dengan penuh permohonan.


" Lepaskan kaki ku..." Ucapnya dengan penuh penekanan.


" Tidak saya mohon maafkan saya Tuan, saya janji saya tidak akan berani macam macam lagi kepada wanita anda, saya mohon maafkan saya sekali lagi."


Laki laki itu hanya diam dia tak menjawab apapun yang di katakan orangnya itu. Dia hanya diam dengan menatap lurus ke depan.


" Saya mohon Tuan maafkan saya, beri saya kesempatan satu kali lagi. Anda sudah mengenal saya sangat lama, saya di sini mengabdi begitu lama, hanya karena wanita yang baru anda kenal dua malam tapi anda sudah ingin membunuh saya Tuan, saya mohon pertimbangkan semuanya."


Orang itu kini berjongkok setelah menendang orangnya dengan kasar, tangannya mencengkram rahangnya dengan kasar matanya melotot ketika menatapnya.


" Kau pikir aku akan tinggal diam melihat orang ku memiliki pikiran kotor kepada wanita yang aku cintai, kau pikir aku akan tinggal diam melihat orang yang ada di naungan ku merendahkan orang lain hah?" Bentaknya dengan rasa tak sabar saat ini.


" Tuan maafkan saya, saya tidak tahu jika wanita itu adalah wanita yang sangat berharga bagi anda, saya tidak tahu Tuan. Saya pikir wanita itu sama seperti wanita sebelum nya..." Jawabnya dengan gemetar.


Plak!! satu tamparan lagi melayang begitu saja, orang itu tak bisa membendung amarahnya apalagi setelah mendengar apa yang di katakan oleh nya.


" Kau laki laki sampah yang menyamakan setiap wanita adalah wanita jalan* yang bisa kau nikmati hah? apa kau pikir setiap wanita yang ada di tempat sana adalah wanita hina, apa tak ada wanita terhormat yang ada di sana?" Bentaknya membuat orang itu terdiam dia tak berani menjawabnya setalah mendengar teriakan dari bosnya.


" Saya-"

__ADS_1


" Cukup saya tidak mau mendengar apa yang kau katakan lagi..." Laki laki berdiri dengan segera. " Lakukan apa yang aku katakan tadi."


" Tuan jangan lakukan ini kepada ku, aku mohon ampun Tuan..." Teriaknya dengan keras ketika melihat bosnya telah pergi meninggalkan tempat tersebut.


Sedangkan orang orang yang di sana merasa iba kepada temannya tapi mereka juga tak bisa berbuat apa apa selain mematuhi apa yang telah di perintahkan.


" Kalian yang melaporkan aku kepada Tuan muda bukan? kalian memang kurang ajar..." Dia malah menyalahkan orang orang yang ada di sana.


" Maafkan kami tapi kami tak tahu jika Tuan tahu masalah ini, aku sudah pernah mengatakan untuk tak memiliki pikiran apapun tentang wanita Tuan tapi kau yang memang tak tahu diri dan sekarang tanggung akibat dari apa yang telah kau lakukan."


Orang itu tertawa kerasa dengan gaya nya yang meledek semua temannya yang ada di sana. Teman temannya hanya saling berpandangan dengan mengerutkan keningnya dengan tak mengerti dengan apa yang telah di lakukan temannya itu.


" Bahkan kekuatan kalian tak ada apa apa dengan kekuatan ku, aku adalah orang yang paling bisa di andalkan di kelompok ini bahkan hanya aku yang memiliki kekuatan sama seperti si Bos..." Ucapnya dengan nada sombong.


" Jangan suka menyombongkan diri mu."


Beberapa orang yang ada di sana kini langsung maju dengan segera, mencekal kedua tangan nya dan beberapa orang juga mulai menghajarnya dengan cepat.


" Lepaskan aku.. lepaskan aku..." Teriaknya dengan memberontak.


Bug!! bugh!! bug!! pukulan demi pukulan kini bersarang di tubuh orang itu dengan cepat, tak ada henti henti nya orang orang itu menghajarnya. Pukulan bertubi tubi membuat orang itu tak sadarkan diri, pukulan pada kepalanya membuat orang itu pingsan meskipun dia hajar kembali orang itu tetap tak sadarkan diri.


" Bawah dia kita harus segera membuangnya sebelum Tuan tahu, jika Tuan tahu kita belum membuangnya maka kita semua akan terkena imbasnya."


Orang orang itu menyetujui apa yang di katakan temannya, Bos nya bukanlah orang yang akan mendengarkan alasan kenapa tugas nya belum terselesaikannya.

__ADS_1


__ADS_2