
" Aku ingin dia mati Antoni, aku melihat Cla sudah bahagia, jadi tak ada gunanya menyimpan sampah tak berguna seperti wanita itu..." Antoni adalah orang kepercayaan dari Johan Keddrix, dia yang mengurus segala sesuatu bisnis di gelap milik nya.
" Kami akan segera mengeksekusi nya..." Jawabnya dengan mereka yang masuk ke dalam mobil mereka, dan Antoni segera melajukan mobil nya dengan pelan.
" Bukan kah itu ayah dan paman Antoni?" Cla seperti melihat sosok ayah nya dan sang paman yang sudah pergi dengan mobil nya.
" Siapa yang ayah cari?, sehingga ada paman Antoni di sini?" Cla tahu betul jika ayah sudah melibat kan paman Antoni maka ini menyangkut dunia gelap sang ayah.
" Tapi kenapa ayah tak memberi tahu aku bahwa ayah ada di sini?" Pikiran nya memenuhi otak nya, Cla yang tahu betul bahwa sang ayah bisa melakukan apa saja untuk melindungi keluarga nya, tapi kali ini dia tak tahu apa yang di lakukan ayah nya dengan paman Antoni.
Cla yang dari tadi memikirkan Ayah dan paman Antoni lebih memilih diam meskipun di sebelah nya ada sang suami nya, Alex yang juga fokus ke arah depan nya yang mengemudi agar mereka cepat tiba di rumah nya.
" Sayang kamu kenapa dari tadi diam?, apa aku membuat kesalahan yang tak aku tahu?" Alex segera bertanya ketika mereka sudah tiba di depan rumah nya tapi masih tidak turun dari mobil nya, memasukan mobil nya ke dalam garasi.
" Tidak Hubby, hanya aku memikirkan ayah..." Jawabnya dengan menatap ke arah suami nya yang duduk di sebelah nya.
" Ayah?, ada apa dengan ayah?, apa ayah sakit?, kita bisa menemui nya jika kamu mau sayang?"
" Aku tadi seperti melihat ayah di sini, tapi ayah sedang bersama paman Antoni..." Liriknya dengan nada penuh kekhawatiran.
" Bagus dong sayang, kita bisa menghubungi nya..." Alex tak tahu yang sedang di pikirkan istri nya ini.
__ADS_1
" Bukan masalah itu Hubby..." Alex mengerutkan keningnya ketika sang istri memasang wajah ketakutan. " Jika ayah sudah berjalan dengan paman Antoni, pasti ada sesuatu yang ayah kerjakan, maksud ku ayah sedang mencari musuh nya atau sedang menghukum seseorang dengan cara mereka..." Cla mengatakan apa yang ada di otak nya, pikiran nya kembali ke Hans yang di sekap oleh ayah nya, bahkan dia tak tahu kabar Hans, dia hidup pun tak yakin.
" Sayang aku tak tahu bagaimana ayah melumpuhkan para musuh musuh nya, tapi percayalah apapun yang ayah lakukan pasti demi kebaikan kita semua..." Alex menggenggam tangan istri nya yang dari tadi khawatir.
' *kau tak tahu saja Hubby bagaimana mereka menghukum para musuh musuh nya jika sudah tertangkap ' Batin Cla.
' Apa ayah masih menyekap Chelsea, hingga ayah masih ada di sini ' batin Alex juga berkecamuk*.
Alex tentu tak akan mengatakan bahwa mertua nya menyekap wanita yang sudah membuat anak mereka meninggal.
" Sekarang jangan berpikir buruk tentang ayah, mungkin ayah di sini sedang ada pekerjaan dengan paman Antoni..." Alex sebenarnya penasaran tapi dia tak ingin istrinya berfikir terlalu jauh tentang semuanya, biarkan dirinya sendiri yang nanti menanyakan kepada ayah mertua nya.
" Baiklah Hubby, ayo turun..." Cla yang ingin turun di tarik hingga dia menghadap ke arah suami nya dengan tatapan bingung nya. " Ada apa?, kita sudah sampai rumah kenapa malah menarik ku?" Wajah polos sang istri selalu menyenangkan di lihat sang suami.
" Kau jangan gila Hubby, di luar ada satpam..." Cla tak habis pikir dengan cara pikir suami nya yang menawarkan bermain di dalam mobil.
" Aku sudah tutup garasi nya sayang..." Cla menatap ke depan dan benar garasi itu sudah tertutup dengan rapat, bahkan Cla tak menyadari bahwa pintu garasi itu sudah tertutup.
" Tidak.. tidak.. akan memalukan jika ada yang melihat kita..." Tolaknya dengan membuka pintu mobil nya, tapi lagi lagi pintunya di kunci oleh sang suami. " Hubby..." Katanya dengan melotot ke arah suami nya.
Alex tak peduli dengan tatapan istrinya yang marah kepada nya, dia menerjang tubuh istrinya yang duduk di sebelahnya, mencumb* nya dengan segera, Cla yang awal nya memberontak kini menjadi menyerah ketika api gaira* tersiram ke tubuh mereka.
__ADS_1
" Kita harus pelan pelan agar mobil ini tak bergerak sayang..." Kini posisi mereka sudah menjadi Woman On top, posisi yang membuat semua wanita menyukai nya.
" Kau tak aku tak suka pelan Hubby..." Gerakan yang cepat dari pinggul nya dirinya semakin indah di lihat dari bawah, mobilnya bergoyang dengan tempo yang di berikan goncangan tubuhnya.
" Sayang pelan kan gerakan mu..." Geramnya Alex ketika menyadari bahwa gerakan istrinya terlalu cepat mengerahkan tubuhnya hingga mobilnya juga ikut bergerak.
" Hubby, kau tahu aku tak suka pelan, dan kau harus bertanggung jawab setelah ini..." Desaha*nya tertahan ketika pinggulnya semakin cepat dan sangat dalam.
Tak butuh lama Cla menggeliat, mengejang, ketika gelombang cinta dia dapatkan, dengan masih mengatur nafas dia ambruk di di sana, menyembunyikan wajahnya di leher sang suami.
" Kau pakai dulu bawahan mu sayang, kita lanjutkan di dalam..." Mereka berdua hanya melepas bagian bawah nya, tidak melepas sepenuhnya.
" Kau curang Hubby..." Ini tak adil bagi nya, dia melepaskan nya di dalam mobil tapi sang suami malah ingin melakukan nya di dalam kamar.
" Menurut lah Honey..." Alex mengecup sekilas bibir sang istri yang cemberut dan dia yakin bahwa istrinya kali ini mengumpat di dalam hati nya.
πΌπΌπΌ
Vote dan hadiah nya boleh dong mimin minta mak π
Kasih tahu satu kampung yuk suruh baca novel ini ππ
__ADS_1
Ramaikan like dong mak. ππ