Wanita Nakal

Wanita Nakal
Agency 5


__ADS_3

Adegan bahaya harap minggir dulu kalau yang gak kuat baca ya. Dilarang mencontoh adegan bahaya ya,hanya boleh dilakukan oleh orang yang ahli dan profesionalΒ  πŸ˜‚βœŒ


" arghh.. say..ang.." des**an panjang jovanka serta cengkraman tangan jovanka pada rambut jonathan dan menekan nya kedalam memperlihatkan bahwa jovanka capai pu**aknya untuk pertama kalinya.


Jovanka mengatur nafasnya yang dengan memejamkan matanya. Jonathan yang berada di atas nya mencium kening jovanka begitu dalam, perasaan hangat menyelimuti tubuhnya.


Jovanka membuka matanya ketika mata mereka berdua kembali beradu. Jovanka menarik kepala jonathan agar lebih mudah mencapai bibir kekasihnya.


Melum**nya dengan pelan, tanpa menyia nyiakan kesempatan, jonathan membalas setiap lum**an yang diberikan wanitanya. Tangan jovanka telah menggapai benda tu*pul yang dari tadi sudah on. Ciuman yang lembut kini menjadi cu*buan kembali ketika sentuhan tangan jovanka membangkitkan gai**hnya lagi. Ciuman itu kini merambat ke bawah, ke leher jenjang jovanka, meninggalkan bekas kissmark di dada wanita nya begitu banyak.


" aku ingin dirimu jo.." racauan jovanka ketika gairah nya kembali lagi.


Jonathan memposisikan dirinya memasuki tu*uh wanitanya dengan dua kali hentakan benda itu kini tertanam sempurna di tubuh jovanka. Jonathan memompanya penuh irama kadang pelan kadang cepat. Geraman dan desahan kini menjadi satu. Saling melepaskan rindu yang begitu dalam, saling menyatakan cinta. Permainan pa*as mereka menjadi saksi bahwa kesalahpahaman itu telah hilang dari pikiran jovanka.



Di tengah tengah mereka bergulat di atas ranjang entah sejak kapan alfred dari tadi mengedor pintu kamar jovanka begitu keras.


" jovanka apa kau sudah tidur, aku membawahkan makanan dan obat untuk mu.." teriakan kesekian kali nya baru terdrngat oleh jovanka.


"Jo.. berhenti dulu..di luar ada alfred.. arghh.." katanya dengan menahan desahan.


" biarkan saja sayang,sstt.." jawab jonathan dengan memompa pinggulnya lagi.


Dor


Dor


" jovanka apa kau baik baik saja.. jovanka.." teriakan nya membuat orang tak nyaman, sedangkan jonathan tak mau melepaskan diri dari tubuh jovanka.


" sayang berhenti dulu.. al akan membuat keributan jika aku tak membuka pintunya.." jovanka menahan jonathan yang kembali memompa tubuhnya.

__ADS_1


" baiklah buka saja pintunya sayang.. maka dengan senang hati aku tunjukan siapa kita di depan alfred mu itu.." jonathan menghentikan nya dan jovanka mengurungkan niat nya untuk membuka pintu kamarnya.


Drt


Drt


Alfred menghubungi jovanka dan tanpa basa basi jovanka menjawabnya. " ya al ada apa.." jovanka pura pura tak mendengar semuanya.


" apa kau baik baik saja?"


"Iya aku sedang tidur ada apa?"


" aku di depan kamar mu, bukalah pintunya. Aku membawa makanan dan obat untuk mu.." alfred begitu khawatir nampak jelas dari suara nya.


" aku.. sudah..makan al.. bawalah ke kamar mu.. aku akan tidur lagi.." jovanka menahan desa*an nya ketika jonathan sengaja memompa pinggulnya lagi dengan begitu cepat.


" tapi ini masih panas jovanka, kau bisa memakan nya selagi masih panas."


"Aku mencintaimu sayang.." bukannya menjawab malah jonathan mengatakan cinta untuk kesekian kalinya.


Sedangkan alfred hanya menatap ponselnya yang tiba tiba dimatikan secara sepihak dengan jovanka. Menatap pintu kamar jovanka yang kemudian melangkah masuk kedalam kamar nya sendiri. Untungnya setiap kamar di hotel bintang ini semuanya peredam suara, jika tidak maka dapat dipastikan alfred mendengar desahan mereka berdua.



Mereka kembali lagi ke ade*an p*nas mereka. Kini jovanka yang berada di atas tu*uh jonathan dengan memunggungi nya. Men*ik at*s turu*kan pin*gulnya, menggo*angkan tubuh kecilnya dengan irama yang kadang pelan dan kadang cepat. Percint*an mereka begitu banyak ganti posisi. Jovanka yang masih memimpin nya, menai* turu*kan benda yang di ba*ah. Bersandar pada tubuh jonathan yang di b*wah yang masih bergo*ang di atas tubuh nya. Tak butuh lama jonathan sedikit menahan pin*gul jovanka dengan lama, mereka berdua sama sama mend*s*h pan*ang, saling menekan lebih dalam, cai*an hangat terasa oleh kedua nya yang sama sama mengeluarkan cair*n cin*a mereka berdua.


Masih dengan mengatur nafas mereka masing masing. Jovanka ambruk di sebelah kekasihnya. Jonathan mendekapnya begitu erat, seakan takut kehilangan wanitanya lagi.


" jangan pergi lagi ara.." pintaknya pada wanitanya.


"Aku di sini jo.." jawabnya dengan menyembunyikan wajahnya di dada bidang kekasihnya.

__ADS_1


" aku akan meminta pada papamu untuk menikah dirimu sayang."


"Jangan.." reflek jovanka menjawabnya. "Maksud ku jangan dulu sayang,aku ingin kita seperti ini dulu.." sambungnya dengan menggambar abstrak pada dada bidang kekasihnya.


" kau belum percaya pada ku?"



" bukan,hanya saja kita baru kembali setelah dua bulan berpisah jo."


" tapi aku sudah menunggu lama sayang."


"Aku tahu. Beri aku waktu untuk mengatakan sendiri dulu pada orang tua ku.." perkatan jovanka membuat bingung jonathan tapi jonathan sadar bahwa perpisahan kemarin mungkin membuat kedua orang tua wanitanya harus berhati hati.


" tapi kau harus janji satu hal pada ku sayang."


" apa."


" jangan menutupi apapun dari ku. Apapun keputusan orang tuamu tetaplah disisiku jangan pergi."


" aku janji sayang.." jonathan mencium kening jovanka begitu dalam. Perasan cinta mereka begitu besar, perasaan hangat kembali memenuhi hati mereka berdua.


Kamar hotel ini menjadi saksi pertengkaran mereka, juga menjadi saksi bahwa mereka telah kembali bersatu dalam ikatan cinta yang begitu tulus. Jonathan dari dulu tak pernah mempermasalahkan status jovanka yang begitu rumit dia menerima semuanya yang ada di tubuh jovanka,menerima segalanya yang ada tanpa harus mengatakan atau menghina wanita nya. Yang terpenting mereka sama sama saling cinta dan merasa nyaman satu sama dan Saling takut kehilangan.


Perpisahan kemarin menjadi saksi bahwa mereka tak bisa hidup tanpa kehadiran dari salah satu mereka. Kesalahpahaman yang berkepanjangan membuat semuanya harus mengulangi dari awal lagi.


Akhirnya mereka kembali lagi ya gaes, harapan kalian terwujud kan. Gimana bab ini sama yang kemarin kurang panas kah πŸ˜‚ sudah berkeliaran gak tu dunia traveling kalian πŸ˜‚ suami mana suami ya masih pagi ini, gih ajak senam pagi dulu buat tambah stamina kalian πŸ˜‚Β 


Kasih like yuk biar tambah semangat up nya,kasih hadiah juga boleh kok. Vote mana vote nya, kasih vote yuk biar banyak nulis nya. Masak udah nulis gak di kasih apa apa gak kasihan ya sama author 😭 padahal sudah dibela belain nulis buat kalian semua. Jadi jempol ya kasih like dan votenya.


Makasih banyak,salam cium buat kalian semua 😚😚

__ADS_1


__ADS_2