Wanita Nakal

Wanita Nakal
Agency 4


__ADS_3

Adengan bahaya di larang meniru di dalam adengan ini ya gaes 😁 selamat membaca 😁


Jovanka yang masih menangisi dirinya yang tetap tak bisa melupakan jonathan. Hatinya teriris ketika ia harus mengingat kejadian dua bulan lalu.


Masih teringat jelas di mata nya ketika kekasihnya menyambar bibir mantan tunangan nya di rumah nya sendiri, di ranjang mereka tempat meluapkan rindu serta cinta mereka berdua.


Jovanka masih membenamkan kepalanya di lutut nya sendiri, masih menangis sesegukan. Jovanka terkejut ketika ada tangan yang mengelus rambutnya.


Matanya hampir melotot ketika melihat seseorang berdiri di sana dengan senyuman yang gak merasa bersalah sama sekali.


" bagaimana bisa kau masuk?" Jovanka menghapus sisa air mata nya yang membasahi pipinya.


" ini kamarku sayang, aku sengaja menaruh mu di kamarku jadi aku memiliki dua kunci.."jawab jonathan dengan santai. 


" sejak kapan kau disini.." nada tak bersahabat dari jovanka hanya di balas dengan senyuman yang selalu menghiasi wajah jonathan.


" sejak kamu mengumpat, bahkan sangking kau marahnya kau tak sadar bahwa aku sudah ada di balik pintu toilet dari tadi.." jonathan menjawabnya dengan duduk di sisi ranjang jovanka.


" sial.." umpatnya pelan meskipun begitu jonathan masih bisa mendengarnya.



" kemarilah kau merindukan ku bukan, sini biar aku peluk.." goda jonathan dengan merentangkan tangan nya.


" tidak.." jawab ketus jovanka. " pergilah kau tak sopan masuk kedalam kamarku.."sambungnya dengan mengusir jonathan.


"Kalau ingin aku pergi maka aku akan pergi. Aku harap kau bahagia dengan laki laki pilihanmu.." jonathan menyerah. Dia berdiri sebelum dia melangkah. Jovanka sudah menyerang tubuh jonathan.


"Aku membencimu jo sangat membencimu.." jovanka memukul tubuh jonathan dengan tangan nya. Menggigitnya hingga meninggalkan bekas kemerahan pada dada bidang jonathan.


" kau mencampakkan ku lagi, kau mengkhianatiku kau jahat pada ku.." sambungnya dengan tetap memukul badan jonathan.


Jonathan hanya diam dia meringis kesakitan. Jovanka memukulnya dengan sekuat tenaga nya. Wanita kalau sudah marah semua kekuatan nya menjadi satu maka pukulan akan menjadi hantaman yang menyakitkan.


" aku tak melakukan apapun dengan emil ara, aku tahu aku salah tapi aku berani bersumpah aku tak melakukan nya.." jonathan mencoba menjelaskan nya di antara amukan jovanka.

__ADS_1


"Kau bohong.." teriaknya.


" aku bersumpah sayang,demi apapun aku berani bersumpah.." jonathan tetap tak menghentikan aksinya jovanka yang mengamuk.


" kau menciumnya di depan ku,kau mengatakan kau mencintainya bagaimana bisa kau tak melakukan nya.." isak tangis jovanka meredah ketika dia merasakan bahwa jonathan tak menghentikan aksi nya yang memukul tubuh jonathan.


Jonathan meringis kesakitan ketika gigi jovanka menancap sempurna di dada nya, lengan nya. Kini bekas gigitan itu nampak dengan sempurna.


" aku memang melakukan kesalahan telah membawah emil. Tapi aku berani bersumpah aku tak tahu bahwa emil satu mobil dengan ku bahkan masuk kedalam kamar kita.." jonathan memberi jeda sebentar. " aku salah telah mencium nya tapi itu real aku kira itu kamu sayang bukan wanita lain. Aku menyangka bahwa wanita itu kamu bukan wanita lain.." sambungnya. " kau boleh marah pada ku,memukulku, menggigitku ataupun menendang ku bahkan meneriak ku apapun yang kau suka tapi jangan pergi dari ku ara. Aku hampir gila kehilanganmu.."sambungnya lagi dengan menatap wanita nya yang sudah berhenti menangis.



" aku hanya mencintaimu, tak ada wanita lain di hati ini ara.." kata kata nya yang lembut membuat jovanka terdiam. Mata mereka saling menatap. Jovanka mencari kebohongan di mata nya tapi hanya ketulusan yang nyata di mata jonathan.


Jovanka masuk kedalam pelukan jonathan dan jonathan memeluknya dengan erat. " aku membencimu sangat membencimu.." lirik jovanka dengan memeluk tubuh jonathan.


" aku juga mencintaimu sayang.." godanya dengan lembut.


" aku tak mengatakan cinta padamu.." elaknya jovanka.


" aku juga merindukanmu sayang.." godanya lagi.


" aku tahu kau hanya mencintai uangku dan aku tak peduli dengan itu.." mereka semakin mempererat pelukan mereka.


Jonathan menghapus air matanya yang hampir menetes dari ujung matanya. Jonathan tak menyangka bahwa dia bisa memeluk tubuh wanitanya lagi.


" dimana dia menciummu.." jonathan bertanya dan jovanka melepaskan pelukannya.


" siapa yang kau maksud aku tak mengerti."


" alfred pernah mencium mu bukan. Dimana dia menciummu.."nada cemburu terdengar jelas ditelinga jovanka.


"Bahkan kau juga pernah mencium emil di depan ku.." balas jovanka yang tak mau kalah.


"Astaga kau membalas ku sayang."

__ADS_1


" tentu saja.." jawab jovanka dengan acuh. Padahal jovanka tak ada niatan untuk membalas jonathan. Namanya juga wanita tak akan mau disalahkan. Pasti akan mencari alasan agar laki laki nya juga bersalah hahahahaha.


Jonathan dan jovanka sama sama saling bertatapan. Mata mereka bertemu dengan saling tulus. Jonathan menyentuh pipi jovanka dengan lembut, menarik tengkuk nya,menggapai bibi* dengan lembut. 


Melum***ya dengan pelan. Jovanka tentu saja membalasnya melu*at balik bi*ir jonathan. Saling meny**ap, bertukar salvina nya, ciuman yang lembut kini menjadi cu**uan yang mereka rindukan.


Saling bernafas di dalam ciu*an yang mereka rindukan. Tangan jonathan sudah masuk kedalam baju jovanka, merem** kedua benda ken*al yang masih terbungkus kain.


Kulit mereka bersentuhan, godaan asing menerpah tubuh jovanka begitu saja, dia merindukan sentuhan jonathan yang selalu memabukan yang selalu membangkitkan gai*ah api dirinya. Jonathan hafal betul titik dimana gai*ah jovanka.


Sedetik kemudian mereka saling melepaskan kain yang menempel pada tubuhnya. Jonathan memperhatikan lekuk tubuh wanita nya,semuanya berubah semakin berisi. Jonathan menanamkan wajahnya di kedua gun**g kem*ar jovanka. Merma*nya menye**pnya dengan pelan. Geraman serta desahan memenuhi ruangan kamar tersebut.


" argh.. jo.." desahan jovanka tak bisa di tahan lagi ketika jari jonathan memporak porandakan bagian tubuh bahwa jovanka.


Suara merdu yang terdengar jonathan begitu menambah gairah jonathan. "Kau sangat merindukan ku sayang.." goda jonathan yang menatap jovanka. 


"Aku tidak.." elak jovanka.


"Kau sudah sangat basah tapi kau masih berbohong pada ku.."jonathan menatap jovanka yang bertambah cantik ketika di bawah kungkungan nya.


" tidak.."jovanka membuang muka dengan menahan merah pada wajahnya.


Jonathan beralih di bawah jovanka, menggoda bagian tubuh jovanka menggunakan lid**nya, jovanka yang tersentak hanya bisa mend**ah ketika lid*h jonathan menelusuri bagian bawah dirinya.


" jo.. argh.. stop.." des**an jovanka. Dirinya menghentikan nya tapi tangan nya meremas rambut jonathan dengan keras.


" keluarkan sayang jangan ditahan.." ucapnya jonathan yang menahan pinggang jovanka dengan tangan nya.


Jonathan dengan lihai nya meng*da tubuh bagian ba*wa jovanka dengan lid*hnya. Jovanka hanya bisa menggeliat di bawah kendali li*ah jonathan yang masuk kedalam inti bag**n ba*ah tub*hnya.


" arghh.. say..ang.." des**an panjang jovanka serta cengkraman tangan jovanka pada rambut jonathan dan menekan nya kedalam memperlihatkan bahwa jovanka capai pu**aknya untuk pertama kalinya.


Haredang haredang panas panas hahahaha skip dulu dong masih pagi ini. Tarik suami mana suami, aku juga butuh suami di pagi ini 😂, pemanasan nya segitu dulu ya sambung besok lagi.


Mana ni like nya, komen yuk kurang apa ini di adengan ini, jangan di tiru ya yang belom nikah 😂

__ADS_1


Kasih vote yuk biar semangat nulis nya, kasoh hadiah juga boleh kok.


Makasih sayang 😚


__ADS_2