Wanita Nakal

Wanita Nakal
Wanita Nakal Season2_ Kepulangan 1


__ADS_3

" Ayah.." Laki laki tua yang sedari kemarin mencemaskan putri nya kini menatap ke arah suara yang memanggil nya dengan manja.


" Princess.." Sang ayah menyambut putri nya dengan pelukan yang hangat. " Akhir nya kamu pulang nak.." Kelegaan di suara nya kini terdengar di telinga putri nya.


" Maafkan Clarissa.." Kata pertama yang di katakan putri nya ketika mereka saling melepaskan pelukan hangat.


" Istirahatlah dulu atau kamu mau makan?"


" Ayah biarkan aku menjelaskan semua nya dulu.." Cla tak menjawab apa yang di katakan ayah nya.


" Istirahatlah dulu sayang kamu pasti lelah karena perjalan kamu tadi, masuklah kamar dulu. Nanti kita akan bahas lagi."


" Baiklah ayah.." Akhirnya Cla lebih memilih untuk mengalah dan dia lebih masuk ke dalam kamar nya yang di tinggalkan selama tiga tahun ini.


Cla merebahkan tubuhnya di bed besar miliknya, Tiga tahun kamar ini di tinggalkan tapi tak ada perubahan sama sekali, tak ada yang berubah, semua isinya tetap sama. Letak barang barang nya serta foto foto nya pun juga tak ada yang berubah.

__ADS_1


" Makan malam lah dulu, setelah itu temui ayah di ruang kerja ayah.." Sang ayah berdiri dari duduk nya yang sudah menyelesaikan makan malam nya, Cla hanya tersenyum ketika ayah nya akan menunggu diri nya di ruang kerja.



Debaran hebat di jantungnya serta keringat dingin keluar begitu saja, padahal dia hanya berjalan menuju ruangan ayahnya, belum bertatapan langsung dengan ayahnya ataupun menceritakan semuanya.


Tok ! tok ! Cla mengetuk dengan pelan dan getaran itu bertambah ketika mendengar suara ayah nya yang tegas yang menyuruhnya masuk dan duduk di sofa di depan ayah nya.


" Ayah dengarkan cerita mu, katakan dengan jujur, jangan ada yang kamu sembunyikan dengan ayah.." Cla hanya menelan ludah nya dengan kasar, dirinya tahu benar suara ayah nya yang tegas dan akan membuat semua orang akan merinding dengan tatapan yang seperti itu.



Sang ayah hanya terdiam dengan wajah yang kesal, sang ayah terdiam mendengarkan semua nya dengan seksama. Dengan wajah garang nya dia meremas tangan nya sendiri ketika mendengar semua yang di ceritakan putri nya.


Cukup lama sang ayah terdiam meskipun Cla sudah tak melanjutkan cerita nya. " Jadi ini ulah Hans ?, Jadi yang dengan sengaja menyebarkan video itu Hans sendiri, karena mengancam mu untuk kembali?" Ayah nya kini angkat bicara dengan suara yang serius.

__ADS_1


" Ayah aku juga bersalah di sini bukan hanya Hans saja.." Cla tahu jika tatapan seperti ini ayah nya berfikir untuk menemukan Hans di mana.


" Kalian berdua memang memalukan, kenapa hal seperti itu harus di rekam.." Cla hanya menunduk tak berani menatap wajah ayah nya yang murka.


" Cla tak tahu jika itu di rekam ayah, jika Cla tahu tentu saja Cla tak akan mau yah.." Cla tentu saja membela diri nya karena memang benar dirinya dia tak tahu tentang rekaman itu.


" Jadi Hans dengan sengaja merekam nya dan sekarang di jadikan senjata untuk mengancam mu?" Cla hanya mengangguk meskipun dengan masih menunduk.


" Lalu bagaimana ini, kampus sudah memberi mu pilihan dan kamu memilih untuk keluar dari kampus, bagaimana dengan masa depan mu jika kamu tak meneruskan kuliah mu yang tinggal sedikit lagi."


" Aku bisa kuliah di rumah atau di mana saja ayah, tapi biarkan aku keluar dari kampus itu."


" Bukan kah Hans memilih untuk menikah dengan mu sayang, Bukan kah kalian pacaran lama sekali?"


" Ayah tak ada cinta lagi di hati Cla.." Kali ini Cla menatap ayah nya dan sang ayah tahu bahwa mata putri nya berkata jujur bahwa cinta itu tak ada lagi di sana.

__ADS_1


" Ayah jangan katakan bahwa ayah akan menyuruh ku untuk menikah dengan Hans.." Jika sang ayah menyuruh nya menikah dengan laki laki itu, hancur sudah semua nya. Cla menatap ayah nya dengan mata yang berkaca kaca dengan mata yang penuh permohonan untuk menolak.


__ADS_2