Wanita Nakal

Wanita Nakal
Season4_ Ex Husband Is Broken_ Masalah Pertama 1


__ADS_3

Malam yang dingin itu kini menjadi malam yang panjang untuk kedua orang yang saling bertukar cerita tentang semuanya. Laki laki itu mendengarkan semua keluh kesah yang di ceritakan oleh Angel. Mereka seperti sepasang kekasih yang saling mengenal satu sama lain.


Angel yang bersandar di lengan laki laki itu merasakan kenyamanan yang tak pernah dia temukan selama ini. Memiliki tempat untuk menceritakan semuanya membuat beban yang ada di pundaknya terasa terangkat begitu saja.


Laki laki itu sama sekali tak ingin menyentuhnya sedikit pun, mencium pipinya dan memeluknya membuat jantungnya terasa ingin lompat dari tubuh kekarnya.


" Tuan dari tadi anda sudah mendengarkan semua yang aku rasakan selama ini. Sekarang giliran anda yang menceritakan tentang anda..." Angel menatap ke arah laki laki itu yang tersenyum manis di sana.


" Tak ada yang spesial dari kisah hidup ku Angel, semuanya tak ada yang menarik. Aku tak bisa melakukan apa yang aku mau dari kecil, apa yang aku inginkan selalu di larang. Setiap hari aku selalu pindah ke sana kemari untuk keselamatan kami. Terkadang aku lelah waktu itu dan sekarang aku dewasa aku tahu kenapa mereka melakukan hal itu kepada kami."


" Apa keluarga mu di incar seorang hingga harus selalu bersembunyi?"


Laki laki itu tersenyum menggapai rambut Angel mengelusnya dengan lembut tatapan matanya begitu hangat tak ada tatapan membenci.


" Jangan pikirkan hal itu Angel, biarkan polemik kehidupan ku menjadi cerita ku..." Angel mengangguk dengan tersenyum.


" Sekarang boleh kah aku bertanya satu hal lagi kepada anda?" Laki laki itu juga mengangguk dengan pelan. " Anda memesan saya tapi anda tak menyentuh saya? apa anda ada masalah lain yang tak aku ketahui?"


Laki laki itu tertawa mendengarkan apa yang di tanyakan oleh wanita itu. Semua orang pasti akan memiliki pikiran yang semacam itu. Dia yang menyewa wanita nakal tapi sedikit pun dia tak ingin menyentuhnya.


" Apa kau pernah mendengar kata orang seperti ini! jangan pernah merusak orang yang kau cintai hanya karena gaira* sesaat."

__ADS_1


Angel kembali mengangguk dengan tetap menatap laki laki itu dengan lembut. Angel tak tahu apa maksud dari kata kata tersebut.


" Kau tahu aku tak pernah merasakan getaran cinta kepada wanita lain seperti ini yang aku rasakan kepada mu. Aku tak ingin merusak mu karena aku ingin menjaga mu, aku yang menyanyangi mu sungguh tak ingin merusaknya dengan gaira* sesaat itu. Jika aku bisa mengeluarkan mu dari sana maka ku pastikan aku akan menikahi mu secepatnya."


" Kau ingin menikahi ku? apa kau tak sedang bercanda Tuan?"


" Tidak Angel tidak. Aku akan segera melepaskan mu dari sana dan segera menikahi mu, aku akan lakukan apapun untuk mu. Selama aku berusaha mencari cara nya ku mohon jaga dirimu baik baik hem."


Angel menatapnya dengan mata yang berkaca kaca dia tak pernah menyangka bisa menemukan laki laki baik seperti laki laki yang ada di depannya.


Angel memeluknya dengan erat dengan air mata yang langsung menetes di pipinya. Laki laki itu juga membalasnya dengan pelukan yang juga sama eratnya.


Cinta tak akan pernah tahu datang dari mana dan datang dari segi mana. Jangan pernah meremehkan tentang cinta, karena cinta datang secara tiba tiba.


Aku akan segera membebaskan mu dari sana, aku tak peduli jika uang yang aku keluarkan akan sangat banyak, bahkan jika aku menjadi miskin pun, aku akan segera menemui bos mu dan mengatakan tujuan ku. Batin laki laki itu ketika menatap Angel tertidur pulas di dekapannya.


Sedangkan Angel merasakan kenyamanan ketika tidur di dalam dekapan laki laki ini, wanita polos yang belum pernah di sentuh laki laki lain kini terperangkap oleh seorang tamu yang ingin mengambilnya dari lembah hina. Keberuntungan nampaknya menghampiri Angel saat ini.


Sedangkan orang laki laki itu merasa kesal karena dari tadi pikirannya di hantui oleh Angel, semuanya menjadi rusak karena pikiran dan bayangan Angel dari tadi menghantui nya.


" Sial..." Umpatnya dengan cepat meneguk minuman yang ada di depannya. Rasa panas dan rasa ingin menyentuh Angel dari tadi tak bisa di cegah oleh dirinya.

__ADS_1


" Sudah ku katakan jangan mendekati milik si bos kau malah mendekatinya, sekarang rasakan kau yang menanggung akibatnya..." Timpal temannya yang ada di sana juga.


" Kau tahu biasanya si bos hanya memakai satu wanita tapi ini lihatlah si bos memakai nya lagi untuk kedua kalinya. Aku yakin dia sangat nikmat bos sampai memakai nya lagi."


" Hentikan ocehan mu itu,ada yang melapor ke bos habislah kau nanti."


Orang itu hanya diam dia menjambak rambutnya sendiri dengan kasar, biasanya si bos selalu tak tertarik dengan para wanita, siapa yang di bawah oleh mereka si bos selalu menolaknya tapi kali ini keadaan berbeda, si bos malah ingin memakainya untuk kedua.


Apa yang di miliki wanita itu hingga bos tertarik dengan nya?, aku harus mencari tahu siapa tahu aku bisa mengambil kesempatan di belakang si bos. Batinnya dengan tersenyum licik.


Sedangkan sang supir tadi yang sangat tak suka melihat kelicikan temannya memiliki rencana lain untuk mengadukan kepada bos nya.


Laki laki kurang ajar seperti dia sepertinya harus di beri pelajaran yang cukup agar dia sadar posisi nya. Batin sang supir yang dari awal memang tak suka dengan orang tersebut.


Sedangkan Sarah saat ini menunggu adiknya pulang tapi sampai tengah malam adiknya tak kunjung pulang, Sarah berjalan mondar mandir di dalam rumahnya melihat jam yang semakin larut tapi tanda adiknya pulang juga belum terlihat.


" Apa yang dia lakukan di luar sana hingga larut malam belum tiba di rumah..." Ujarnya dengan nada khawatirnya.


" Apa dia sungguh bekerja? tapi pekerjaan apa yang selesai sampai larut malam seperti ini! astaga Amel jangan membuat ku khawatir kamu di mana Amel..." Tambahnya begitu panik ketika adiknya juga belum datang.


Sarah menghempaskan tubuhnya di sofa panjang dengan menunggu adiknya pulang, berharap sebentar lagi akan tiba adiknya untuk pulang.

__ADS_1


" Sebentar lagi mungkin dia akan tiba, atau dia masih berhenti di supermarket depan sana..." Katanya untuk menenangkan dirinya sendiri. " Amel please segera pulang kamu di mana sebenarnya..." Sambungnya lagi dengan nada cemasnya.


Sedangkan yang di cemaskan saat ini tengah terlelap dalam dekapan hangat seorang laki laki yang telah menjanjikan pernikahan.


__ADS_2