Wanita Nakal

Wanita Nakal
Apa Ini Mimpi


__ADS_3

Hai apa kabar kalian semuanya 😁 aku kembali lagi ☺ maaf ya untuk beberapah hari ini author menghilang kayak di telan bumi 🤣 author ada kesibukan lain yang emang harus aku urus dulu. Tapi semuanya sudah selesai jadi aku sudah bisa up lagi 😊 jangan di batalin favorit nya dong 😚😚😚


awas banyak adengan bahaya, adengan berantem juga ada 🤣 jangan di tiru dan di bayangkan lo ya bahaya pokok nya 😂 yang gak siap jangan di baca🤣🤣


happy reading sayang 😚😚



" berapa jam lagi kita akan tiba kris.." jonathan yang bertanya langsung pada asisten nya. Kini jonathan dan kris telah berada di dalam pesawat yang akan membawa mereka ke tokyo.


" 11 jam kita akan tiba di sana bos.."kris tak mengerti pada bosnya, bagaimana dia bertanya berapa jam lagi. Padahal mereka baru saja duduk disana.


Jonathan nampak gelisah selama perjalanan, pikirannya kacau bukan karena kacau takut untuk bertemu dengan orang tua wanita nya tapi pikirannya kalut memikirkan wanita yang sedang menangis disana.


Sedangkan hari ini jovanka telah melakukan beberapa pemotretan sendiri, jovanka minta untuk tak bersama alfred, dia ingin sendiri.


" apa kau lelah sayang.." sang asisten membenarkan rambutnya jovanka ketika dia duduk di sebelah jovanka setelah melakukan pemotretan.


" hmm.." jawab singkat jovanka.


"Kita ada pertemuan penting dengan salah satu client beb."


"Benarkah?, apa aku melupakan jadwal ku?" Jovanka menatap sang asisten dengan mengingat semua jadwalnya.


" astaga kau melupakan nya?"


Jovanka yang mau menjawabnya tak jadi ketika melihat sosok laki laki yang tak ingin ditemui. Jovanka membuang muka nya dengan rasa malasnya.

__ADS_1


" apa kau sengaja menghindar dari ku?, kenapa kau berfoto terlebih dulu.."alfred bicara dengan wajah yang memerah karena marah.


" lagian kita hari ini tak ada jadwal untuk berfoto berdua.." jawab jovanka dengan malas.


" kau tak bisa aku ajak bicara baik baik jovanka.." jovanka tak menghiraukan nya, jovanka berdiri dengan menatap sengit alfred yang juga menatapnya.



" semakin kau mengancamku, maka semakin aku berani padamu. Semakin kau menantang ku maka aku akan semakin menantangmu. Aku dari kecil dibesarkan di dunia yang keras, aku akan menantang semua yang akan mencoba untuk melakukan hal yang tak aku sukai. Kau tak paham aku,dan kau juga tak mengenal aku. Seharusnya jika kau berani mencintai ku kau juga tahu masa laluku.." setelah mengatakannya jovanka pergi begitu saja dan di ikuti sang asisten.


Alfred menatap punggung jovanka yang sudah menghilang dari ruangan tersebut. Dengan berbagai pikiran terlintas di otak nya. Hal baik serta hal licik dipikirkan alfred. 


***


" beb kenapa kita berhenti di sini?" Jovanka dan sang asisten kini berhenti di sebuah apartemen sederhana. Jauh dari pusat kota.


" aku sudah menghubungi papa mu, mengatakan bahwa kita akan pergi untuk bertemu client dan ada pemotretan jauh dari kota. Jadi kita akan menginap dua atau tiga hari di sini.."sang asisten menjelaskan dengan mereka keluar dari mobil.


Jovanka yang sudah tertidur dari tadi membuka matanya ketika ada sebuah ciuman bertubi tubi di wajahnya. Jovanka mengerjapkan matanya berulang kali ketika melihat sosok laki laki di sampingnya yang sedang tersenyum manis.



" jo.."panggilnya dengan suara khas bangun tidur.


" apa aku mengganggumu tidur honey?, tidurlah lagi pasti kau mengantuk.." suaranya begitu nyata di telinga jovanka. Tetapi jovanka masih menatapnya tak percaya.


"Astaga kenapa aku halusinasi ini.."kayanya dengan menutup wajahnya dengan selimut berwarna merah maron. " aku memang merindukan jonathan tapi gak perlu seperti ini.." jonathan hanya tersenyum mendengar kata kata wanitanya yang tak percaya bahwa dia nyata bukan halu yang seperti diucapkannya.

__ADS_1


" honey.." panggilnya dengan mesra.


" enggak enggak ini pasti mimpi,ya tuhan bangunkan aku dari mimpi ini. Aku sungguh tak tahan jika bertemu dengan jonathan di mimpi malah membuat aku tersiksa karena merindukan sosoknya.." lagi lagi jonathan di buat tersenyum atas ungkapan wanitanya. Jonathan sosok yang dingin dan kejam kini luluh dengan sosok wanita yang sedang mengira dia tak mungkin datang ke negaranya.


" honey ini aku kekasihmu.." jonathan membuka selimut yang menutupi wajah kekasihnya. " buka matamu honey dan lihat aku.." katanya dengan lembut dan jovanka hanya menggeleng pelan karena tak percaya dengan apa yang di depan nya.


Jonathan mendaratkan gigitan kecil di leher menghisapnya dengan keras, rintihan itu terdengar di telinga nya. Jonathan memandangi wajah kekasihnya dengan senyuman.


" aduh sakit jo.." jovanka terduduk dengan mata yang sudah berkaca kaca.


"Hei kenapa malah mau menangis apa aku menyakitimu tadi,apa itu terlalu keras.." jonathan panik dan jovanka hanya menggeleng pelan.


" kau di sini dan ini bukan mimpi, kau benar benar di sini demi aku.." air matanya sudah menetes begitu saja.


" jangan menangis honey,apapun akan ku lakukan demi kamu.." jovanka menerjang tubuh kekasih, memeluknya dengan erat seakan takut kehilangan laki laki yang didepan nya.


Sosok yang keras kepala yang tak pernah mengakui bahwa dirinya jatuh cinta pada kekasihnya kini bahasa tubuhnya mengatakan bahwa dirinya sangat mencintai jonathan takut kehilangan itulah bahasa yang tergambar jelas. Semakin jonathan memeluknya semakin terdrngar isakan tangisan yang begitu menyakitkan hati jonathan.


" jangan menangis honey sudah ada aku disini. Aku akan berjuang mempertahankan hubungan kita ini."


" andai aku tahu dulu akhirnya seperti ini maka aku tak pergi dengan mereka.." jawabnya dengan sisa air mata yang membasahi pipinya.


" sudahlah jangan menangis lagi. Besok aku akan datang kerumahmu."


Jovanka melepaskan pelukannya, menatap lekat wajah kekasihnya. " apa kau lelah?" Jonathan hanya menggeleng dengan mata mereka terkunci.


" apa kau tak menginginkan sesuatu untuk kamu makan. Aku akan buatkan."

__ADS_1


" apa aku boleh memakan dirimu untuk hidangan pembuka honey.." godanya jonathan membuat jovanka menyipitkan matanya.


"Kau selalu mesum tuan jon- mmmpp.." jovanka tak melanjutkan apa yang dia katakan karena bibirnya sudah tersegel oleh bibir jonathan.


__ADS_2