
" Kamu pikir ayah akan menikahkan putri ayah dengan laki laki pecundang seperti dia.." Cla bernafas lega, sang ayah mengatakan dengan amarah yang tak bisa di bendung lagi. " Kali ini ayah tak akan membantu mu untuk urusan kuliah mu, terima saja akibat yang kamu perbuat nak.." Sambung nya.
" Tapi aku ingin kuliah di kampus lain ayah."
" Tidak perlu, kau harus ayah hukum dengan tak perlu kau kuliah lagi. Kau harus belajar sendiri dirumah.." Kata nya dengan tegas.
" Tapi ayah, kuliah Cla tinggal satu langkah lagi.." Cla memohon agar dirinya bisa meneruskan kuliah lagi di tempat lain.
" Keputusan ayah sudah bulat Cla, atau kau mau nikah dengan Hans dan kembali kuliah di kampus mu yang lama. Kau tinggal memilih, kau sudah besar kau tahu yang baik untuk mu yang mana.." Kali ini Cla tak bisa menjawab nya dia lebih baik terdiam menerima hukuman yang di berikan ayah nya.
" Kau milih yang mana?"
" Aku akan diam di rumah ayah."
__ADS_1
" Pilihan yang bagus.." Sang ayah yakin bahwa putri nya akan menurut untuk akan diam di rumah, sebenar nya sang ayah hanya mengurung nya karena tiga tahun tak bertemu dengan putri nya adalah waktu yang lama, kesempatan ini di jadikan untuk membuat putri nya berada di rumah.
" Lihat itu.." Sang ayang melempar ponsel nya dengan pelan. Cla mengambil nya dan melihat foto yang ada di dalam ponsel sang ayah. Cla yang terkejut melihat foto laki laki yang terikat dengan tertutup mata nya dengan kain.
" Ayah.. ini.." Cla tak bisa meneruskan perkataan nya, dia tak menyangka bahwa laki laki itu bisa bersama kelompok ayah nya. " Ayah ku mohon jangan lakukan pada nya.." Cla memohon kepada ayah nya, dia takut terjadi sesuatu dengan teman nya itu.
" Ayah tak akan membunu* nya, tapi ayah hanya memberi pelajaran agar dia tahu dia sedang berhadapan dengan siapa.." Mata nya yang marah seakan membuat Cla bertambah takut.
" Ayah ku mohon lepaskan Hans, jangan sakiyi dia, jika ayah ingin menghukum nya maka hukum aku juga yah, karena ini juga aku yang bersalah.." Cla kali ini memohon demi keselamatan teman nya, bukan karena masih ada cinta tapi demi rasa kemanusiaan. Cla tahu bagaimana kelompok ayah yang terkenal dengan kesadisan nya.
" Ayah ku mohon lepaskan Hans.." Rengek nya kepada sang ayah, Cla tahu percuma diri nya merengek seperti ini, tapi Cla tetap berusaha memohon kepada ayah nya.
__ADS_1
" Percuma kamu memohon kepada ayah, karena Hans tak bersama ayah."
" Tapi ayah bisa mengatakan kepada orang orang ayah untuk melepaskan nya."
Sang ayah menyenderkan punggung nya, melipatkan tangan nya ke dada, menatap putri nya dengan tatapan tajam.
" Kau memohon keselamatan untuk orang yang menghancurkan masa depan mu."
" Ayah aku tahu dia sudah menghancurkan masa depan ku, tapi tak adil jika dia harus di sekap seperti itu."
Sang ayah hanya tertawa keras mendengar ucapan putri nya yang selalu merasa baik hati kepada semua orang. " Jangan naif nak, dia tertawa di atas penderitaan mu, kau tahu orang orang ayah menemukan dia di mana?, di sebuah Klub bersama wanita. Dia senang senang dan kamu menderita.." Sang ayah tak habis pikir kepada putri nya.
" Ayah terlepas dari itu semua, ku mohon lepaskan dia.." Cla sebenarnya tak bisa berkata apa apa lagi, dia juga terkejut bahwa orang orang ayah nya menemukan Hand di tempat seperti itu.
__ADS_1
" Semakin kau memohon kepada ayah, maka semakin ayah akan memberi pelajaran yang tak bisa kau bayangkan sayang.." Ancaman nya membuat putri nya terdiam, dia tak melanjutkan permohonan untuk keselamatan mantan nya.