
Sedangkan di tempat lain semua anggota kita siap dengan masing masing tugas nya, markas besar malam ini menjadi tegang ketika dua orang yang mereka tangkap tadi kini mulai bangun dari pingsan nya sedangkan para orang orang itu kini duduk dengan santai di depan mereka berdua.
Kedua orang tersangka itu kini menatap sekeliling nya dengan tatapan yang gemetar serta ada ketakutan di wajah mereka. Kedua orang itu hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar ketika menatap ke tiga laki laki serta ada satu wanita yang santai duduk di depan nya dengan wajah tenangnya serta wajah datarnya di sana.
" Siapa kalian, kenapa aku kalian ikat seperti ini, lepaskan kami.. kami sungguh tak sengaja berada di sini.. lepaskan kami..." Salah satu dari mereka kini membuka suaranya, dia ketakutan bukan main.
" Yang dia katakan benar, kami tak sengaja ada di sini, kami hanya ingin pergi memancing dan tak sengaja melihat rumah besar serta mewah di tengah tengah hutan ini dan kami juga tertarik melihatnya karena melihat pengawal yang begitu banyak di sini..." Timpal teman nya juga yang langsung menjelaskan semuanya dengan segera.
" Kami mohon lepaskan kami, kami hanya orang biasa yang tak tahu apapun. Kami hanya orang biasa, kami tak akan membahayakan kalian semua..." Laki laki itu berkata dengan penuh permohonan.
" Kami janji kami tak akan berkata kepada siapa pun apa yang kami lihat, kami janji..." Katanya lagi. Kedua orang itu hanya berkata dengan penuh permohonan sedangkan semua orang yang di sana tak ada yang membuka suaranya hanya menatap ke arah mereka dengan tatapan datar nya serta tatapan tajam nya.
" Aku mohon katakan sesuatu, kami tak akan melakukan apapun, kami hanya kebetulan lewat dan ingin memancing.. kami hanya orang biasa yang tak mungkin membahayakan kalian semua..." Orang itu berucap kembali ketika tak mendengar jawaban apapun dari mereka yang ada di sana.
Albert yang ada di sana dan hanya diam saja kini mulai mengeluarkan ponsel milik dari kedua orang tersangka itu. Orang itu hanya menelan ludah nya kembali ketika menyadari bahwa ponsel miliknya kini berada di tangan mereka semua. Orang itu harus menelan kepahitan kenyataan bahwa semua nya tak bisa di kelabui begitu saja.
" Siapa yang menyuruh kalian mengikuti kamu sampai di sini?" Bariton dari Albert yang dingin membuat kedua orang tersangka itu merinding seketika.
" Kalian pikir kami bisa kau kelabui hanya dengan kata kata memancing he?" Timpal Andre yang paling garang di sana. Bahkan Andre kini berdiri menghampiri kedua orang tersangka itu dengan berjalan mengitari mereka yang sekarang sudah memiliki nyali sama sekali.
" Katakan siapa yang menyuruh kalian?" Andre kembali menekan kata kata nya dengan dingin dengan sedikit menjambak rambut mereka kebelakang dengan kencang membuat kedua orang itu tertarik kebelakang dengan meringis kesakitan.
" Kami hanya ingin pergi memancing, kamu tak berbohong..." Jawab dari salah satu mereka.
" Kalian ingin bermain main dengan kami?, kalian ingin tahu siapa kami?" Andre berkata pelan dengan tetap kedua tangan nya menjambak rambut mereka kebelakang.
" Ternyata kalian hanya bandit sampah yang membutuhkan uang banyak, tapi kalian bodoh karena ingin masuk ke dalam kandang kami..." Abhi yang dari tadi diam kini membuka suaranya ketika selesai membaca sebuah informasi tentang kedua tersangka yang ada di depan nya.
" Kau sudah mengetahui siapa mereka bro?" Andre melepaskan nya dengan kasar membuat kedua orang itu lagi lagi harus menahan rasa sakit pada kepalanya itu.
" Mereka hanya preman biasa yang payah..." Jawab Abhi dengan tersenyum kecut.
__ADS_1
" Sekarang katakan siapa yang menyuruh kalian maka kami akan melepaskan kalian berdua..." Suhu cantik itu kini bersuara dengan dingin.
" Kami tak hanya pergi memancing dan tak ingin memata-matai kalian semua nya..." Suhu cantik itu kini malah berdiri menghampiri kedua tersangka itu berdiri di depan mereka dengan tatapan yang tajam.
" kalian masih bersikeras tak mengaku bahwa kalian di suruh oleh seseorang?" Kedua orang itu ketakutan ketika menatap mata wanita itu yang begitu tajam.
" Kami hanya ingin pergi memancing..." Jawab nya dengan gugup.
Bug!! Benturan kedua kepala itu membuat kedua orang tersangka itu harus berteriak kesakitan. Suhu cantik itu dengan kuat membenturkan kedua kepala itu dengan keras hingga lagi lagi kedua orang itu harus merasakan kesakitan yang begitu sakit pada kepalanya.
Mereka tak akan menyangkan bawa wanita satu satu nya dari mereka semua adalah orang yang paling kejam di sana.
" Kalian salah cari musuh..." suhu itu menekan kata kata nya. " Katakan siapa yang menyuruh kalian atau kalian akan mati di sini..." Sambungnya dengan mencengkram kedua pipi mereka dengan kedua tangan nya.
Semua orang yang di sana hanya diam, tak ada yang membela kedua tersangka yang tak ingin mengakui siapa yang menyuruh mereka berdua.
" Kalian tak ingin mengaku, kalian masih ingin melindungi bos kalian?, baiklah ucapkan selamat tinggal pada dunia..." Suhu itu kini menurunkan tangan nya mencekik kedua leher mereka dengan kencang.
" Aku.. akan...katakan.. tapi lepaskan kami..." Salah satu dari mereka kini berucap dengan terputus putus.
Suhu serta Andre kini kembali ke tempat nya tadi, membiarkan kedua orang itu saling menghirup udara segar.
" Katakan siapa yang menyuruh kalian?" Albert kini kembali membuka suaranya ketika kedua orang itu hanya saling mengambil udara segar di sana tanpa menjawab apa yang dari tadi mereka tanyakan.
" Saya tak tahu siapa yang menyuruh kami. tapi dia berkata hanya untuk mengikuti semua pergerakan orang yang bernama Zac Kozan."
" Jadi kalian mengikuti mobil mereka tadi?" Kedua orang itu mengangguk dengan cepat ketika Abhi yang berkata.
Bos tak tahu kalau mobil nya sedang di ikuti orang. Batin Andre yang mendengar orang orang itu bicara.
" Tapi kami belum mengatakan apapun kepada dia, kami belum memberi tahu apa saja pergerakan Zac tadi hingga membawa kami datang kemari..." Jawab dari mereka.
__ADS_1
" Bagaimana kalian memberi tahu nya?"
" Mereka yang akan menghubungi kami, tapi mereka belum menghubungi kami sama sekali..." Jawabnya dengan cepat.
" Kau yakin tak mengetahui siapa yang menyuruh kalian?" Suhu itu kini kembali membuka suaranya dengan dingin, dia masih ingin mengejar satu pertanyaan itu dan dia belum menemukan jawaban dari itu semua.
" Kami sungguh tak tahu apapun, kami hanya menerima uang di muka dan kami tak tahu siapa yang menyuruh kami. Kalian bisa percaya pada kami."
" Kami sungguh tak tahu."
Brak!! Gebrakan pada meja itu membuat kedua orang yang terikat itu memejamkan mata nya ketakutan.
" Kau ingin aku menembak mu di mana, di otak mu atau langsung di jantung mu?, katakan karena aku tak ingin bermain lama lama..." Suhu itu paling kejam di sana, sekali dia bertanya dia harus mendapatkan jawaban nya.
Suhu itu dengan cepat mengeluarkan pistol nya dan langsung mengarahkan kepada salah satu dari mereka, dan orang orang yang berada di sana juga dengan cepat mengangkat pistol nya dan mengarah kepada mereka berdua.
Kedua orang itu ketakutan ketika melihat sebanyak senjata itu mengarah kearah nya. Pistol mereka pasti akan cepat membunuh mereka.
" Marco kami orang orang Marco..." Salah satu dari mereka kini membuka suaranya dengan cepat. Membuat semua orang yang ada di sana tersenyum penuh kemenangan.
Bersambung ya mak 😊 selamat menjalankan ritual kalian ya 😅 jangan lupa pakai gaya gaya baru ya 😅😅 kan sudah banyak gaya yang mince tulis buat kalian 😅 jangan lupa di coba 😅😅
mince masih gK bisa up banyak dulu ya nanti kalau keadaan sudah membaik pasti mince up banyak lagi. Yang wa maaf jika belum secepatnya gak mince balas tapi pasti mince balas kalau si kecil gak rewel 😘😘🤗🤗🤗
Makasih yang sudah mendoakan putra ku ya 😍 mince gak bisa balas satu satu yang jelas doain aja yang terbaik untuk kami semua 🙏 amin 🤲
Vote dan hadiah nya masih di tunggu ya 🤭 tolong kasih rating pada lembaran ini juga ya 😍
Budayakan tinggalkan jempol dan ramaikan kolom komentar dulu dong mak 🤭 Kasih vote dan hadiah nya juga dong buat mince 😁 agar mince tetap semangat nulis 😍😍😍
Ini nomer mince ya mak 081324594302 kalian hubungi mince, kita ngehalu sama sama mak 😂 kalian jika mau hubungi mince pakai sandi ya mak, jawab pertanyaan mince.
__ADS_1
Siapa nama abang mince yang masih ada darah sepupu dengan Jonathan Cristopher?, itu sandi nya para mak mak yang tahu.
Terima kasih buat kalian semua ya 😘😘😘